Puluhan Rumah di Cibitung Terendam Banjir

Eddy FloEddy Flo - Minggu, 01 Oktober 2017
Puluhan Rumah di Cibitung Terendam Banjir

Ilustrasi banjir rendam rumah warga (ANTARA FOTO/David Muharmansyah)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Hujan yang melanda sejumlah wilayah di Jawa Barat menyebabkan banjir dimana-mana. Salah satunya di Kecamatan Cibitung, Sukabumi.

Hujan yang mengguyur wilayah itu sejak Sabtu sampai Minggu (1/10) membuat air meluap ke pemukiman warga.

Puluhan rumah di Kecamatan Cibitung, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat terendam banjir setinggi sekitar 1,5 meter akibat meluapnya aliran Sungai Cikaso sesaat hujan deras yang tinggi sejak Sabtu lalu di wilayah itu.

"Dari pendataan sementara yang kami lakukan ada 28 rumah yang terendam banjir di Kampung Ciniti, RT 08/01 dan RT 09/01, Desa/Kecamatan Cibitung," kata Kepala Seksi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi Eka Widiyaman di Sukabumi, Minggu.

Informasi yang dihimpun Antara, banjir tersebut berawal hujan deras yang mengguyur daerah itu sejak Sabtu, (30/9) pukul 21.00 WIB hingga Minggu, (1/10) sekitar pukul 05.00 WIB.

Debit air yang meningkat drastis menyebabkan Sungai Cikaso meluap dan airnya melimpah ke permukiman warga yang tinggal di sekitar bantaran sungai. Banjir ini juga merendam dermaga apung yang berada di pinggir Sungai Cikaso yang menghubungkan ke lokasi wisata Curug Cikaso.

Pada bencana ini tidak ada korban jiwa, namun sebagian warga harus mengungsi dan harta bendanya khususnya barang elektronik dan kendaraan rusak. Hingga saat ini jumlah kerugian akibat banjir belum diketahui dan masih dalam perhitungan petugas penanggulangan bencana.

"Kami masih melakukan pendataan dan tengah menyalurkan bantuan berupa seragam sekolah, family kit (alat kebersihan keluarga) dan makanan instan," tambahnya.

Eka mengatakan saat ini ketinggian air mulai surut dan sebagian warga sudah kembali ke rumahnya masing-masing. Selain itu, petugas gabungan dari unsur BPBD, TNI, Polri dan relawan masih gotong royong membersihkan material banjir dan mengevakuasi barang warga ke tempat yang lebih aman.

"Kami dan warga masih bersiaga untuk mengantisipasi banjir susulan, karena hujan deras berpotensi turun kembali pada malam hari," katanya.(*)

#Banjir #Banjir Bandang #Musim Hujan #Sukabumi #Longsor Sukabumi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Nepal Tetapkan Hari Berkabung Nasional setelah Banjir Mematikan
Di tengah suasana duka, pemerintah tetap melanjutkan operasi pencarian.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
 Nepal Tetapkan Hari Berkabung Nasional setelah Banjir Mematikan
Dunia
5.083 Orang Masih Hilang Akibat Banjir Bandang Nepal, Keluarga Upacara Pemakaman Simbolis
Para korban yang kehilangan semuanya dan sedang berupaya mencari tempat di Kathmandu juga tak dapat menemukan fasilitas publik yang layak untuk melakukan ritual.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 04 September 2026
5.083 Orang Masih Hilang Akibat Banjir Bandang Nepal, Keluarga Upacara Pemakaman Simbolis
Dunia
Ancaman Kesehatan Sampai Risiko Banjir Susulan masih Membayangi Nepal
Selain korban jiwa, banjir bandang juga menyapu permukiman, jalan, lahan pertanian, serta berbagai infrastruktur yang berada di sepanjang jalur alirannya.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Ancaman Kesehatan Sampai Risiko Banjir Susulan masih Membayangi Nepal
Indonesia
Lebih dari 110 Orang Diselamatkan Sepekan setelah Banjir Bandang Nepal
Banjir bandang tercatat menewaskan lebih dari 1.000 orang, sedangkan lebih dari 3.900 orang masih dinyatakan hilang.
Dwi Astarini - Rabu, 02 September 2026
  Lebih dari 110 Orang Diselamatkan Sepekan setelah Banjir Bandang Nepal
Dunia
Banjir Bandang Menyapu Grand Canyon, 1 Tewas dan 15 Orang Hilang
Banjir tersebut menghancurkan sejumlah jembatan penyeberangan dan menghanyutkan bongkahan batu besar ke arah hilir.
Dwi Astarini - Senin, 31 Agustus 2026
 Banjir Bandang Menyapu Grand Canyon, 1 Tewas dan 15 Orang Hilang
Dunia
Lebih 20 Orang Dikabarkan Hilang Akibat Banjir Bandang Melanda Grand Canyon
Banjir melanda kawasan Bright Angel Canyon dan Phantom Ranch, yang berada di bagian dalam taman nasional yang terpencil
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Agustus 2026
Lebih 20 Orang Dikabarkan Hilang Akibat Banjir Bandang Melanda Grand Canyon
Dunia
Banjir Bandang Terjang Grand Canyon, Sekitar 15 Orang Diduga Hilang
Banjir bandang menerjang kawasan Taman Nasional Grand Canyon, Arizona, Amerika Serikat.
Yusuf Abdillah - Senin, 31 Agustus 2026
Banjir Bandang Terjang Grand Canyon, Sekitar 15 Orang Diduga Hilang
Indonesia
3.000 Orang Dinyatakan Hilang Dalam Banjir Bandang di Nepal, Korban Tewas Ditemukan di Perbatasan India
Jenazah ditemukan hingga mencapai wilayah perbatasan dengan India. Sejumlah besar warga negara asing masih termasuk di antara mereka yang belum diketahui keberadaannya.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 30 Agustus 2026
3.000 Orang Dinyatakan Hilang Dalam Banjir Bandang di Nepal, Korban Tewas Ditemukan di Perbatasan India
Dunia
2.000 Orang Dilaporkan Hilang dalam Banjir Bandang Nepal, Banyak Merupakan Wisatawan
Polisi mengatakan warga negara asing yang hilang berasal dari 36 negara.
Dwi Astarini - Jumat, 28 Agustus 2026
  2.000 Orang Dilaporkan Hilang dalam Banjir Bandang Nepal, Banyak Merupakan Wisatawan
Dunia
Korban Banjir Bandang Nepal Mencapai 469 Orang, Danau Baru Ancam Banjir Susulan
Tim penyelamat masih menemukan jenazah di antara timbunan puing dan lumpur.
Dwi Astarini - Jumat, 28 Agustus 2026
 Korban Banjir Bandang Nepal Mencapai 469 Orang, Danau Baru Ancam Banjir Susulan
Bagikan