Remaja 19 Tahun, Selamatkan 55 Korban Nepal

Selvi PurwantiSelvi Purwanti - Selasa, 05 Mei 2015
Remaja 19 Tahun, Selamatkan 55 Korban Nepal

Ishwor Ghimire (huffingtonpost)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Internasional – Seorang remaja 19 tahun bernama Ishwor Ghimire dinobatkan sebagai pahlawan serta menginspirasi banyak orang karena telah menyelamatkan 55 anak yatim piatu korban gempa Nepal di sebuah panti asuhan yang juga tempatnya dulu ia tinggal dan dibesarkan. Seperti yang dilansir huffingtonpost.

Ishwor Ghimire merupakan mahasiswa yang bersekolah di Pulteney Grammar School di Adelaide, Australia. Ishwor Ghimire bisa bersekolah di Australia karena beasiswa yang ia dapat sejak satu tahun lalu.

Alasan Ishwor Ghimire datang ke Nepal, karena ia mendengar ada seorang ibu yang sedang mencari ankanya di panti asuhan tersebut. Ketika ia tiba di panti asuhan ia merasa tanah sudah mulai bergetar namun ia tetap tenang dan mencoba untuk mengeluarkan anak-anak dari dalam gedung panti dan menyuruhnya untuk ke lapangan, mereka semua terlihat panik, berteriak, dan menangis.

Saat berada dilapangan Ishwor Ghimire membuat sebuah tenda dari plastik sebagai pelindung sementara bagi anak-anak yatim piatu yang berusia sekitar 4-16 tahun. Karena bangunan gedung panti asuhan tempat mereka tinggal sudah tidak bisa digunakan kemabali. Namun Ishwor Ghimire mengatakan, tenda plastik tersebut tidak bisa melindungi anak-anak dari kedinginan jika digunakan terlalu lama.

Meskipun begitu, usaha yang sudah dilakukan oleh Ishwor Ghimire merupakan hal yang patut ficontoh oleh remaja lainnya di luar sana.

Baca Juga:

Sebulan Sebelum Gempa, Nepal Adakan Festival Pengorbanan Hewan

Gempa Nepal, 24 WNI Selamat

Miris, Pray For Nepal

Korban Gempa Nepal Capai 8000 Jiwa

Indonesia Siap Bantu Nepal

#Nepal #Pray For Nepal #Gempa Nepal
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Selvi Purwanti

Simple, funny and passionate. Almost unreal
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Lagi, Banjir Bandang Terjang Nepal, Rumah-Rumah dan Jembatan Tersapu
Air bah yang dahsyat menerjang lembah dan menyapu seluruh kompleks bangunan.
Dwi Astarini - Senin, 12 Oktober 2026
Lagi, Banjir Bandang Terjang Nepal, Rumah-Rumah dan Jembatan Tersapu
Dunia
Nepal Hentikan Pencarian Ribuan Korban Banjir, Fokus pada Rehabiitasi
Sejauh ini, tim penyelamat telah menemukan setidaknya 1.455 jenazah, tetapi 5.285 orang lainnya masih dinyatakan hilang, termasuk ratusan warga negara asing.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Nepal Hentikan Pencarian Ribuan Korban Banjir, Fokus pada Rehabiitasi
Dunia
Longsor masih Mengintai Nepal, para Pendaki Dievakuasi dengan Helikopter
Ratusan pendaki di Jalur Annapurna, yang sangat krusial bagi perekonomian Nepal, harus menghentikan pendakian lebih awal untuk menyelamatkan diri.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Longsor masih Mengintai Nepal, para Pendaki Dievakuasi dengan Helikopter
Dunia
Perdana Menteri Nepal Sebut Banjir Bandang Peringatan bagi Dunia, Desak Kerja Sama Global untuk Hadapi Krisis
Pemanasan global telah merusak stabilitas ekologi Himalaya yang rapuh, melelehkan permafrost serta gletser, dan mempercepat timbulnya berbagai bahaya.
Dwi Astarini - Jumat, 25 September 2026
Perdana Menteri Nepal Sebut Banjir Bandang Peringatan bagi Dunia, Desak Kerja Sama Global untuk Hadapi Krisis
Dunia
Seorang Perempuan Selamat Setelah 10 Hari Tertimbun di Bawah Reruntuhan Lonsor Nepal
Perempuan berusia 64 tahun itu diselamatkan dari lantai teratas sebuah bangunan empat lantai yang tertimbun reruntuhan di Betrawati, Nuwakot
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Seorang Perempuan Selamat Setelah 10 Hari Tertimbun di Bawah Reruntuhan Lonsor Nepal
Dunia
Syarat Baru Pendaki Naik Everest, Harus Pernah Taklukkan Puncak 7.000 Meter
Nepal sedang menyusun RUU baru yang melarang pendaki tanpa pengalaman ketinggian ekstrem 7.000 meter untuk mendaki Gunung Everest. Simak syarat lengkapnya di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 15 September 2026
Syarat Baru Pendaki Naik Everest, Harus Pernah Taklukkan Puncak 7.000 Meter
Dunia
Nepal Tetapkan Hari Berkabung Nasional setelah Banjir Mematikan
Di tengah suasana duka, pemerintah tetap melanjutkan operasi pencarian.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
 Nepal Tetapkan Hari Berkabung Nasional setelah Banjir Mematikan
Dunia
5.083 Orang Masih Hilang Akibat Banjir Bandang Nepal, Keluarga Upacara Pemakaman Simbolis
Para korban yang kehilangan semuanya dan sedang berupaya mencari tempat di Kathmandu juga tak dapat menemukan fasilitas publik yang layak untuk melakukan ritual.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 04 September 2026
5.083 Orang Masih Hilang Akibat Banjir Bandang Nepal, Keluarga Upacara Pemakaman Simbolis
Dunia
Ancaman Kesehatan Sampai Risiko Banjir Susulan masih Membayangi Nepal
Selain korban jiwa, banjir bandang juga menyapu permukiman, jalan, lahan pertanian, serta berbagai infrastruktur yang berada di sepanjang jalur alirannya.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Ancaman Kesehatan Sampai Risiko Banjir Susulan masih Membayangi Nepal
Indonesia
Lebih dari 110 Orang Diselamatkan Sepekan setelah Banjir Bandang Nepal
Banjir bandang tercatat menewaskan lebih dari 1.000 orang, sedangkan lebih dari 3.900 orang masih dinyatakan hilang.
Dwi Astarini - Rabu, 02 September 2026
  Lebih dari 110 Orang Diselamatkan Sepekan setelah Banjir Bandang Nepal
Bagikan