Ribuan Aparat Jaga Gedung MPR/DPR dari Kepungan Buruh

Andika PratamaAndika Pratama - Selasa, 25 Agustus 2020
Ribuan Aparat Jaga Gedung MPR/DPR dari Kepungan Buruh

Polisi menyiagakan sejumlah kendaraan operasional penanganan unjuk rasa untuk mengantisipasi massa di halaman Mapolrestro Jakarta Timur, Selasa (25/8/2020). (ANTARA/HO-Humas Polrestro Jaktim).

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ribuan personel dikerahkan guna mengawal jalannya demonstrasi yang dilakukan elemen buruh depan Gedung DPR/MPR RI, Selasa (25/8).

Kelompok buruh menyampaikan dua tuntutan yaitu menolak Omnibus Law dan Putus Hubungan Kerja (PHK) dampak COVID-19.

Baca Juga

Ganjil Genap Tak Efektif Tekan Kasus COVID-19 di Jakarta

"Kami menerjunkan 5.800 personel gabungan untuk menjaga demonstrasi di Gedung DPR RI," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus di kantornya, Jakarta Selatan, Selasa, (25/8).

Buntut adanya aksi ini, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyiapkan rekayasa lalu lintas di sekitar lokasi unjuk rasa.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo menambahkan, rekayasa lalu lintas depan gedung wakil rakyat tersebut sifatnya situasional.

Dirinya menambahkan personel lalu lintas yang dilibatkan dalam pengamanan dan pengaturan arus lintas, sebanyak 232 personel.

"Penutupan disesuaikan dengan kebutuhan dan tingkat pengamanan. Cara bertindak, pengamanan kamseltibcar Lantas (keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas), pengamanan masa unjuk rasa dan pengguna jalan lain," ujar Sambodo menambahkan.

Baca Juga

Menaker Butuh Waktu Sebelum Bantuan Rp600 Ribu Cair

Berikut skema rekayasa lalu lintas di depan DPR/MPR RI:

- Jalan Gatot Subroto yang mengarah ke Slipi ditutup di bawah Fly Over Ladogi diarahkan belok kiri ke Gerbang Pemuda;

- Jalan Gerbang Pemuda yang mengarah ke kiri ke Jalan Gatot Subroto ditutup, diputar balik ke Gerbang Pemuda di kolong Fly Over Ladogi atau lurus (naik Fly Over) ke Jalan Gatot Subroto arah Timur atau ke Bendungan Hilir;

- Jalan Gerbang Pemuda arah ke Asia Afrika dibelokan ke kiri ke Jalan Asia Afria terus Jalan senayan dan Jalan Pakubuwono;

- Jalan Asia Afrika ke Barat bisa lurus ke Jalan Tentara Pelajar atau ke arah Jalan Gerbang Pemuda putar balik di bawah Ladogi;

- Jalan Tentara Pelajar dari arah Manggala Wanabakti, di Traffic Light Palmerah diluruskan ke Permata Hijau dan Kebayoran Lama, belok kiri arah belakang DPR ditutup;

- Jalan Tentara pelajar pojok Manggala Wanabakti ditutup, Gatot Subroto ditutup untuk mencegah lawan arus dan putar balik kendaraan. (Knu)

#Buruh #Upah Buruh #Demo Buruh
Bagikan
Ditulis Oleh

Andika Pratama

Berita Terkait

Indonesia
BPS Laporkan Rata-Rata Upah Buruh Pada 2025 Sebesar Rp 3,33 Juta Rupiah
Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada November 2025 sebesar 4,74 persen, turun 0,11 persen poin dibanding Agustus 2025.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 05 Februari 2026
BPS Laporkan Rata-Rata Upah Buruh Pada 2025 Sebesar Rp 3,33 Juta Rupiah
Indonesia
Kurator Sritex Segera Lelang Aset Tanah dan Mesin, Janji Duit Buat Bayar Pesangon Buruh
Proses ini terkendala banyaknya item aset, termasuk ribuan mesin yang harus diunggah ke laman resmi KPKNL, serta status sebagian tanah yang masih terikat hak tanggungan.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 02 Februari 2026
Kurator Sritex Segera Lelang Aset Tanah dan Mesin, Janji Duit Buat Bayar Pesangon Buruh
Indonesia
Rabu Lusa Buruh Geruduk Istana, Bawa 3 Isu Besar
Demonstrasi dipusatkan di Istana Negara dengan titik kumpul di Patung Kuda pukul 10.00 WIB, melibatkan ribuan buruh dari Jakarta, Jawa Barat, hingga Jawa Timur
Wisnu Cipto - Senin, 26 Januari 2026
Rabu Lusa Buruh Geruduk Istana, Bawa 3 Isu Besar
Indonesia
Tingkat Pendapatan Kelas Menengah Bawah Terus Menurun
sektor swasta bisa berkontribusi mendongkrak pendapatan kelas menengah bawah dengan menyerap mereka sebagai tenaga kerja.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Januari 2026
Tingkat Pendapatan Kelas Menengah Bawah Terus Menurun
Indonesia
Upah Dinilai Tak Cukup untuk Hidup di Jakarta, Bos Buruh: Kami Kerja tapi Tetap Nombok
Buruh menggelar aksi demo menuntut kenaikan UMP DKI Jakarta 2026. KSPI menilai upah Rp 5,73 juta terlalu kecil dan tidak sesuai biaya hidup ibu kota.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Upah Dinilai Tak Cukup untuk Hidup di Jakarta, Bos Buruh: Kami Kerja tapi Tetap Nombok
Indonesia
Buruh akan Demo Serentak Kamis (15/1), Tuntut Revisi UMP DKI dan RUU Ketenagakerjaan
Ratusan buruh akan menggelar aksi serentak di Jakarta pada Kamis (15/1). Sejumlah tuntutan bakal dilayangkan, termasuk revisi UMP DKI.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Buruh akan Demo Serentak Kamis (15/1), Tuntut Revisi UMP DKI dan RUU Ketenagakerjaan
Indonesia
Gubernur Pramono Jawab Tuntutan Buruh soal Subsidi Upah Rp 200 Ribu
Penetapan UMP DKI Jakarta 2026 sebesar Rp 5,73 juta ditolak buruh. Gubernur Pramono Anung menegaskan tidak akan memberi subsidi upah dari APBD.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Januari 2026
Gubernur Pramono Jawab Tuntutan Buruh soal Subsidi Upah Rp 200 Ribu
Indonesia
Kalah Gede Ketimbang Buruh Panci di Karawang dan Pekerja di Vietnam, Presiden KSPI: Harusnya Gaji UMP Jakarta Rp 6 Juta per Bulan
Saat Gubernur DKI Jakarta hanya memutuskan upah minimum Rp 5,73 juta, menurutnya, hal itu menunjukkan kesenjangan sosial.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Januari 2026
Kalah Gede Ketimbang Buruh Panci di Karawang dan Pekerja di Vietnam, Presiden KSPI: Harusnya Gaji UMP Jakarta Rp 6 Juta per Bulan
Indonesia
Buruh Demo Depan Istana Negara Minta Penaikan UMP 2026, Polisi Ingatkan untuk tak Provokasi
Aksi ini akan diikuti ribuan buruh dari berbagai daerah di Jawa Barat dan Jakarta dengan konvoi sepeda motor.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Januari 2026
Buruh Demo Depan Istana Negara Minta Penaikan UMP 2026, Polisi Ingatkan untuk tak Provokasi
Indonesia
Serikat Pekerja Solo Ancam Demo Kecewa UMK, Walkot Respati: Semua Berhak Menyampaikan Pendapat
Respati menegaskan pihaknya terbuka untuk semua orang berhak menyampaikan pendapatnya diskusi dengan semua pihak.
Dwi Astarini - Selasa, 30 Desember 2025
Serikat Pekerja Solo Ancam Demo Kecewa UMK, Walkot Respati: Semua Berhak Menyampaikan Pendapat
Bagikan