Waspada Virus Corona

Pulau Sebaru Disiapkan Jadi Lokasi Evakuasi WNI dari Kapal Pesiar Diamond Princess

Eddy FloEddy Flo - Senin, 24 Februari 2020
 Pulau Sebaru Disiapkan Jadi Lokasi Evakuasi WNI dari Kapal Pesiar Diamond Princess

Menko PMK Muhadjir Effendy bersama Menkes Terawan Agus Putranto dalam konferensi pers di Jakarta (Foto: antaranews)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Pemerintah terus berupaya untuk mengevakuasi warga negara Indonesia (WNI) yang masih berada di atas kapal pesiar Diamond Princess yang berlabuh di Pelabuhan Yokohama, Jepang.

Saat ini, pemerintah Indonesia masih berkomunikasi dengan otoritas pemerintah Jepang terkait proses pemulangan WNI tersebut.

Baca Juga:

Sebar Hoaks Virus Corona, Seorang WNI Dipenjara di Malaysia

“Jadi ini nego terus. Kita nego tapi harus dengan caranya jangan semaunya sendiri. Kalau caranya semaunya sendiri saya membentuk episentrum baru. Enggak boleh,” papar Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto dalam keterangannya, Senin (24/2).

Pemerintah akan evakuasi WNI dari kapal pesiar Diamond Princess di Jepang ke Pulau Sebaru
Kapal pesiar Diamond Princess tempat dimana WNI bekerja dan sebagian terpapar virus corona (Foto: antaranews)

Terawan menjelaskan bahwa pemerintah berupaya untuk menjaga agar 264 juta jiwa penduduk Indonesia selamat dari wabah virus korona, di samping tetap memberikan perhatian kepada WNI yang ada di Jepang.

Menurutnya pemerintah Indonesia sangat berhati-hati dan tidak tergesa-gesa agar bisa melaksanakan evakuasi dengan baik.

“Kita hati-hati. Negara kita sangat berhati-hati dan mengikuti kaidah-kaidah apa yang sudah ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan itu akan kita lakukan dengan tertib dan ketat,” ujarnya.

“Supaya kita tetap green zone ya. Tapi juga tidak menyepelekan keadaan yang di sana. Tetapi tata caranya kan kita tahu, cara yang tepat untuk melakukan pemindahan tanpa harus melakukan membuat episentrum baru,” imbuhnya.

Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan, nantinya, seluruh WNI yang dievakuasi akan terlebih dahulu menjalani masa observasi pascaevakuasi.

Adapun lokasi yang dipilih oleh pemerintah adalah Pulau Sebaru yang terletak di gugus Kepulauan Seribu, Jakarta.

“Lokasinya sudah kita tetapkan dan sudah disiapkan yaitu di kepulauan. Ada pulau kosong, pulang tidak berpenghuni di Sebaru,” imbuhnya.

Baca Juga:

Antisipasi Virus Corona, Pemerintah Batasi Sementara Pergerakan Wisatawan Tiongkok

Muhadjir mengatakan, Pulau Sebaru dipilih karena pulau tersebut tidak berpenghuni dan telah memiliki fasilitas yang dibutuhkan untuk observasi.

“Ada tempat yang kita anggap aman karena itu pulau yang tidak ada penghuninya dan fasilitasnya sudah bagus sehingga kita tinggal pakai,” pungkasnya.(Knu)

Baca Juga:

Virus Corona Merebak, Permintaan Daging Kelelawar di Solo Tetap Tinggi

#Virus Corona #Kepulauan Seribu #Evakuasi WNI #Muhadjir Effendy
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
Eks Menko PMK Muhadjir Effendy Akui Dicecar KPK soal Jabatan Menag Ad Interim

 Muhadjir yang kini menjabat Penasihat Khusus Presiden Bidang Urusan Haji diperiksa di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Senin (18/5).
Dwi Astarini - Senin, 18 Mei 2026
Eks Menko PMK Muhadjir Effendy Akui Dicecar KPK soal Jabatan Menag Ad Interim
Indonesia
Muhadjir Effendy Tiba-Tiba Nongol di KPK Usai Disebut Batal Diperiksa
Penasihat Khusus Presiden Bidang Haji Muhadjir Effendy mendadak hadir di KPK setelah sebelumnya disebut batal diperiksa terkait kasus korupsi kuota haji 2023–2024.
Wisnu Cipto - Senin, 18 Mei 2026
Muhadjir Effendy Tiba-Tiba Nongol di KPK Usai Disebut Batal Diperiksa
Indonesia
KPK Batal Periksa Penasihat Khusus Presiden di Kasus Korupsi Haji, Ini Gara-garanya!
Muhadjir Effendy pernah menjabat sebagai Menteri Agama Ad Interim pada 2022
Wisnu Cipto - Senin, 18 Mei 2026
KPK Batal Periksa Penasihat Khusus Presiden di Kasus Korupsi Haji, Ini Gara-garanya!
Indonesia
NasDem Jakarta Dorong Pembentukan Dapil Khusus Kepulauan Seribu
Pembentukan dapil di Jakarta saat ini belum sepenuhnya memenuhi prinsip pembentukan dapil sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Pemilu.
Dwi Astarini - Jumat, 24 April 2026
NasDem Jakarta Dorong Pembentukan Dapil Khusus Kepulauan Seribu
Indonesia
Ribuan Orang Menyebrang ke Kepulauan Seribu Nikmati Libur Paskah
Data kunjungan wisatawan selama libur Paskah 2026 menunjukkan bahwa Kepulauan Seribu masih menjadi salah satu tujuan liburan favorit warga urban.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 05 April 2026
Ribuan Orang Menyebrang ke Kepulauan Seribu Nikmati Libur Paskah
Indonesia
Pramono Anung Soroti Pendidikan dan Kesehatan Saat Kunjungan ke Kepulauan Seribu
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau RSUD Kepulauan Seribu dan SD Panggang 02 di Pulau Pramuka.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 13 Maret 2026
Pramono Anung Soroti Pendidikan dan Kesehatan Saat Kunjungan ke Kepulauan Seribu
Indonesia
Pramono Anung Tinjau Bazar Pangan Murah di Kepulauan Seribu, 1.000 Paket Sembako Disiapkan
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau bazar pangan murah di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu. Sebanyak 1.000 paket sembako disediakan untuk warga selama Ramadan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 13 Maret 2026
Pramono Anung Tinjau Bazar Pangan Murah di Kepulauan Seribu, 1.000 Paket Sembako Disiapkan
Indonesia
Kemlu Berhasil Evakuasi 32 WNI dari Iran, Dijadwalkan Tiba di Indonesia Hari ini
Sebanyak 32 WNI berhasil dievakuasi dari Iran. Mereka dijadwalkan tiba di Indonesia pada Selasa (10/3).
Soffi Amira - Selasa, 10 Maret 2026
Kemlu Berhasil Evakuasi 32 WNI dari Iran, Dijadwalkan Tiba di Indonesia Hari ini
Indonesia
WNI di Iran Mulai Dievakuasi Hari Ini, Tahap Pertama Lewat Jalur Darat Azerbaijan
Tahap pertama evakuasi warga negara Indonesia (WNI) dari Iran dimulai. Jalur evakuasi dipilih melalui Azerbaijan sebagai rute paling aman.
Wisnu Cipto - Jumat, 06 Maret 2026
WNI di Iran Mulai Dievakuasi Hari Ini, Tahap Pertama Lewat Jalur Darat Azerbaijan
Indonesia
Perang AS-Israel vs Iran Meluas, DPR Sarankan WNI Dievakuasi ke Negara Tetangga
Perang antara AS-Israel dan Iran makin memanas. Komisi I DPR pun meminta pemerintah bergerak cepat mengevakuasi WNI ke negara tetangga.
Soffi Amira - Kamis, 05 Maret 2026
Perang AS-Israel vs Iran Meluas, DPR Sarankan WNI Dievakuasi ke Negara Tetangga
Bagikan