Respons Gibran saat Budiman Sudjatmiko Dipecat dari PDIP

Mula AkmalMula Akmal - Jumat, 25 Agustus 2023
Respons Gibran saat Budiman Sudjatmiko Dipecat dari PDIP

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka. (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka sempat mengungkapkan candaan pada Budiman Sudjatmiko.


Candaan itu dilontarkan Gibran saat hadir di Kopdarnas PSI di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Selasa (22/8) lalu.

Baca Juga:

Gerindra Tanggapi Pemecatan Budiman Sudjatmiko

"Lho, enggak jadi dipecat, ya, Mas?" tanya Gibran saat itu yang disambut tawa oleh Budiman.


Selang sehari kemudian, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri memecat Budiman sebagai kader PDIP karena telah mendukung bacapres Prabowo Subianto.


Dikonfirmasi Gibran mengaku bersama Budiman pada waktu acara Kopdarnas PSI hanya bercanda.


"Kalau itu (budiman dipecat) tanya ke pusat ya, kan hanya bercanda (ucapkan selamat tidak jadi dipecat) wis ya, kan baru tahu kemarin dipecat, waktu itu memang belum tahu," kata Gibran di Balai Kota, Jumat (25/8).

Baca Juga:

Dukung Prabowo, Budiman Sudjatmiko Bakal Berlabuh ke Gerindra?

Dia menegaskan tidak ada urusan terkait pemecatan Budiman. Terlebih, ia di PDIP bukan siapa-siapa.


"Urusan pemecatan karo aku ngopo toh, kan saya bukan struktur bukan siapa-siapa di partai. Waktu cara PSI beliau (Budiman) memang belum dipecat. Tidak ada maksud apa-apa," kata dia


Ia menegaskan namanya acara talk show penuh candaan di atas panggung. Bahkan, Pak Budiman yang mengajak bercanda duluan


"Jenenge (namanya juga) talk show kayak gitu. Itu gojekan (candaan) Pak Budiman yang ngajak guyon duluan. Urusan dipecat dan tidak dipecat bukan urusan saya," pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Dipecat dari PDIP, Budiman: Terimakasih untuk Semuanya

#Gibran Rakabuming #Budiman Sudjatmiko #PDIP
Bagikan
Ditulis Oleh

Mula Akmal

Jurnalis dan profesional komunikasi dengan pengalaman memimpin redaksi, menggarap strategi konten, dan menjembatani informasi publik lintas sektor. Bagi saya, setiap berita adalah peluang untuk menghadirkan akurasi, relevansi, dan dampak nyata bagi pembaca.

Berita Terkait

Indonesia
Hari Lahir Pancasila, PDIP Sentil Gejala Militerisme dan Pembungkaman Suara Kritis
"PDI Perjuangan sangat mengkhawatirkan terhadap menguatnya militerisme. Kita juga menolak berbagai bentuk pembungkaman terhadap komponen masyarakat yang kritis," kata Hasto
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 01 Juni 2026
Hari Lahir Pancasila, PDIP Sentil Gejala Militerisme dan Pembungkaman Suara Kritis
Indonesia
Upacara Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026: Tema, Susunan Acara dan Formasi Paskibraka
Sementara, Prosesi sakral pengibaran Sang Merah Putih berlangsung mulai pukul 09.54 WIB, disusul amanat Inspektur Upacara pukul 10.16 WIB
Angga Yudha Pratama - Senin, 01 Juni 2026
Upacara Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026: Tema, Susunan Acara dan Formasi Paskibraka
Indonesia
Politikus PDIP: Ibadah Kurban Bersifat Personal
Sementara itu, Juru Bicara Partai Gerindra Bahtra Banong menegaskan program bantuan sapi kurban Presiden memiliki dasar hukum dan mekanisme resmi dalam sistem keuangan negara.
Frengky Aruan - Kamis, 28 Mei 2026
Politikus PDIP: Ibadah Kurban Bersifat Personal
Indonesia
Presiden Prabowo Sebut PDIP dalam Pidato, Tegaskan Pemenang Tender tidak Boleh Dinilai dari Latar Belakang Politik
Prabowo menegaskan pemerintah tidak boleh membedakan pemenang tender berdasarkan latar belakang politik.
Dwi Astarini - Rabu, 20 Mei 2026
Presiden Prabowo Sebut PDIP dalam Pidato, Tegaskan Pemenang Tender tidak Boleh Dinilai dari Latar Belakang Politik
Indonesia
Soroti Perpres Terbaru Prabowo, Kang TB: Kritik Masyarakat Jangan Dicap Ekstremisme!
TB Hasanuddin menilai Perpres 8/2026 berpotensi multitafsir dan bisa menimbulkan labelisasi ekstremisme terhadap masyarakat.
Wisnu Cipto - Kamis, 07 Mei 2026
Soroti Perpres Terbaru Prabowo, Kang TB: Kritik Masyarakat Jangan Dicap Ekstremisme!
Indonesia
PDIP Usul Ambang Batas Parlemen Nasional 5,5-6%, 1 Partai Minimal 38 Kursi
Ambang batas parlemen ideal 38 kursi dengan PT nasional 5,5–6 persen
Wisnu Cipto - Senin, 04 Mei 2026
PDIP Usul Ambang Batas Parlemen Nasional 5,5-6%, 1 Partai Minimal 38 Kursi
Indonesia
PDIP Respons Usulan Ambang Batas 13 Kursi DPR, Hasto: Perlu Kajian Mendalam
PDIP merespons usulan ambang batas parpol 13 kursi di DPR. PDIP mengatakan, bahwa harus ada kajian mendalam.
Soffi Amira - Senin, 04 Mei 2026
PDIP Respons Usulan Ambang Batas 13 Kursi DPR, Hasto: Perlu Kajian Mendalam
Indonesia
Sekjen PDIP Ajak Buruh Perkuat Solidaritas dan Gotong Royong
Kebersamaan dan gotong royong menjadi kekuatan utama untuk mendorong perubahan yang berpihak kepada rakyat kecil.
Dwi Astarini - Senin, 04 Mei 2026
Sekjen PDIP Ajak Buruh Perkuat Solidaritas dan Gotong Royong
Indonesia
Rano Karno Pertegas Pemprov DKI Pro ke Buruh, Tuntut Ruang Dialog Konstruktif demi Keadilan Pekerja Ibu Kota
Rano Karno memandang kaum pekerja sebagai elemen vital yang menentukan arah ekonomi daerah
Angga Yudha Pratama - Minggu, 03 Mei 2026
Rano Karno Pertegas Pemprov DKI Pro ke Buruh, Tuntut Ruang Dialog Konstruktif demi Keadilan Pekerja Ibu Kota
Indonesia
PDIP Suarakan Perlawanan Terhadap Eksploitasi Buruh, Masih Banyak Terjepit Upah Tak Layak
Di Indonesia sendiri, sejarah perjuangan buruh juga memiliki perjalanan panjang sejak masa kolonial ketika buruh mengalami berbagai bentuk penindasan, termasuk kerja paksa dan upah yang tidak manusiawi
Angga Yudha Pratama - Minggu, 03 Mei 2026
PDIP Suarakan Perlawanan Terhadap Eksploitasi Buruh, Masih Banyak Terjepit Upah Tak Layak
Bagikan