Puluhan Pelajar SMP dan SMA di Bogor Keracunan Makanan

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Senin, 20 Februari 2023
Puluhan Pelajar SMP dan SMA di Bogor Keracunan Makanan

Siswa SMP dan SMA Yayasan Marsudirini merima perawatan di RS Sentosa, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (20/2/2023). (ANTARA/HO-RS Sentosa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Siswa SMP dan SMA Yayasan Marsudirini di Desa Tegal, Kemang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mengalami keracunan makanan usai mengikuti kegiatan di asrama tersebut.

Kepala Kepolisian Sektor Kemang, Kompol Ari Trisnawati dalam keterangannya di Bogor, Senin, menjelaskan, sebagian siswa mengeluh mual pada Minggu (17/2) malam, dan pihak yayasan melakukan penanganan mandiri berupa pemberian susu.

Baca Juga:

Hasil Autopsi Anggota TNI Dalang Penembakan Istri Sendiri Tewas Keracunan Sianida

Kemudian, seluruhnya dibawa ke Rumah Sakit (RS) Sentosa menggunakan bus sekolah. Sebanyak tiga siswa mengalami gejala berat, sementara 52 siswa mengalami gejala ringan dan sedang, sehingga boleh pulang dari RS pada Senin siang.

Penanggungjawab Yayasan Marsudirini Perwakilan Bogor, Helena menjelaskan bahwa usai mengikuti kegiatan, peserta tidak mengalami gejala keracunan apa pun dari makanan yang disiapkan yayasan, seperti shabu-shabu, es doger maupun pizza.

"Jadi anak-anak mengonsumsi shabu-shabu dan kemudian malamnya itu dapat es doger yang kami pesan dan ada yang memberi pizza. Sampai Minggu itu tidak ada keluhan," kata Helena.

Para murid pun sempat memakan soto, ayam goreng dan hidangan lainnya.

"Awalnya ada anak yang mual sekitar tujuh anak dan kami tangani diberikan susu dulu. Namun, tadi pagi nambah jumlah murid yang mengalami mual langsung membawa ke rumah sakit untuk penanganannya," jelas Helena.

Helena mengungkapkan, dari 91 murid peserta kegiatan, 55 di antaranya mengeluhkan mual, pusing hingga muntah. Meski begitu, dia memastikan seluruhnya telah ditangani di rumah sakit. Hingga kini, hanya tersisa tiga orang masih dalam perawatan.

"Yang tiga orang masih dirawat. Tinggal observasi. Yang dirawat itu dua perempuan dan satu laki-laki. Tentu ini jadi pelajaran buat kami dalam menjaga kebersihan makanan kepada murid," katanya.

Baca Juga:

Keracunan Massal Telan Satu Korban Jiwa, Gibran: Jangan Sampai Terulang

#Keracunan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Cegah Keracunan, Kepala SPPG Wajib Ada di Dapur Saat Jam Masak
BGN juga menyiapkan langkah untuk mengantisipasi kejenuhan pengelola SPPG.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
Cegah Keracunan, Kepala SPPG Wajib Ada di Dapur Saat Jam Masak
Indonesia
DPR Desak Biaya Pengobatan Siswa Keracunan MBG Jadi Tanggung Jawab BGN, Sampai Sembuh Total
Biaya pengobatan tidak semestinya dibebankan kepada keluarga apabila gangguan kesehatan tersebut terbukti merupakan dampak dari pelaksanaan program MBG.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 10 September 2026
DPR Desak Biaya Pengobatan Siswa Keracunan MBG Jadi Tanggung Jawab BGN, Sampai Sembuh Total
Indonesia
106 Siswa SDII Al Abidin Solo Keracunan Dipastikan Dari MBG
Kasus ini,, menjadi pembelajaran bagi SPPG lainnya agar lebih berhati-hati sehingga kejadian serupa tidak terulang.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 04 Agustus 2026
106 Siswa SDII Al Abidin Solo Keracunan Dipastikan Dari MBG
Indonesia
SPPG Al Abidin Solo Dihentikan Sementara usai 108 Siswa Alami Keracunan
SPPG Al Abidin Solo dihentikan sementara usai 108 siswa mengalami keracunan. Pemkot Solo kini menunggu hasil lab.
Soffi Amira - Senin, 03 Agustus 2026
SPPG Al Abidin Solo Dihentikan Sementara usai 108 Siswa Alami Keracunan
Indonesia
108 Siswa SDII Al Abidin Solo Keracunan, Dinkes Uji Sampel Makanan MBG
Siswa SDII Al Abidin Solo diduga keracunan MBG. Kini, Dinkes Solo masih menunggu hasil uji lab sampel makanan.
Soffi Amira - Minggu, 02 Agustus 2026
108 Siswa SDII Al Abidin Solo Keracunan, Dinkes Uji Sampel Makanan MBG
Lifestyle
Gejala Keracunan Gas Portable yang Sering tak Disadari, Bisa Berujung Fatal
Keracunan gas portable sering kali tidak langsung disadari karena gejalanya mirip kelelahan biasa atau masuk angin.
Dwi Astarini - Sabtu, 30 Mei 2026
Gejala Keracunan Gas Portable yang Sering tak Disadari, Bisa Berujung Fatal
Lifestyle
Bahaya Gas Portable bagi Tubuh, Belajar dari Tragedi di Temanggung
Penggunaan kompor portable tanpa sirkulasi udara yang baik dapat memicu risiko serius bagi kesehatan bahkan berujung kematian.
Dwi Astarini - Sabtu, 30 Mei 2026
Bahaya Gas Portable bagi Tubuh, Belajar dari Tragedi di Temanggung
Indonesia
Ratusan Siswa Keracunan MBG di Jaktim, SPPG Pulogebang Ternyata Belum Kantongi Sertifikat Higiene
SPPG Pulogebang ternyata belum mengantongi sertifikat higiene. Hal itu terungkap usai ratusan siswa keracunan MBG.
Soffi Amira - Selasa, 12 Mei 2026
Ratusan Siswa Keracunan MBG di Jaktim, SPPG Pulogebang Ternyata Belum Kantongi Sertifikat Higiene
Indonesia
Kasus Keracunan MBG di Jakarta Timur, 37 Siswa Masih Dirawat di Rumah Sakit
Korban keracunan MBG di Jakarta Timur sudah membaik. Namun, sebanyak 37 siswa belum diizinkan pulang dari rumah sakit.
Soffi Amira - Rabu, 08 April 2026
Kasus Keracunan MBG di Jakarta Timur, 37 Siswa Masih Dirawat di Rumah Sakit
Indonesia
Kasus Keracunan MBG di Jakarta Timur, BGN Minta Maaf dan Tanggung Biaya Pengobatan Korban
BGN meminta maaf atas insiden keracunan MBG di Jakarta Timur. Puluhan siswa mengalami keracunan usai menyantap menu MBG.
Soffi Amira - Sabtu, 04 April 2026
Kasus Keracunan MBG di Jakarta Timur, BGN Minta Maaf dan Tanggung Biaya Pengobatan Korban
Bagikan