Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Puluhan Ribu Warga Jakarta Langgar PSBB

Andika PratamaAndika Pratama - Minggu, 26 April 2020
Puluhan Ribu Warga Jakarta Langgar PSBB

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus. Foto: ANTARA

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemprov DKI Jakarta resmi memperpanjang aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) hingga 22 Mei mendatang. Selama PSBB tahap pertama, polisi mencatat ada puluhan ribu pelanggaran.

“Kami totalkan sejak PSBB pertama digulirkan kemudian ada 31 pos pantau yang kami namakan cek poin, itu ada 32 ribu lebih sekarang. Itu yang sudah kami lakukan penindakan dengan teguran kepada pelanggar PSBB,” ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan, Minggu (26/4).

Baca Juga

Keamanan di Jakarta Bakal Diperketat saat Ramadan, Ini Alasannya

Yusri menyebut, jumlah pelanggaran sejak tanggal 13 hingga 25 April 2020 terus mengalami penurunan. Hal itu, kata dia, menandakan kesadaran masyarakat terhadap bahaya virus corona semakin meningkat.

“Ini upaya untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19 yang merupakan kebijakan pemerintah, sesuai dengan surat keputusan Gubernur Nomor 33 Tahun 2020,” sambungnya.

Yusri menyatakan pihaknya akan melalukan penindakan lebih tegas ke depannya terhadap pengendara yang masih melanggar aturan PSBB. Pihaknya juga bersama TNI akan terus melalukan patroli secara masif.

“Pendindakan akan lebih tegas lagi kepada para pelanggar PSBB. Baik pembatasan di moda transportasi jalan maupun tempat keramaian. Akan terus kami lakukan patroli bersama dari TNI - Polri, pemerintah daerah, secara masif terus kami lakukan,” jelas dia.

Polisi memberhentikan pengendara motor yang melintas di perbatasan Bekasi dengan Karawang daerah Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (25/4/2020). Hari kedua penerapan larangan mudik banyak pengendara yang tidak menerapkan jarak sosial dan tidak menggunakan masker. ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah/pras. (ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah)
Polisi memberhentikan pengendara motor yang melintas di perbatasan Bekasi dengan Karawang daerah Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (25/4/2020). Hari kedua penerapan larangan mudik banyak pengendara yang tidak menerapkan jarak sosial dan tidak menggunakan masker. ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah/pras. (ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah)

Sementara, sejak larangan mudik berlaku 24 April 2020, sedikitnya sudah 3.400 lebih kendaraan yang melanggar di wilayah Jadetabek. Polisi langsung meminta mereka putar balik ke daerah asal.

Namun, polisi sedikit memberikan kelonggaran bagi warga yang tinggal di Karawang tapi bekerja wilayah Perbatasan.

Artinya semua kendaraan yang melintas dan mencoba-coba mudik akan ditindak atau diputarbalikan.

“Memang kendala di lapangan, seperti masyarakat yang cuma tinggal di Karawang, ini yang kami beri kebijakansanaan. Tapi kedepan kami sampaikan sudah tidak boleh ada lagi, tanggal 7 nanti kami akan tindak tegas tapi humanis,” kata Yusri.

“Tegas seperti apa? Kami akan putar balaik. Dengan putar balik juga akan menjadi sanksi bagi mereka semua. Tetapi kami juga sambil sosialisasi secara edukatif. Biar mereka sampaikan ke teman-temannya yang lain, mudik udah ga boleh,” tambahnya.

Operasi Ketupat 2020 terus bergulir. Polisi juga terus memeriksa kendaraan yang melintas dan coba-coba mudikdan meninggalkan Jabodetabek.

Baca Juga

Warga yang Nekat Sahur on The Road Bantuan Sosial Terancam Dicabut

Polri mulai Operasi Ketupat 2020 pada Jumat (24/4). Operasi ini juga bersamaan dengan dimulainya larangan mudik untuk warga di Jabodetabek, zona merah, dan masuk dalam PSBB. 2 Titik penjagaan utama ada di Gerbang Tol Cikarang Barat dan Gerbang Tol Bitung.

Sebelumnya, Presiden Jokowi memutuskan melarang warga untuk mudik demi menekan penyebaran virus corona. Larangan mudik ini mulai berlaku Jumat (24/4) dan akan ada sanksi bagi mereka yang melarang aturan ini. (Knu)

#COVID-19
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Nurhadi mengingatkan pemerintah agar tidak hanya fokus pada masuknya varian ke tanah air, tetapi lebih menekankan pada kekuatan kapasitas deteksi dini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 08 April 2026
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Konten itu ternyata merupakan bagian dari materi promosi rumah sakit yang berlokasi di Be’er Ya’akov, Israel.
Dwi Astarini - Kamis, 19 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Indonesia
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Salah satu fokus dalam penanganan Tb adalah memperluas skrining atau deteksi dini. Masyarakat diimbau untuk tidak takut melakukan pemeriksaan, karena TBC dapat disembuhkan dengan pengobatan yang konsisten.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Oktober 2025
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Indonesia
Kasus ISPA di Jakarta Naik Gara-Gara Cuaca, Warga Diminta Langsung ke Faskes Jika Ada Gejala
Gejala umum ISPA yang harus diwaspadai meliputi batuk, pilek, nyeri tenggorokan, dan demam
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 Oktober 2025
Kasus ISPA di Jakarta Naik Gara-Gara Cuaca, Warga Diminta Langsung ke Faskes Jika Ada Gejala
Lifestyle
Ciri-Ciri dan Risiko Warga Yang Alami Long COVID
Gejala long COVID tidak selalu sama pada setiap orang. Sebagian mengalami hanya satu keluhan, seperti sesak napas atau kelelahan (fatigue), sementara yang lain menghadapi kombinasi beberapa gangguan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 12 Agustus 2025
Ciri-Ciri dan Risiko Warga Yang Alami Long COVID
Indonesia
Kemenkes Temukan 1 Kasus Positif COVID dari 32 Spesimen Pemeriksa
Kemenkes menjabarkan saat ini ada 179 kasus COVID-19, dengan 1 kasus positif dari 32 pemeriksaan yang ditemukan
Wisnu Cipto - Senin, 16 Juni 2025
Kemenkes Temukan 1 Kasus Positif COVID dari 32 Spesimen Pemeriksa
Indonesia
178 Orang Positif COVID-19 di RI, Jemaah Haji Pulang Batuk Pilek Wajib Cek ke Faskes Terdekat
Batuk-pilek disertai sesak napas dalam waktu kurang dari 14 hari setelah kembali dari Tanah Suci.
Wisnu Cipto - Senin, 16 Juni 2025
178 Orang Positif COVID-19 di RI, Jemaah Haji Pulang Batuk Pilek Wajib Cek ke Faskes Terdekat
Indonesia
Semua Pasien COVID-19 di Jakarta Dinyatakan Sembuh, Tren Kasus Juga Terus Menurun Drastis
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menegaskan bahwa situasi COVID-19 di Ibu Kota tetap terkendali
Angga Yudha Pratama - Jumat, 13 Juni 2025
Semua Pasien COVID-19 di Jakarta Dinyatakan Sembuh, Tren Kasus Juga Terus Menurun Drastis
Indonesia
Jakarta Tetap Waspada: Mengungkap Rahasia Pengendalian COVID-19 di Ibu Kota Mei 2025
Ani mengimbau masyarakat untuk terus menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan
Angga Yudha Pratama - Rabu, 11 Juni 2025
Jakarta Tetap Waspada: Mengungkap Rahasia Pengendalian COVID-19 di Ibu Kota Mei 2025
Indonesia
KPK Minta Tolong BRI Bantu Usut Kasus Korupsi Bansos Presiden Era COVID-19
KPK meminta bantuan BRI untuk memberikan informasi mengenai fasilitas kredit
Wisnu Cipto - Jumat, 06 Juni 2025
KPK Minta Tolong BRI Bantu Usut Kasus Korupsi Bansos Presiden Era COVID-19
Bagikan