Ribuan Personel Gabungan Amankan Demo Buruh di Surabaya
Sejumlah aparat gabungan yang disebar ke sejumlah titik di Surabaya amankan jalannya Demo Buruh, Senin (1/5). (MP/Budi Lentera)
Ribuan personel yang dikerahkan untuk pengamanan demo Hari Buruh Internasional di Surabaya hari ini, tidak hanya dikerahkan di gedung-gedung pemerintahan saja.
Namun, personel gabungan juga ditempatkan di pintu masuk kota Surabaya, seperti wilayah tol Romokalisari (Surabaya Gresik), bundaran Waru (Surabaya-Sidoarjo), dan kawasan Rungkut.
"Yang demo tidak hanya buruh dari Surabaya, tetapi buruh dari seluruh kabupaten dan kota di Jatim, titik pusat demo ada di Surabaya," kata Kasubag Humas Polrestabes Surabaya, AKP Lyli Djafar, kepada awak media di Surabaya, Senin (1/5).
Yang paling diwaspadai dari aksi unjuk rasa adalah para provokasi. Sebab, dengan banyaknya buruh yang akan aksi pada siang nanti, provokator bisa menyelinap di balik massa.
Karena itu, selain menyiagakan polisi terbuka, pihaknya juga mengerahkan anggota tertutup yang menggunakan pakaian preman untuk memantau pergerakan massa.
Sementara, dalam aksi buruh kali ini, ada 2213 personel gabungan dikerahkan untuk melakukan pengamanan. Personel gabungan tersebut meliputi 945 personel gabungan brimob dan Sabhara Polda Jatim, kemudian 909 personel dari Polrestabes Surabaya, dan sisanya dari unsur TNI, serta Dinas Kebersihan dan Pertamanan kota Surabaya, termasuk Linmas dan Dinas Pemadam Kebakaran.
Sementara yang menjadi lokasi demo, lanjut Kompol Lyli, sasarannya meliputi Gedung Negara Grahadi di Jalan Gubernur Suryo, Kantor Gubernur Jawa Timur di Jalan Pahlawan, gedung DPRD Jawa Timur di Jalan Indrapura dan Kantor Disnakerduk Jatim di kawasan Menanggal Surabaya.
Berita ini berdasarkan laporan Budi Lentera, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Surabaya dan sekitarnya. Untuk berita lain terkait Surabaya, silakan baca di: Gelar Pesta Gay, 14 Homo Diciduk Di Hotel
Bagikan
Berita Terkait
Upah Dinilai Tak Cukup untuk Hidup di Jakarta, Bos Buruh: Kami Kerja tapi Tetap Nombok
Buruh akan Demo Serentak Kamis (15/1), Tuntut Revisi UMP DKI dan RUU Ketenagakerjaan
Buruh Demo Depan Istana Negara Minta Penaikan UMP 2026, Polisi Ingatkan untuk tak Provokasi
Tolak UMP Jakarta 2026 Naik Jadi Rp 5,7 Juta, Buruh Siap Tempuh Jalur Hukum
UMP Jakarta 2026 Dianggap Terlalu Kecil, Presiden Partai Buruh: Gaji di Sudirman Lebih Kecil dari Pabrik Panci Karawang
Ada Demo Buruh Tolak UMP Jakarta 2026 Hari ini, Polisi Jamin tak Ada Penutupan Jalan
UMP 2026 Terancam Anjlok, Legislator PDIP Tagih Janji Hidup Layak Sesuai Konstitusi
KSPI Batalkan Aksi Buruh 24 November, Tunggu Keputusan Upah Minimum 2026
Antisipasi Demo Buruh, Polisi Siapkan Pengalihan Arus Lalu Lintas di Jakarta
Aksi Buruh Siap Geruduk Istana dan DPR, Kenaikan Upah Rp 90 Ribu Dinilai Terlalu Rendah