Puskesmas Sleman Buka Layanan Psikologi Kesehatan Mental

Andika PratamaAndika Pratama - Rabu, 14 Oktober 2020
Puskesmas Sleman Buka Layanan Psikologi Kesehatan Mental

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman Joko Hastaryo. Foto: MP/Teresa Ika

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pandemi corona menuntut pemerintah memberlakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) untuk seluruh siswa. Para siswa sementara waktu belajar dirumah masing-masing. Hal ini menimbulkan persoalan baru bagi orang tua. Beban orangtua bertambah karena harus mendampingi anak-anak belajar dirumah.

Kegiatan belajar di rumah ini pun membuat sebagian orangtua merasa stress dan tertekan. Pasalnya, ada beberapa orangtua yang masih bekerja baik di rumah maupun di kantor. Sebagian orangtua juga kewalahan saat mendampingi anak mengerjakan tugas sekolah dari rumah.

Pemerintah Kabupaten Sleman membuka layanan konsultasi psikologi. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, Joko Hastaryo mengatakan, layanan psikologi ini disediakan guna menjaga dan meningkatkan kesehatan mental warga, terutama orangtua di masa pandemi. Layanan konsultasi ini dapat diakses warga Sleman di seluruh Puskesmas.

Baca Juga

Tak Mungkin Ditinggal, Dedengkot KAMI yang Diciduk Polisi Diberi Bantuan Hukum

"Di semua puskesmas kita sudah punya psikolog. Mereka siap menampung keluhan warga baik pasif maupun aktif," ujar Joko di Yogyakarta, Selasa (13/10).

Joko melanjutkan layanan konsultasi bisa berupa tatap muka, bisa juga via offline melalui call center. Orangtua yang butuh bertukar pikiran dan mencari solusi bisa menghubungi nomor call center puskesmas yang bisa dicek di website masing- masing puskesmas.

"Kami saat sosialisasi COVID-19 ke masyarakat juga sering mensosialisasikan layanan konsultasi kesehatan mental juga," kata dia.

Layanan konsultasi juga terbuka bagi para pasien dan keluarga pasien positif COVID-19. Joko mengimbau kepada masyarakat untuk turut memperhatikan kesehatan mental dan jiwa selama pandemi.

Jika merasa ada tanda-tanda depresi warga disarankan segera berkonsultasi dengan orang terdekat atau mencari bantuan profesional ketimbang menyelesaikannya sendiri.

"Mengimbau ortu agar menjauhi tindakan nekat efek depresi dan segera bertindak mencari bantuan kalau sudah merasa depresi," kata mantan Dirut RSUD Morangan Sleman ini.

Selain itu ia mengimbau masyarakat untuk selalu membaca informasi dan buku- buku positif. Motivasi diri sendiri dengan hal-hal positif juga sangat berguna untuk memulihkan dan memperkuat kesehatan jiwa.

Baca Juga

350 Personel Satpol PP DKI Diterjunkan Amankan Aksi Demo UU Ciptaker

"Terutama informasi soal COVID-19, cari informasi dari sumber yang kredibel. Jadi tau duduk permasalahannya dan tau cara mencegahnya," pungkas Joko. (Teresa Ika/Yogyakarta)

#COVID-19 #Belajar Online
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Salah satu fokus dalam penanganan Tb adalah memperluas skrining atau deteksi dini. Masyarakat diimbau untuk tidak takut melakukan pemeriksaan, karena TBC dapat disembuhkan dengan pengobatan yang konsisten.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Oktober 2025
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Indonesia
Kasus ISPA di Jakarta Naik Gara-Gara Cuaca, Warga Diminta Langsung ke Faskes Jika Ada Gejala
Gejala umum ISPA yang harus diwaspadai meliputi batuk, pilek, nyeri tenggorokan, dan demam
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 Oktober 2025
Kasus ISPA di Jakarta Naik Gara-Gara Cuaca, Warga Diminta Langsung ke Faskes Jika Ada Gejala
Lifestyle
Ciri-Ciri dan Risiko Warga Yang Alami Long COVID
Gejala long COVID tidak selalu sama pada setiap orang. Sebagian mengalami hanya satu keluhan, seperti sesak napas atau kelelahan (fatigue), sementara yang lain menghadapi kombinasi beberapa gangguan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 12 Agustus 2025
Ciri-Ciri dan Risiko Warga Yang Alami Long COVID
Indonesia
Kemenkes Temukan 1 Kasus Positif COVID dari 32 Spesimen Pemeriksa
Kemenkes menjabarkan saat ini ada 179 kasus COVID-19, dengan 1 kasus positif dari 32 pemeriksaan yang ditemukan
Wisnu Cipto - Senin, 16 Juni 2025
Kemenkes Temukan 1 Kasus Positif COVID dari 32 Spesimen Pemeriksa
Indonesia
178 Orang Positif COVID-19 di RI, Jemaah Haji Pulang Batuk Pilek Wajib Cek ke Faskes Terdekat
Batuk-pilek disertai sesak napas dalam waktu kurang dari 14 hari setelah kembali dari Tanah Suci.
Wisnu Cipto - Senin, 16 Juni 2025
178 Orang Positif COVID-19 di RI, Jemaah Haji Pulang Batuk Pilek Wajib Cek ke Faskes Terdekat
Indonesia
Semua Pasien COVID-19 di Jakarta Dinyatakan Sembuh, Tren Kasus Juga Terus Menurun Drastis
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menegaskan bahwa situasi COVID-19 di Ibu Kota tetap terkendali
Angga Yudha Pratama - Jumat, 13 Juni 2025
Semua Pasien COVID-19 di Jakarta Dinyatakan Sembuh, Tren Kasus Juga Terus Menurun Drastis
Indonesia
Jakarta Tetap Waspada: Mengungkap Rahasia Pengendalian COVID-19 di Ibu Kota Mei 2025
Ani mengimbau masyarakat untuk terus menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan
Angga Yudha Pratama - Rabu, 11 Juni 2025
Jakarta Tetap Waspada: Mengungkap Rahasia Pengendalian COVID-19 di Ibu Kota Mei 2025
Indonesia
KPK Minta Tolong BRI Bantu Usut Kasus Korupsi Bansos Presiden Era COVID-19
KPK meminta bantuan BRI untuk memberikan informasi mengenai fasilitas kredit
Wisnu Cipto - Jumat, 06 Juni 2025
KPK Minta Tolong BRI Bantu Usut Kasus Korupsi Bansos Presiden Era COVID-19
Indonesia
KPK Periksa 4 Orang Terkait Korupsi Bansos Presiden Era COVID-19, Ada Staf BRI
Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Juni 2025
KPK Periksa 4 Orang Terkait Korupsi Bansos Presiden Era COVID-19, Ada Staf BRI
Indonesia
COVID-19 Melonjak, Ini Yang Dilakukan Menkes Budi Gunadi Sadikin
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin usai menemui Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (3/6), mengakui ada kenaikan jumlah kasus COVID-19 di Indonesia yang terkonfirmasi.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 04 Juni 2025
COVID-19 Melonjak, Ini Yang Dilakukan Menkes Budi Gunadi Sadikin
Bagikan