MERAHPUTIH.COM - PARTAI NasDem DKI Jakarta mendorong pembentukan daerah pemilihan (dapil) khusus untuk Kepulauan Seribu dalam penataan dapil Pemilu mendatang. Usul ini muncul sebagai bagian dari upaya memperbaiki kualitas representasi politik dan memastikan prinsip-prinsip pembentukan dapil dijalankan secara utuh.
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Wibi Andrino menilai pembentukan dapil di Jakarta saat ini belum sepenuhnya memenuhi prinsip pembentukan dapil sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Pemilu. Ketujuh prinsip tersebut mencakup kesetaraan nilai suara, ketaatan pada sistem proporsional, proporsionalitas, integralitas wilayah, kesamaan cakupan wilayah, kohesivitas, dan kesinambungan.
"Faktanya, hampir semua dapil di Jakarta masih menyisakan persoalan. Ini harus kita akui secara objektif sebagai bahan evaluasi bersama," ujar Wibi Andrino kepada wartawan di Jakarta, Jumat (24/4)
Wibi menyoroti penggabungan wilayah Kepulauan Seribu dengan tiga kecamatan di Jakarta, yakni Cilincing, Koja, dan Kelapa Gading (Cikoding) yang dinilai tidak memenuhi prinsip kohesivitas dan kesamaan cakupan wilayah. Menurut dia, karakter wilayah daratan urban dan wilayah kepulauan memiliki kebutuhan, persoalan, serta karakter sosial yang berbeda sehingga tidak ideal berada dalam satu dapil.
Baca juga:
Gerindra Bantah Isu Fusi dengan NasDem, Dasco: Tidak Pernah Dibahas
Kondisi itu dinilai berdampak pada kualitas keterwakilan, terutama bagi warga Kepulauan Seribu yang selama ini menghadapi keterbatasan akses representasi politik. NasDem menilai pembentukan dapil khusus bagi Kepulauan Seribu dapat menjadi pilihan yang lebih rasional dan adil, meski membutuhkan penyesuaian pada prinsip proporsionalitas.
"Kalau kita bentuk dapil khusus Kepulauan Seribu, memang mungkin ada kompromi pada prinsip kesetaraan nilai suara dan proporsionalitas. Namun, setidaknya prinsip lain seperti kohesivitas, integralitas wilayah, dan kesamaan cakupan wilayah bisa terpenuhi," jelasnya.
Selain memperkuat keterwakilan, pembentukan dapil khusus dinilai dapat meningkatkan efektivitas penyaluran aspirasi dan menciptakan kompetisi politik yang lebih adil bagi warga lokal. Oleh karena itu, NasDem mendorong KPU RI dan pemangku kepentingan membuka ruang evaluasi penataan dapil secara komprehensif, termasuk mempertimbangkan dapil khusus bagi wilayah dengan karakteristik unik seperti Kepulauan Seribu.
"Jangan sampai desain dapil justru menjauhkan rakyat dari wakilnya. Kepulauan Seribu butuh suara yang benar-benar mewakili mereka," ujarnya.(Asp)
Baca juga:
Pramono Anung Soroti Pendidikan dan Kesehatan Saat Kunjungan ke Kepulauan Seribu