Bakal Digeruduk Buruh, Balai Kota Jakarta Ditutup
Aksi buruh di depan Gedung Kementerian Pariwisata, Senin (1/5). (MP/Fadli)
Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day membuat sejumlah lokasi dan ruas jalan Jakarta harus ditutup. Tak terkecuali Balai Kota Jakarta.
Tempat dinas Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini ditutup untuk umum karena dikabarkan akan digeruduk ribuan buruh dari berbagai elemen dan organisasi.
Tak seperti biasanya, pada hari ini Balai Kota tampak sepi pengunjung. Hanya ada aparat keamanan yang berjaga di sekitar lokasi.
Karangan bunga yang biasanya menjadi objek kunjungan masyarakat juga terlihat sudah mulai layu dan mengering.
"Ada demo buruh," kata petugas Satpol PP di Balai Kota Jakarta, Senin (1/5).
Diketahui, setiap hari libur nasional Balai Kota selalu dibanjiri pengunjung yang ingin berwisata. Namun, di hari libur ini, kantor Basuki-Djarot ini harus ditutup.
Balai kota DKI Jakarta menjadi salah satu titik aksi massa buruh dalam menyampaikan aspirasi selain istana negara dan Kementerian Ketenagakerjaan. (Fdi)
Baca berita terkait May Day lainnya di: Polisi Hadang Ribuan Buruh Menuju Istana Merdeka
Bagikan
Berita Terkait
Upah Dinilai Tak Cukup untuk Hidup di Jakarta, Bos Buruh: Kami Kerja tapi Tetap Nombok
Buruh akan Demo Serentak Kamis (15/1), Tuntut Revisi UMP DKI dan RUU Ketenagakerjaan
Buruh Demo Depan Istana Negara Minta Penaikan UMP 2026, Polisi Ingatkan untuk tak Provokasi
Tolak UMP Jakarta 2026 Naik Jadi Rp 5,7 Juta, Buruh Siap Tempuh Jalur Hukum
UMP Jakarta 2026 Dianggap Terlalu Kecil, Presiden Partai Buruh: Gaji di Sudirman Lebih Kecil dari Pabrik Panci Karawang
Ada Demo Buruh Tolak UMP Jakarta 2026 Hari ini, Polisi Jamin tak Ada Penutupan Jalan
UMP 2026 Terancam Anjlok, Legislator PDIP Tagih Janji Hidup Layak Sesuai Konstitusi
KSPI Batalkan Aksi Buruh 24 November, Tunggu Keputusan Upah Minimum 2026
Antisipasi Demo Buruh, Polisi Siapkan Pengalihan Arus Lalu Lintas di Jakarta
Aksi Buruh Siap Geruduk Istana dan DPR, Kenaikan Upah Rp 90 Ribu Dinilai Terlalu Rendah