Puluhan Srikandi Polisi Kawal Aksi Demo Buruh
Puluhan Srikandi Polri disiagakan untuk mengamankan aksi May Day. (MerahPutih/Fadhli)
Ribuan massa buruh aksi peringatan Hari Buruh Internasional 1 Mei 2017 mulai merangsek mendekati blokade kawat berduri aparat keamanan di depan Gedung Kemenpar, Jakarta Pusat. Aparat kepolisian memasang kawat berduri di sepanjang jalan menuju Istana Negara untuk menghadang ribuan buruh.
Sambil berorasi, buruh yang tergabung dalam elemen dan organisasi se-Jabodetabek mulai menegakkan bapor di depan blokade kawat berduri.
Untuk meredam emosi pengunjuk rasa, puluhan Srikandi Polri disiagakan untuk mengamankan aksi May Day. Tak ayal, kehadiran para Polwan itu pun menjadi pusat perhatian peserta aksi untuk berfoto bersama.
Hingga berita disiarkan, ribuan buruh masih tertahan di depan Gedung Kemenpar RI hingga Patung Kuda, mereka dihadang aparat kepolisian dengan blokade kawat berduri.
Sedikit informasi, di momen hari buruh internasional 2017 ini, buruh menuntut agar pemerintah menghapus sistem out sourcing dan pemagangan, merevisi jaminan sosial dan menuntut dicabutnya PP 78 tahun 2015 tentang upah buruh. (Fdi)
Baca berita terkait May Day lainnya di: Bakal Digeruduk Buruh, Balai Kota Jakarta Ditutup
Bagikan
Berita Terkait
Upah Dinilai Tak Cukup untuk Hidup di Jakarta, Bos Buruh: Kami Kerja tapi Tetap Nombok
Buruh akan Demo Serentak Kamis (15/1), Tuntut Revisi UMP DKI dan RUU Ketenagakerjaan
Buruh Demo Depan Istana Negara Minta Penaikan UMP 2026, Polisi Ingatkan untuk tak Provokasi
Aksi Tolak UMP Jakarta 2026 Terus Berlanjut, Gubernur DKI Pramono Anung: Nominal Diputuskan dari Aspirasi Buruh dan Pengusaha
Tolak UMP Jakarta 2026 Naik Jadi Rp 5,7 Juta, Buruh Siap Tempuh Jalur Hukum
UMP Jakarta 2026 Dianggap Terlalu Kecil, Presiden Partai Buruh: Gaji di Sudirman Lebih Kecil dari Pabrik Panci Karawang
Ada Demo Buruh Tolak UMP Jakarta 2026 Hari ini, Polisi Jamin tak Ada Penutupan Jalan
Buruh Gelar Aksi Protes Besaran UMP Jakarta 2026, Bawa 3 Tuntutan
UMP 2026 Terancam Anjlok, Legislator PDIP Tagih Janji Hidup Layak Sesuai Konstitusi
KSPI Batalkan Aksi Buruh 24 November, Tunggu Keputusan Upah Minimum 2026