Respons Airlangga Soal Potensi Duet Raffi Ahmad-Ridwan Kamil untuk Pilgub Jakarta
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (tengah) saat memberikan keterangan di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta, Jumat (17/5/2024). (ANTARA/Rio Feisal)
Merahputih.com - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menyampaikan artis Raffi Ahmad memiliki peluang untuk maju dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah Provinsi DKI Jakarta tahun 2024.
Bahkan, muncul isu Raffi Ahmad akan diduetkan dengan mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil atau RK pada Pilkada Jakarta.
Baca juga:
Raffi Ahmad: Siapapun Pilihannya, Yang Penting Pemilunya Damai
Airlangga menjelaskan bahwa RK mendapatkan dua surat tugas dari partainya, yakni untuk Pilkada Jakarta dan Pilkada Jawa Barat.
"Itu kami harus lihat dulu," ujar Airlangga dikutip Antara, (18/5).
Walaupun demikian, Airlangga berkelakar bahwa penempatan Raffi Ahmad akan bergantung acara yang dipandunya.
"Tergantung acaranya ada di mana, kan beliau MC (master of ceremony/pembawa acara). Jadi, kiri kanan bisa," ujarnya.
Selain itu, ia mengatakan bahwa Partai Golkar turut mempertimbangkan peluang Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bidang Penggalangan Strategis Erwin Aksa untuk maju pada Pilkada Jakarta.
Baca juga:
Airlangga juga mempertimbangkan usulan nama dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra DKI Jakarta.
"Nanti kami akan bahas karena di sini ada yang ganteng juga, namanya Erwin Aksa. Apalagi Airin (Ketua Umum Pengurus Pusat Kesatuan Perempuan Partai Golkar Airin Rachmi Diany) juga ada," katanya.
Sebelumnya, nama pesohor Raffi Ahmad muncul usai beredar video di media sosial yang memperlihatkan dia sedang menjalani pemotretan bersama Bupati Kendal sekaligus kader Golkar Dico Ganinduto. Dalam video itu, keduanya tampak mengenakan kemeja putih dan peci hitam.
Bagikan
Angga Yudha Pratama
Berita Terkait
Adies Kadir Janji Tidak Akan Terlibat Perkara Berkaitan Partai Golkar di MK
Golkar Tolak Ambang Batas Parlemen Dihapus, Bantah Motifnya Jegal Partai Baru
Santer Isu Reshuffle Kabinet Usai Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI, Demokrat dan Golkar Serahkan ke Prabowo
Bahlil: Adies Kadir Sudah Mundur dari Golkar Sebelum Ditetapkan Hakim MK
Eks Golkar Adies Kadir Jadi Hakim MK, Bahlil: Kami Wakafkan ke Negara
Dipilih Jadi Hakim MK, Golkar Umumkan Adies Kadir Bukan Lagi Kader
Golkar Beri Sinyal Dukung Kepala Daerah Dipilih Anggota DPRD, Sebut Lebih Demokratis, Beda dengan Orde Baru
Golkar Sebut Biaya Pilkada Langsung Berpotensi Merusak Kualitas Demokrasi
Golkar Usul Pilkada Dipilih DPRD, PKB: Ide Lama Cak Imin
Golkar Gelar Rapimnas Lusa, Idrus Marham Tegaskan tidak Ada Agenda Ganti Bahlil