Halau Rasa Insecure karena Payudara Kecil

P Suryo RP Suryo R - Senin, 23 Oktober 2023
Halau Rasa Insecure karena Payudara Kecil

Ukuran payudara perempuan terus tumbuh selama masa remaja, bahkan hingga awal usia 20-an. (Unsplash/Hisu lee)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

INI sebenarnya masalah klasik yang kerap dihadapi oleh perempuan Mereka harus menghadapi perasaan tidak aman karena bentuk tubuhnya, khususnya yang memiliki payudara kecil.

Penting untuk diingat bahwa ukuran payudara bukanlah penentu daya tarik seorang perempuan. Ukuran payudara setiap perempuan juga tidak sama. Ada yang memiliki payudara kecil dan ada yang memiliki payudara besar.

Baca Juga:

Mitos dan Fakta Payudara Kencang, Ladies Wajib Simak

cew
Skala payudara perempuan tentu berbeda antar perempuan. (freepik/lookstudio)

Seperti dikabarkan laman Alodokter, pertumbuhan payudara dimulai di pubertas. Ketika perempuan berusia 8 - 13 tahun, tubuh akan mulai memproduksi dan melepaskan hormon estrogen. Kemudian lemak dalam jaringan ikat di payudara ikut bersatu dan membesar. Pada masa itu umumnya perempuan juga akan mendapatkan menstruasi untuk pertama kalinya.

Ukuran payudara perempuan terus tumbuh selama masa remaja, bahkan hingga awal usia 20-an. Skala payudara perempuan tentu berbeda antar perempuan. Ada yang memiliki payudara besar, payudara kecil, bahkan payudara yang asimetris. Bagi kamu yang tidak mengetahui, bentuk asimetris yang dimaksud ialah payudara kanan dan kiri memiliki ukuran yang berbeda.

Perlu kamu ketahui, bahwa payudara kecil disebabkan oleh beberapa faktor. Seperti keturunan, berat badan, menopause, atau hipoplasia yaitu kondisi jaringan payudara tidak berkembang sempurna.

Baca Juga:

No Bra Day, Partisipasi pada Penyintas Kanker Payudara

cew
Saat kamu berjalan dan duduk dengan posisi tubuh tegak lurus tentu membuat dada kamu bidang. (Pexels/Hong Xuan Vien)

Jika kamu merasa tidak percaya diri dan tidak nyaman karena ukuran payudara kecil, ada beberapa cara yang bisa membuat payudara kamu tampak lebih kencang dan besar, seperti.

Olahraga

Dengan olahraga yang menitikberatkan otot dada, punggung, dan bahu dipercaya dapat membantu memperbaiki postur tubuh. Termasuk mengencangkan dan menguatkan otot dada di belakang jaringan payudara. Salah satu olahraga yang efektif yang membesarkan payudara yaitu push up. Buatlah repetisi sebanyak 12 kali dengan pengulangan tiga kali.

Push-up bra

Menggunakan push-up bra membuat payudara kamu terangkat. Ini membuat pemilik payudara kecil terlihat lebih berisi. Kamu juga bisa membuat payudara terlihat lebih besar dengan menambahkan bra pad atau busa ke dalam bra.

Memijat payudara

Memijat payudara dianggap dapat meningkatkan aliran darah dan merangsang produksi kolagen di payudara. Dipercaya dapat mengencangkan otot dan meningkatkan pertumbuhan jaringan payudara dan membantu membesarkan ukuran.

Memperbaiki postur tubuh

Saat kamu berjalan dan duduk dengan posisi tubuh tegak lurus tentu membuat dada kamu bidang dan payudara kecil tampak lebih besar. Hal ini bisa dilakukan untuk meningkatkan rasa percaya diri kamu jangka pendek.

Operasi payudara

Paling efektif yang sudah terbukti berhasil yaitu dengan operasi payudara. Tindakan ini akan membuat payudara kecil menjadi berisi dan kencang. Ada dua jenis implan payudara yang dapat kamu lakukan, yaitu berisi air garam steril (saline) dan silikon. (zvw)

Baca Juga:

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - 5 menit lalu
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Bagikan