Overdosis Kopi Bikin Payudara Kempis, Benarkah?

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 17 Oktober 2022
Overdosis Kopi Bikin Payudara Kempis, Benarkah?

Sebuah penelitian ungkap efek overdosis kopi pada payuadara. (Foto: pexels.com_igor haritanovich)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

HAI para perempuan, satu lagi alasan untuk menakar tepat jumlah konsumsi kopimu. Sebuah penelitian terbaru menunjukkan bahwa overdosis konsumsi kopi bisa membuat payudara kempis. Temuan baru ini sudah pasti mengejutkan banyak perempuan peminum kopi.


Penelitian tersebut menyatakan kopi bisa berpengaruh pada hormon tubuh. Perempuan yang mengonsumsi kopi tiga cangkir atau lebih setiap harinya akan mengalami pengecilan payudara sebesar 17 persen jika dibandingkan dengan perempuan yang tidak mengonsumsi kopi berlebih. British Journal of Cancer juga menyatakan hal yang sama bahwa minum kopi tiga cangkir kopi atau lebih dalam sehari bisa membuat payudara mengecil.

BACA JUGA:

Masih Bermanfaat, Jangan Langsung Buang Ampas Kopi


Mengonsumsi segala sesuatu secara berlebihan tentunya memang tidak baik. Meski demikian, mengonsumsi kopi secara berlebih memang bukan berarti payudara kamu akan mengecil dalam semalam dan hilang. Hal tersebut terjadi dalam beberapa waktu yang tidak sesaat. Payudara akan mengecil secara perlahan. Itu juga bukan berarti akan menyusut sepenuhnya.

kopi
Penelitian sebut kopi bisa mengecilkan ukuran payudar. (foto: pexels.com_anna tukhfatullina food photographerstylist)


Temuan ini tak serta-merta berarti kamu harus berhenti mengonsumsi kopi. Perlu diketahui bahwa setiap perempuan memiliki hormon berbeda-beda. Kondisi itu bisa terjadi dan memberi efek yang berbeda-beda tergantung dari hormon yang dimiliki setiap perempuan.


Perlu diketahui bahwa ada juga yang menyatakan belum ditemukan penelitian lebih lanjut mengenai kopi dan payudara. Ada juga yang menyatakan bahwa kopi dan payudara tidak berhubungan. Sebelumnya, sebuah studi dari Universitas Lund menyatakan kopi dapat mengurangi risiko kanker payudara. Meski demikian, para ahli belum mengetahui secara pasti penyebabnya.

BACA JUGA:

Kopi Pasak Bumi, Kopi Berkhasiat Khas Kalimantan


Namun, meski kafeina dianggap punya andil dalam pencegahan kanker, ada juga studi lain yang menyatakan kafeina bisa menghambat penyerapan kalsium pada tubuh, menimbulkan benjolan dan nyeri pada payudara perempuan, serta mengganggu kualitas tidur kamu.

payudara
Namun, bukan berarti payudara akan mengecil dalam sesaat.(foto: pexels.com_cottonbro)

Meski demikian, kopi memang merupakan salah satu zat yang bisa meningkatkan metabolisme. Jadi, apabila kamu memang merasa terbantu dengan adanya kopi, lanjutkan saja untuk mengonsumsinya. Namun, ada baiknya untuk tetap ingat batasan dan konsumsi secukupnya, yaitu di bawah tiga cangkir kopi setiap harinya.(yos)

BACA JUGA:

Soda Kopi Jeruk, Minuman Penyegar Lebih dari Sekadar Kafein

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - 2 jam, 12 menit lalu
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Bagikan