PDIP Tanggapi Isu Mahasiswa UBK Terima Uang, Singgung Peran Gibran

Soffi AmiraSoffi Amira - Selasa, 23 Juni 2026
PDIP Tanggapi Isu Mahasiswa UBK Terima Uang, Singgung Peran Gibran

Pimpinan DPR temui massa aksi demonstrasi mahasiswa Trisakti di Gedung DPR. Foto: MerahPutih/Didik Setiawan

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP), Deddy Sitorus, menanggapi polemik yang mencuat terkait Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Bung Karno (UBK).

Mereka disebut menerima uang setelah bertemu dengan Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, di tengah aksi demonstrasi beberapa waktu lalu.

Menurut Deddy, peristiwa tersebut menunjukkan bahwa dalam setiap gerakan mahasiswa selalu ada kemungkinan muncul pihak-pihak yang mencoba memanfaatkan situasi.

Baca juga:

Pimpinan DPR Temui Massa Aksi Demonstrasi Mahasiswa Trisakti di Gedung DPR

Ia mengingatkan agar tidak mudah menuduh pihak tertentu sebagai aktor di balik aksi mahasiswa tanpa dasar yang jelas.

Dalam setiap gerakan mahasiswa memang ada pihak-pihak yang berpotensi menunggangi. Cuma sayangnya, yang dituding dengan yang sebenarnya melakukan kadang-kadang tidak sejalan.

kata Deddy

Deddy menyebutkan, selama ini PDIP kerap dituduh berada di balik sejumlah aksi mahasiswa yang terjadi belakangan.

Namun, menurut dia, kasus yang melibatkan mahasiswa UBK justru memperlihatkan adanya pihak lain yang diduga melakukan intervensi.

“Kalau melihat kasus UBK itu terlihat bahwa memang yang menunggangi itu ya Mas Wapres. Tidak tahu itu arahan beliau atau inisiatif anak buahnya,” ujarnya.

Baca juga:

Demokrat Pertanyakan Posisi Politik PDIP agar Tidak Abu-abu, Ganjar Pranowo Beri Jawaban

Mahasiswa Disebut Terima Uang hingga Rp 30 Juta

Deddy juga menyinggung pengakuan sejumlah mahasiswa yang menyebut menerima uang sekitar Rp 20 juta hingga Rp 30 juta melalui aparat kepolisian untuk mengubah agenda demonstrasi menjadi pertemuan dengan Wakil Presiden.

Menurut dia, pola semacam itu sulit disebut sebagai inisiatif yang muncul dari tingkat bawah.

Orkestrasi murahan seperti begini tidak mungkin dari bawah, tetapi dari atas.

tambah Deddy

Meski demikian, Deddy menilai praktik penumpangan kepentingan terhadap gerakan mahasiswa bukan hal yang mudah dihindari. Ia menyebut selalu ada pihak yang berusaha mengambil keuntungan dari momentum tertentu.

Baca juga:

Gibran Dorong Program MBG Masuk Asmat, Usulkan Libatkan Gereja dan Keuskupan

Sementara di sisi lain, ia menduga mahasiswa yang terlibat kemungkinan memiliki niat baik untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada pejabat negara.

“Mungkin mereka berpikir bagus juga bisa bertemu pejabat secara langsung untuk menyampaikan tuntutan. Walaupun tentu itu di luar bayangan teman-temannya yang lain,” ujar Deddy.

Ia berharap polemik tersebut menjadi pelajaran bagi semua pihak agar tidak mudah melontarkan tuduhan terhadap pihak lain tanpa didukung fakta yang memadai. (Pon)

#Gibran Rakabuming Raka #PDIP #Mahasiswa #Polisi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Angka tersebut belum menjadi keputusan resmi karena masih dibicarakan secara informal oleh partai politik.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Olahraga
Tak Hanya di Lapangan, Polisi Juga Lakukan Patroli Siber selama FIFA ASEAN CUP 2026
Pola pengamanan disiapkan untuk menghadapi tingginya mobilitas selama turnamen, termasuk pergerakan suporter.
Dwi Astarini - Senin, 21 September 2026
Tak Hanya di Lapangan, Polisi Juga Lakukan Patroli Siber selama FIFA ASEAN CUP 2026
Indonesia
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Penaikan PT diperlukan untuk mendorong efektivitas kerja parlemen.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Indonesia
Prabowo 3 Kali Reshuffle Menkeu, Gibran Percaya APBN Lebih Sehat Dipegang Suahasil Nazara
Wapres Gibran meyakini pengalaman panjang serta rekam jejak akademis Suahasil menjadikannya sosok yang piawai menjaga kesehatan APBN
Wisnu Cipto - Senin, 14 September 2026
Prabowo 3 Kali Reshuffle Menkeu, Gibran Percaya APBN Lebih Sehat Dipegang Suahasil Nazara
Indonesia
Kawasan Elit Tangerang Selatan Jadi Tempat Home Industry Tembakau Sintetis
Tiga tersangka, yakni MR, IN, dan NK, diamankan pada Senin (7/9) sekitar pukul 16.30 WIB di kawasan perumahan U-Ville Bintaro Jaya, Tangerang Selatan.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 12 September 2026
Kawasan Elit Tangerang Selatan Jadi Tempat Home Industry Tembakau Sintetis
Indonesia
Sempat Ditolak Warga, Warung Mie Babi di Sukoharjo Diduga Dibakar 4 Orang
akibat kejadian ini menutup sementara tempat usahanya itu. Dan telah mengumumkan di akun medsos tempat usahanya tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 12 September 2026
Sempat Ditolak Warga, Warung Mie Babi di Sukoharjo Diduga Dibakar 4 Orang
Berita Foto
Polisi Bagikan Masker Gratis kepada Pengendara Motor Cegah Dampak Abu Vulkanik Krakatau
Polisi memberikan masker untuk cgeah dampak abu vulkanik kepada pengendara motor yang melintas di Kawasan Patung Pemuda, Senayan, Jakarta, Senin (7/9/2026).
Didik Setiawan - Senin, 07 September 2026
Polisi Bagikan Masker Gratis kepada Pengendara Motor Cegah Dampak Abu Vulkanik Krakatau
Indonesia
Polisi Siagakan 299 Personel SAR Erupsi Gunung Anak Krakatau, Warga Butuh Bantuan Hubungi 110
Kakorsabhara Baharkam Polri Irjen Nazli Harahap menuturkan, personel yang disiapkan nantinya dapat digerakkan untuk mendukung pencarian dan pertolongan.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 07 September 2026
Polisi Siagakan 299 Personel SAR Erupsi Gunung Anak Krakatau, Warga Butuh Bantuan Hubungi 110
Indonesia
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Pelemahan benteng demokrasi tidak dilakukan melalui pengerahan militer atau perebutan kekuasaan secara paksa, tapi dilegalkan melalui instrumen hukum formal atau autocratic legalism.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Indonesia
Rekam Jejak dan Tugas Irjen Roycke Langie, Jenderal Asal Manado yang Isi Pos Astamaops Kapolri
Jenderal kelahiran Manado, 24 November 1970 ini sebelumnya menjabat Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Utara.
Dwi Astarini - Senin, 31 Agustus 2026
Rekam Jejak dan Tugas Irjen Roycke Langie, Jenderal Asal Manado yang Isi Pos Astamaops Kapolri
Bagikan