MerahPutih.com - Pramono Anung meninjau pelaksanaan bazar pangan murah di Plaza Pulau Pramuka, Jumat (13/3). Kegiatan tersebut digelar untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau selama Ramadan.
Bazar pangan murah tersebut diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok menjelang Hari Raya.
Dalam kegiatan tersebut, pemerintah menyiapkan 1.000 paket sembako murah yang dapat ditebus oleh masyarakat.
“Ini dalam rangka menyambut Idul Fitri. Seperti kita ketahui, harga-harga di Kepulauan Seribu maupun di lima kota administrasi di daratan relatif stabil. Namun saya agak terkejut karena yang mengalami kenaikan justru cabai keriting. Naiknya sekitar 3 persen, sementara yang lain hanya 1–2 persen,” ungkap Pramono.
Baca juga:
Pramono Anung Pastikan Harga Pangan Jakarta Terkendali Jelang Lebaran 2026
Menurut Pramono, program pasar murah yang digelar oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama badan usaha milik daerah (BUMD) terbukti efektif membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih rendah.
Dalam bazar tersebut, paket sembako yang memiliki nilai sekitar Rp100.000 dijual kepada masyarakat dengan harga Rp50.000.
“Tadi paket sembakonya seharga Rp 100.000, tetapi dijual Rp 50.000. Bahkan ada juga yang dibagikan gratis melalui dukungan CSR dari beberapa perusahaan,” ujarnya.
Baca juga:
Pramono Ingin Tanah Abang Kembali Ramai, Dukung UMKM Tekstil
Selain meninjau bazar pangan murah, Pramono juga menyalurkan Kartu Layanan Gratis (KLG) kepada masyarakat di Kepulauan Seribu.
Tercatat 1.108 warga menjadi penerima kartu tersebut sebagai bagian dari upaya pemerintah memperluas akses layanan dasar bagi masyarakat di wilayah kepulauan.
“Kami terus berupaya memperluas akses layanan dasar bagi masyarakat. Salah satunya melalui penyaluran Kartu Layanan Gratis kepada warga Kepulauan Seribu agar mereka dapat memperoleh pelayanan yang lebih mudah dan terjangkau,” kata Pramono. (Asp)

