Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Saat Ganjar Adu Stamina Lari Lawan Influencer

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Minggu, 19 November 2023
Saat Ganjar Adu Stamina Lari Lawan Influencer

Ganjar Pranowo di kawasan Car Free Day (CFD) di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Minggu (19/11).

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Calon Presiden Ganjar Pranowo melakukan aktivitas di akhir pekan dengan lari di kawasan Car Free Day (CFD) di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Minggu (19/11).

Mengenakan topi putih, kaos hitam dan celana hitam, Ganjar memulai lari dari kawasan Bunderan Hotel Indonesia (HI).

Baca Juga:

TPN Ganjar-Mahfud Bentuk Satgas Pengaduan

Dalam lari tersebut, Ganjar ditemai influencer tanah air yakni Thoriq Halilintar. Kedunya pun langsung bertegur sapa antara satu sama lainnya saat bertemu sebelum lari bareng.

Tak hanya Thoriq, ketika berlari di kawasan CFD Sudirman, Ganjar juga bertemu dengan sejumlah artis serta influencer tanah air lainnya.

Seperti, Marsha Aruan, Aghniny Haque, Fadly Faisal, Harris Vrizha, Ilal Wardhani, Ibnu Wardhani. Mereka pun ikut lari bersama Capres berambut putih itu.

Adapun rute lari pagi yang dilewati Ganjar bersama artis dan influencer yaitu dari Bundaran HI sampai mengarah ke kawasan Senayan.

Mantan Gubernur Jawa Tengah memuji para artis dan influencer yang tetap melakukan olahraga, terutama di tengah kesibukannya.

"Saya seneng kalau lihat anak muda, artis muda mau olahraga. Keren menurut saya," katanya.

Menurut Ganjar, sejatinya olahraga harus menjadi budaya yang perlu diterapkan di tengah kehidupan sehari-hari.

"Dengan begitu, pola hidup sehat bisa diterapkan oleh semua masyarakat Indonesia. Keren menurut saya. Kita budayakan olahraga," ucap Ganjar.

Thoriq Halilintar mengaku takjub dengan kecepatan dan stamina Ganjar saat berlari. Sebagai anak muda, ia pun mengaku sempat kalah cepat kala mengikuti Ganjar berlari.

"Anak muda kalah cepat," ungkap Thoriq.

Usai lari, Ganjar bersama para artis dan influencer muda sarapan bubur ayam barito di kawasan Senayan.

Setiap hari Minggu, kawasan ini pagi harinya diberlakukan kebijakan CFD. Kebijakan ini digunakan masyarakat sekitar Jakarta untuk melakukan aktivitas olahraga ataupun agenda hiburan lainnya. (Pon)

Baca Juga:

Video Viral ASN Boyolali Ngaku Diminta Dukung Ganjar Bikin PDIP Tidak Nyaman

#Pemilu #Pilpres 2024
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
DPR Ngaku Mulai Berkeliling Serap Aspirasi RUU Pemilu Saat Masa Reses
Ada empat pilar utama yang mendesak dimasukkan dalam revisi Undang-Undang Pemilu yang saat ini sedang dilakukan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 Juli 2026
DPR Ngaku Mulai Berkeliling Serap Aspirasi RUU Pemilu Saat Masa Reses
Indonesia
DPR Dinilai Kurang Greget Bahas Revisi UU Pemilu, Idealnya Rampung di Tahun Ini
Secara ideal, RUU Pemilu seharusnya bisa dituntaskan pada tahun 2026 sehingga pada tahun 2027 cukup waktu untuk menyosialisasikan
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 05 Juli 2026
DPR Dinilai Kurang Greget Bahas Revisi UU Pemilu, Idealnya Rampung di Tahun Ini
Indonesia
Media Perkuat Pengawasan Etik Penyelenggara Pemilu
Sejak awal berdiri, DKPP memang menghadapi tantangan untuk memperkenalkan keberadaannya kepada masyarakat.
Dwi Astarini - Kamis, 02 Juli 2026
Media Perkuat Pengawasan Etik Penyelenggara Pemilu
Indonesia
DKPP Nilai Media Berperan Penting Menyampaikan Putusan Etik kepada Publik
Media memiliki peran penting dalam membangun transparansi sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap proses penegakan kode etik penyelenggara pemilu.
Dwi Astarini - Kamis, 02 Juli 2026
DKPP Nilai Media Berperan Penting Menyampaikan Putusan Etik kepada Publik
Indonesia
Ada Skenario Capres-Cawapres Harus Diusung 3 Partai di RUU Pemilu, Gerindra Membantah
Wacana tersebut memicu perdebatan karena sebelumnya Mahkamah Konstitusi telah memutuskan penghapusan ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 01 Juli 2026
Ada Skenario Capres-Cawapres Harus Diusung 3 Partai di RUU Pemilu, Gerindra Membantah
Indonesia
Komisi II DPR: RUU Pemilu belum Masuk Panja, masih Himpun Masukan Partai Nonparlemen
Berdasarkan arahan pimpinan DPR, Komisi II juga akan menggelar pertemuan dengan partai-partai nonparlemen.
Dwi Astarini - Senin, 29 Juni 2026
Komisi II DPR: RUU Pemilu belum Masuk Panja, masih Himpun Masukan Partai Nonparlemen
Indonesia
Putusan MK soal Kuota Perempuan, Jangan Hanya Sekadar Syarat Administratif
Partai harus melakukan kaderisasi politik perempuan yang serius dan berkelanjutan
Frengky Aruan - Kamis, 28 Mei 2026
Putusan MK soal Kuota Perempuan, Jangan Hanya Sekadar Syarat Administratif
Indonesia
Demokrat Sebut Putusan MK soal Kuota 30 Persen Caleg Perempuan Hanya Pertegas Aturan Lama
Sekjen Partai Demokrat Herman Khaeron buka suara soal putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mewajibkan partai politik memenuhi kuota 30 persen caleg perempuan.
Frengky Aruan - Selasa, 26 Mei 2026
Demokrat Sebut Putusan MK soal Kuota 30 Persen Caleg Perempuan Hanya Pertegas Aturan Lama
Indonesia
Komisi II DPR Nilai Putusan MK Jadi Perlindungan Hak Politik Perempuan
MK memutuskan ketentuan keterwakilan perempuan paling sedikit 30 persen dalam pencalonan anggota DPR dan DPRD bersifat wajib dipenuhi partai politik.
Frengky Aruan - Selasa, 26 Mei 2026
Komisi II DPR Nilai Putusan MK Jadi Perlindungan Hak Politik Perempuan
Indonesia
Pembatasan Uang Tunai di Pemilu, PAN: Perlu Revisi UU dan Sistem Pengawasan Ketat
PAN angkat bicara soal pembatasan uang tunai di Pemilu. Hal itu dinilai membutuhkan revisi UU dan sistem pengawasan.
Soffi Amira - Senin, 27 April 2026
Pembatasan Uang Tunai di Pemilu, PAN: Perlu Revisi UU dan Sistem Pengawasan Ketat
Bagikan