Tahanan Kabur Polsek Tambaksari Tertangkap Sedang Mengamen
Tahanan kabur Saiful Haq (tengah) saat konferensi pers di Mapolrestabes Surabaya. (MP/Budi Lentera)
Dari tujuh tahanan yang kabur dari Polsek Tambaksari Surabaya pekan lalu, satu persatu akhirnya berhasil ditangkap.
Minggu (23/4), tahanan tertangkap adalah Saiful Haq (30) jeratan kasus narkoba asal Jalan Kedung Rukem Surabaya. Saiful ditangkap anggota Polrestabes Surabaya di Jalan Raya Blora, Cepu, Jawa Tengah.
"Jadi, Saiful ini berhasil kita tangkap di Jawa Tengah, di kawasan Blora. Dia ke sana memang mengamen, tidak ada sanak saudara," kata Kasubag Humas Polrestabes Surabaya Kompol Lyli Djafar.
Tujuan Saiful ke Jawa Tengah, lanjut Kompol Lyli, sengaja ingin menjauh dari Surabaya. Karena tidak ada saudara atau teman, Saiful terpaksa mengamen di jalanan dengan ukulele.
Kompol Lyli juga menjelaskan, sesaat setelah kabur dari Polsek Tambaksari, Saiful sempat kabur ke rumah temannya untuk diantar ke Mojokerto. Ketika sampai di Mojokerto, Saiful pergi menggunakan bus tanpa ada tujuan, hingga sampailah di Blora.
Sementara kepada polisi, Saiful mengaku sengaja ikut kabur karena tergiur ajakan dari rekan-rekan sesama tahanan.
Dengan tertangkapnya Saiful, masih ada satu tahanan kabur yang belum tertangkap.
Berita ini merupakan laporan dari Budi Lentera, kontributor merahputih.com untuk wilayah Surabaya dan sekitarnya. Baca juga berita lain dari Surabaya hari ini: Tertabrak Kereta Api Mutiara, 3 Penumpang Xenia Tewas Di Lokasi
Bagikan
Berita Terkait
Gunung Semeru 4 Kali Erupsi hingga Minggu Sore, Tinggi Letusan sampai 1 Km
Gunung Semeru 8 Kali Erupsi Selasa Dini Hari sampai Pagi, Tinggi Letusan hingga 1 Km
Bupati Lumajang Perpanjang Status Tanggap Darurat Erupsi Gunung Semeru hingga 2 Desember
Demi Keselamatan Pendaki, Jalur Pendakian Gunung Arjuno dan Welirang Ditutup Sementara
Pertalite Bikin Banyak Motor Mogok di Jatim, DPR Tegur Pertamina: Jangan Cuma Bilang "Hasil Uji Baik”
BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Jawa Timur 20-29 Oktober, Bisa Akibatkan Bencana Hidrometeorologi
Dorong Penataan Pembangunan Pesantren, Pemerintah Jangkau Pihak Swasta
Polisi sudah Bergerak Selidik Ambruknya Bangunan Ponpes Al Khoziny
Bangunan Ambruk Ponpes Al-Khoziny Jadi Alarm Perbaikan Sistem Konstruksi Nasional
Belajar dari Tragedi Al-khoziny, Pimpinan Komisi V DPR Sebut Komitmen Infrastruktur Negara ke Pesantren masih Lemah