Rahasia Mengencangkan Payudara

P Suryo RP Suryo R - Kamis, 07 Desember 2023
Rahasia Mengencangkan Payudara

Dengan melakukan gerakan olahraga, payudara dapat kencang dan padat. (Pexels/Tuan Kiet Jr.)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KECANTIKAN dan kesehatan tubuh menjadi perhatian utama dan pertama bagi banyak perempuan. Salah satu aspek yang paling penting adalah memiliki payudara yang kencang dan padat.

Saat ini, semakin banyak perempuan mencari cara alami untuk merawat dan menjaga keindahan payudara mereka tanpa harus mempertimbangkan operasi plastik.

Baca Juga:

Mitos dan Fakta Payudara Kencang, Ladies Wajib Simak

olahraga
Mengencangkan dan memadatkan payudara sebaiknya bukan dengan jalan operasi. (Pixabay/VietFotos)

Dilansir Alodokter, ada berbagai cara yang dapat dilakukan untuk mendapatkan payudara kencang dan padat. Mulai dari melakukan gerakan olahraga, krim khusus, hingga melakukan operasi untuk mengencangkan payudara.

Mengencangkan payudara melalui metode operasi mastopexy memang lebih cepat memberikan hasil dibandingkan olahraga. Namun wajib diketahui bahwa tindakan operasi memiliki risiko yang cukup besar, dan membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

Membuat payudara kencang dan padat tidak harus dengan menggunakan krim khusus yang belum diketahui efek sampingnya. Bahkan dengan menjalani operasi dapat berisiko buruk untuk jangka panjang.

Ladies, jika kamu ingin mengencangkan payudara tanpa efek samping, kamu bisa melakukannya dengan cara olahraga. Cara ini justru memberikan manfaat lebih baik untuk kesehatan kamu. Gerakan olahraga ini dipercaya jika dilakukan dengan rutin, kamu akan mendapatkan payudara yang lebih kencang dan padat.

Baca Juga:

Halau Rasa Insecure karena Payudara Kecil

olahraga
Push up dapat mengencangkan bagian dada. (Pexels/Elina Fairytale)

Push up


Push up bukan gerakan sulit, tetapi bukan mudah. Gerakan ini bisa kamu lakukan tanpa perlu alat bantu. Gerakan ini dipercaya dapat mengencangkan bagian dada. Karena salah satu otot yang menjadi target push up adalah otot bagian dada. Lakukan sebanyak 15 kali dan ingatlah untuk mengencangkan otot perut dan menjaga punggung tetap lurus, selama melakukan gerakan ini.

Chest fly


Melakukan gerakan ini kamu memerlukan dua dumbbell atau barbel berbobot satu atau dua kilogram. Sesuaikan dengan kemampuan kamu.

Pastikan tangan kamu sejajar dengan bahu, baik saat direntangkan ke samping maupun ketika diangkat. Lakukan gerakan ini sebanyak 15 kali.

Chest press


Serupa dengan chest fly, gerakan ini bertujuan untuk membentuk otot bagian dada. Sehingga dapat membantu mengatasi payudara kendur dan membuat payudara lebih kencang dan padat.

Gerakan ini dilakukan dengan memastikan lengan sejajar dengan pundak ketika menempel lantai maupun saat mengangkat dumbell. Lakukan gerakan ini berulang sebanyak 15 kali. (zvw)

Baca Juga:

Overdosis Kopi Bikin Payudara Kempis, Benarkah?

#Kecantikan #Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - 4 menit lalu
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Lifestyle
Mengintip Pabrik MS Glow di Malang, ini Sistem Produksi dan Distribusi di Baliknya
MS Glow memiliki pabrik dan gudang utama di Malang. Setiap harinya, ribuan pengiriman diproses.
Soffi Amira - Senin, 12 Oktober 2026
Mengintip Pabrik MS Glow di Malang, ini Sistem Produksi dan Distribusi di Baliknya
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Bagikan