Rupiah dan IHSG Kompak Melemah

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 September 2022
Rupiah dan IHSG Kompak Melemah

Uang pecahan seratus ribu rupiah di atas uang dolar AS, pada pusat uang tunai sebuah bank di Jakarta. ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma/ed/pd/aa.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pelemahan nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar AS yang ditransaksikan antarbank di Jakarta terus berlanjut semenjak Bank Sentral AS meningkatkan suku bunga.

Pada Rabu (28/9) pagi, Rupiah melemah 54 poin atau 0,35 persen ke posisi Rp 15.178 per USD dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp 15.124 per USD.

Baca Juga:

Rupiah Makin Melemah, Pagi Ini Tembus Rp 15.130 Per USD

Selain nilai tukar, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka melemah 4,85 poin atau 0,07 persen ke posisi 7.107,6. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 1,22 poin atau 0,12 persen ke posisi 1.014,77.

Reli dolar tidak menunjukkan tanda-tanda melambat mencapai level tertinggi baru dalam 20 tahun terakhir didukung pernyataan pejabat bank sentral AS, Federal Reserve (Fed), yang hawkish tanpa henti ketika mencoba mengendalikan inflasi.

Indeks dolar mencapai level tertinggi baru dua dekade. Indeks dolar melonjak 0,81 persen menjadi 114,1 pada akhir perdagangan Senin (26/9) lalu.

The Fed kembali menaikkan suku bunga acuan sebesar 75 basis poin pada September ini, melanjutkan langkah serupa dari bulan Juni dan Juli lalu. The Fed juga mengindikasikan masih akan ada kenaikan suku bunga hingga akhir 2022 sebagai upaya bank sentral untuk menekan inflasi yang tinggi di Negeri Paman Sam itu.

Target suku bunga kebijakan The Fed sekarang berada di level tertinggi sejak 2008 ke kisaran 4,25-4,5 persen pada akhir tahun ini dan berakhir pada 2023 di 4,5-4,75 persen. (Asp)

Baca Juga:

Awal Pekan Ini, Rupiah Tebus 15.089 Per USD

#Rupiah #Rupiah Anjlok #Rupiah Melemah #Inflasi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Pekan Pertama Oktober, Harga Harga Alami Kenaikan 2 Sampai 9 Persen
Sebanyak 292 kabupaten/kota mengalami kenaikan IPH cabai merah pada minggu pertama Oktober. Sementara itu, cabai rawit tercatat mengalami kenaikan di 259 kabupaten/kota.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 05 Oktober 2026
Pekan Pertama Oktober, Harga Harga Alami Kenaikan 2 Sampai 9 Persen
Indonesia
Rupiah Hari Ini Tancap Gas Libas Dolar AS, Suku Bunga The Fed Batal Naik?
Cari tahu penyebab nilai tukar rupiah hari ini menguat tajam terhadap dolar AS. Cek update terbaru pergerakan kurs JISDOR dan imbas inflasi Amerika Serikat di sini!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 02 Oktober 2026
Rupiah Hari Ini Tancap Gas Libas Dolar AS, Suku Bunga The Fed Batal Naik?
Indonesia
Ketegangan AS-Iran Makin Menjadi, Prediksi Nilai Tukar Rupiah Terancam Tembus Rp18.000
Prediksi nilai tukar Rupiah hari ini melemah hingga Rp18.000 akibat naiknya harga minyak global imbas konflik AS-Iran dan perombakan kabinet Prabowo. Cek analisis lengkapnya di sini!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 02 Oktober 2026
Ketegangan AS-Iran Makin Menjadi, Prediksi Nilai Tukar Rupiah Terancam Tembus Rp18.000
Indonesia
Rupiah Kembali Dekati Rp 18.000 Per Dolar, Pengumuman Inflasi Mempengaruhi
Pelemahan rupiah dipengaruhi pengumuman inflasi Indonesia yang mencapai 3,28 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Rupiah Kembali Dekati Rp 18.000 Per Dolar, Pengumuman Inflasi Mempengaruhi
Indonesia
Akhirnya Dolar AS Keok ke Rp17.894, Simak Jurus Intervensi BI dan Efek Jatuhnya Harga Minyak Dunia
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sukses menguat tajam ke level Rp17.894! Simak faktor utamanya, mulai dari manuver berani Bank Indonesia hingga anjloknya harga minyak dunia.
Angga Yudha Pratama - Rabu, 30 September 2026
Akhirnya Dolar AS Keok ke Rp17.894, Simak Jurus Intervensi BI dan Efek Jatuhnya Harga Minyak Dunia
Indonesia
Dolar AS Keok! Cek Prediksi Kurs Rupiah Hari Ini Usai Arab Saudi Buka Kran Ekspor Minyak
Nilai tukar rupiah hari ini terpantau menguat terhadap dolar AS berkat anjloknya harga minyak dunia dan intervensi sigap Bank Indonesia. Cek prediksi kurs selengkapnya di sini!
Angga Yudha Pratama - Rabu, 30 September 2026
Dolar AS Keok! Cek Prediksi Kurs Rupiah Hari Ini Usai Arab Saudi Buka Kran Ekspor Minyak
Indonesia
Rupiah Hari Ini Loyo ke Rp17.981, Ancaman The Fed & Harga Minyak Jadi Biang Keroknya
Nilai tukar rupiah hari ini ditutup melemah ke level Rp17.981 per dolar AS gara-gara ancaman pengetatan kebijakan The Fed dan naiknya harga minyak. Cek analisis kurs selengkapnya di sini!
Angga Yudha Pratama - Selasa, 29 September 2026
Rupiah Hari Ini Loyo ke Rp17.981, Ancaman The Fed & Harga Minyak Jadi Biang Keroknya
Indonesia
Nilai Tukar Rupiah Tertekan Inflasi Global dan Risiko Fiska
Tekanan nilai tukar juga didorong oleh kebutuhan valas importir menjelang akhir triwulan III, serta arus keluar dana dari portofolio aset negara emerging markets di tengah kenaikan imbal hasil (yield) obligasi.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Nilai Tukar Rupiah Tertekan Inflasi Global dan Risiko Fiska
Indonesia
Rupiah Anjlok ke Rp18.000 per Dolar AS, Skenario Intervensi BI dan Pemicu Utamanya
Nilai tukar Rupiah hari ini tembus Rp18.000 per dolar AS. Simak penjelasan lengkap Bank Indonesia (BI) soal penyebab dolar naik tajam dan strategi intervensi pasarnya di sini!
Angga Yudha Pratama - Selasa, 29 September 2026
Rupiah Anjlok ke Rp18.000 per Dolar AS, Skenario Intervensi BI dan Pemicu Utamanya
Indonesia
Stabilkan Rupiah, BI Tahan BI Rate di 5,75 Persen
Selain mempertimbangkan dampak ke pertumbuhan, BI memilih menggunakan instrumen lain untuk menjaga stabilitas nilai tukar dan mendorong aliran modal masuk.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 28 September 2026
Stabilkan Rupiah, BI Tahan BI Rate di 5,75 Persen
Bagikan