Ruang Kerja Mirip 'Bilik Telepon Umum' Tren Terkini Jepang

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Minggu, 14 Februari 2021
Ruang Kerja Mirip 'Bilik Telepon Umum' Tren Terkini Jepang

Ruang Kerja mini Telecube tengah populer di Jepang (Foto: odditycentral)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BELAKANGAN ini sebuah ruang kerja mirip bilik telepon umum tengah menjadi sorotan di media sosial. Ruang kerja tersebut dikabarkan bernama Telecube.

Telecube marak bermunculan di berbagai penjuru negara Jepang. Hal tersebut lantaran permintaan akan ruang kerja publik yang kian melonjak tajam.

Baca Juga:

Kecerdasan Emosional Mampu Atasi Stres Kerja

Seperti yang dilansir dari laman odditycentral, media Jepang awalnya melaporkan kebangkitan Telecube di tahun 2019. Kala itu disaat Mitsubishi Estate mengumumkan rencana untuk mulai meluncurkan kantor kecil yang nyaman di bandara dan stasiun di Jpang, guna membantu apra pekerja jarak jauh.

Ide pembuatan Telecube tersebut, yakni memiliki kantor yang tersedia dimana-mana, akan memudahkan orang untuk bekerja di dekat rumah, atau saat perjalanan bisnis, sambil menikmati privasi dan ketenangan.

Tampilan dalam telecube (foto: odditycentral)

Privasi dan ketenangan yang ditawarkan oleh Telecube tersebut, sulit ditemui di kedai kopi atau ruang kantor publik.

Akibat pandemi COVID-19 melanda dunia, termasuk Jepang, permintaan Telecube kian tumbuh ke tingkat yang sebelumnya belum pernah terjadi.

Saat ini dikabarkan ada leibh dari 100 ruang kantor publik seperti telecube di seluruh negara Asia. Namun, permintaan yang meningkat menunjukan, bahwa jumlahnya bisa melonjak hingga lebih dari 1.000 dalam beberapa tahun ke depan.

Telecube tersebut merupakan kotak kedap suara yang memiliki tinggi sekitar dua meter, dan lebar satu meter. Telecube memiliki meja, tempat duduk, PC, stopkontak, serta software konfrensi video dari VCube.

Baca Juga:

Makan Siang di Kantor Sambil Kerja Buruk untuk Kesehatan

Menariknya, Telecube bisa di atur di luar ruangan dan di dalam ruangan. Telecube juga bisa hadir dengan format solo, dan model yang dirancang untuk beberapa individu, bila memerlukan pertemuan tatap muka.

Pada November 2018 lalu, Mitsubishi Estate mulai menyewakan kantor pribadi Telecube per jam, berdasarkan uji coba di gedung-gedung Tokyo. Hasilnya pun postif dan banyak diminati oleh para pekerja

Fleksibilitas untuk bisa bekerja di mana saja dengan biaya murah dibanding dengan ruang gedung kantor biasa, membuat Telecube menjadi populer.

Menariknya Telecube bisa dipesan terlebih dahulu lewat aplikasi smartphone khusus. Bila kamu bukan anggota terdaftar, kamu harus mengeluarkan sekuta4r USD 2,37 atau sekitar Rp33 ribu untuk setiap 15 menit penggunaan. Dengan harga yang terjangkau, banyak orang yang tak keberatan, karena bisa membantu mereka untuk menyelesaikan pekerjaan.

Untuk keamanan privasi, data dan riwayat penjelajah dari PC, akan dihapuskan setelah setiap penggunaan. Hal itu guna melindungi kerahasiaan bisnis. Tak hanya itu, Telecube bahkan memiliki ventilasi, yang bisa mengurangi kemungkinan infeksi dengan Virus COVID-19. (Ryn)

Baca Juga:

Sering Bekerja Terlalu Lama di Depan Komputer? Ini Tips Ampuh Cegah Mata Lelah

#Gaya Hidup #Dunia Kerja #Work From Home (WFH)
Bagikan
Ditulis Oleh

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special

Berita Terkait

Indonesia
WFH ASN Turunkan Konsumsi Pertalite Nasional 9%, Kebijakan Diperpanjang 2 Bulan
Menko Ekonomi menegaskan pemerintah memutuskan untuk terus memberlakukan kebijakan WFH bagi kalangan ASN
Wisnu Cipto - Rabu, 27 Mei 2026
WFH ASN Turunkan Konsumsi Pertalite Nasional 9%, Kebijakan Diperpanjang 2 Bulan
Indonesia
ASN Diawasi Ketat Saat WFH, Menteri PANRB: Bukan Sekadar Absensi Fisik
Menteri PANRB menegaskan ASN tetap diawasi ketat saat WFH. Pengawasan berbasis sistem digital dan target kinerja, bukan hanya absensi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 10 April 2026
ASN Diawasi Ketat Saat WFH, Menteri PANRB: Bukan Sekadar Absensi Fisik
Indonesia
Menhub Modifikasi Aturan WFH Jumat, Tiap Hari Cuma 40% Staf Masuk Kantor
Menurut Dudy, kebijakan WFH secara umum memberikan keleluasaan kepada kementerian dan lembaga untuk mengatur pola kerja masing-masing.
Wisnu Cipto - Jumat, 10 April 2026
Menhub Modifikasi Aturan WFH Jumat, Tiap Hari Cuma 40% Staf Masuk Kantor
Berita Foto
Hari Perdana WFH ASN, Kemacetan Jakarta Terurai saat Jam Pulang Kerja
Suasana lalu lintas saat jam pulang kerja di tengah penerapan WFH ASN di kawasan Sudirman–Thamrin, Jakarta, Jumat (10/4/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 10 April 2026
Hari Perdana WFH ASN, Kemacetan Jakarta Terurai saat Jam Pulang Kerja
Indonesia
Mendagri Tito Sebut Pegawai Dukcapil hingga Rumah Sakit tak Ikut WFH
Sejumlah layanan publik tetap beroperasi normal dari kantor.
Dwi Astarini - Jumat, 10 April 2026
Mendagri Tito Sebut Pegawai Dukcapil hingga Rumah Sakit tak Ikut WFH
Indonesia
ASN WFH Berlaku Hari ini, Airlangga Ingatkan Warga Hemat Energi
Kebijakan WFH ini sebagai langkah adaptif dan preventif dalam menghadapi dinamika global.
Dwi Astarini - Jumat, 10 April 2026
ASN WFH Berlaku Hari ini, Airlangga Ingatkan Warga Hemat Energi
Indonesia
BGN Tegaskan Kepala SPPG dan Ahli Gizi Tidak Ikut Aturan WFH
Aturan WFH tetap berlaku dalam program MBG, tetapi bergantian tidak selalu hari Jumat seperti yang berlaku di institusi negara lainnya.
Wisnu Cipto - Jumat, 10 April 2026
BGN Tegaskan Kepala SPPG dan Ahli Gizi Tidak Ikut Aturan WFH
Indonesia
Wamendagri Sidak WFH ASN Bogor, Tidak Ada di Rumah Kena Potong Tukin
Bima Arya Sugiarto melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap pelaksanaan work from home (WFH) aparatur sipil negara (ASN) di Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat (10/4).
Wisnu Cipto - Jumat, 10 April 2026
Wamendagri Sidak WFH ASN Bogor, Tidak Ada di Rumah Kena Potong Tukin
Berita Foto
Hari Perdana Kebijakan WFH ASN, Balai Kota Jakarta Lengang dari Pekerja
Suasana sepi menyelimuti ruang kantor lantai 20 Balaikota DKI Jakarta saat penerapan kebijakan WFH ASN di Jakarta, Jum'at (10/4/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 10 April 2026
Hari Perdana Kebijakan WFH ASN, Balai Kota Jakarta Lengang dari Pekerja
Indonesia
WFH ASN Bikin Kepadatan Lalu Lintas di Jakarta Berkurang dan Kemacetan Tidak Mengekor
Kepadatan pada simpul-simpul yang memang biasa terjadi kepadatan seperti di Semanggi tidak terlalu mengekor, memang padat, tapi tidak terlalu mengekor terlalu panjang.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 10 April 2026
WFH ASN Bikin Kepadatan Lalu Lintas di Jakarta Berkurang dan Kemacetan Tidak Mengekor
Bagikan