PT Amerta Jiwa Indonesia Tanam 1.500 Bibit Pohon di Gunung Pangrango, Wujudkan Misi Pelestarian Alam

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 19 Agustus 2026
PT Amerta Jiwa Indonesia Tanam 1.500 Bibit Pohon di Gunung Pangrango, Wujudkan Misi Pelestarian Alam

PT Amerta Jiwa Indonesia Tanam 1.500 Bibit Pohon di Gunung Pangrango, Wujudkan Misi Pelestarian Alam.(foto: Instagram)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - PT Amerta Jiwa Indonesia mewujudkan misi pelestarian dengan menanam 1.500 bibit pohon di Gunung Gede Pangrango. Direktut Utama PT Amerta Jiwa Indonesia Megawati mengapresiasi aksi yang dilakukan GRID Cardio Rush 2026 ini. Menurutnya, program ini sejurus dengan representasi misi visi pelestarian alam yang dimiliki JHL Lestari.

"Ini juga merupakan perpanjangan program dari JHL Group, yang kita namakan JHL Lestari. Kami sangat bersyukur, para unit bisnis yaitu dari PT Amerta Jiwa Indonesia, melanjutkan program dari JHL Lestari ini," kata dia saat memberikan sambutan di acara penanaman simbolis 1.500 bibit pohon di Blok Arca kaki Gunung Gede Pangrango, Sabtu (15/8).

Sebelumnya, PT Amerta Jiwa Indonesia telah menggelar GRID Cardio Rush 2026. Ajang lari tahunan ini mengusung tema Run Today, Grow Tomorrow dengan setiap tiket yang dibeli peserta lari disumbangkan untuk membeli bibit pohon. GRID Cardio Rush 2026 berlangsung pada Minggu, 2 Agustus lalu.

Megawati sangat mengapresiasi misi visi yang dibawa dalam ajang Grid Cardio Rush 2026 yang membawa dampak positif untuk lingkungan. Dampak tersebut bukan cuma untuk lingkungan alam, melainkan juga komunitas lari itu sendiri.

Baca juga:

GRID Cardio Rush 2026 Sukses Digelar, Setiap Langkah Pelari Berkontribusi Tanam Pohon



"Acara ini juga mempunyai dampak yang positif terhadap seluruh ekosistem dari pelestarian alam, ekosistem dari komunitas lari dan juga komunitas-komunitas sosial yang lain," katanya.

Megawati berharap semangat melestarikan lingkungan ini tak padam. Kalau bisa, kata dia, kegiatan serupa bisa berkembang jauh lebih luas dengan skala yang lebih besar lagi. "Kami harapkan akan berdampak nyata terhadap kelestarian alam. Walaupun kami belum menjamah yang jauh, tapi setidaknya kami sudah bisa menapakkan apa yang menjadi visi, misi dari kami. Lokasi yang dekat dulu kami jamah, mudah-mudahan di masa depan, setahun, dua tahun kemudian kami akan menjamah yang jauh," kata dia penuh harap.

Penanaman 1.500 bibit pohon di Blok Arca, kaki Gunung Gede Pangrango ini akan berlangsung selama dua hari dengan melibatkan petani di dekat kawasan konservasi. Ada dua jenis bibit pohon yang ditanam di kawasan gunung yakni rasamala dan jenitri.(Tka)

Baca juga:

Hasil Kontribusi GRID Cardio Rush 2026, 1.500 Bibit Pohon Ditanam di Kaki Gunung Gede Pangrango



#Lingkungan Hidup Dan Kehutanan #Penanaman Pohon #PT Amerta Jiwa Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Lifestyle
PT Amerta Jiwa Indonesia Tanam 1.500 Bibit Pohon di Gunung Pangrango, Wujudkan Misi Pelestarian Alam
PT Amerta Jiwa Indonesia mewujudkan misi pelestarian dengan menanam 1.500 bibit pohon di Gunung Gede Pangrango.
Dwi Astarini - Rabu, 19 Agustus 2026
PT Amerta Jiwa Indonesia Tanam 1.500 Bibit Pohon di Gunung Pangrango, Wujudkan Misi Pelestarian Alam
Indonesia
RUU Kehutanan, Fraksi PKB Minta Pengelolaan Hutan Didasarkan Pasal 33 UUD
Pengelolaan kawasan hutan harus sepenuhnya berpedoman pada amanat Pasal 33 UUD 1945 untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.
Dwi Astarini - Selasa, 21 Juli 2026
RUU Kehutanan, Fraksi PKB Minta Pengelolaan Hutan Didasarkan Pasal 33 UUD
Indonesia
Tak Semua Orang Bisa Tangkap Ikan Sapu-Sapu di Kali Ciliwung, Arief Kamarudin Ingatkan Bahayanya
Aktivis lingkungan, Arief Kamarudin mengatakan ia tidak pernah menganjurkan masyarakat untuk langsung turun tangan menangkap ikan sapu-sapu di perairan.
Dwi Astarini - Jumat, 24 April 2026
Tak Semua Orang Bisa Tangkap Ikan Sapu-Sapu di Kali Ciliwung, Arief Kamarudin Ingatkan Bahayanya
Lifestyle
Arief Kamarudin Kisahkan Kali Ciliwung, Sungai yang Menghidupi kini Penuh Sampah, Limbah, dan Invasi Ikan Sapu-Sapu
Arief bukanlah pengamat. Ia saksi hidup yang tumbuh bersama Ciliwung.
Dwi Astarini - Jumat, 24 April 2026
Arief Kamarudin Kisahkan Kali Ciliwung, Sungai yang Menghidupi kini Penuh Sampah, Limbah, dan Invasi Ikan Sapu-Sapu
Indonesia
Dikira Punah 6.000 Tahun Lalu, Possum Kecil dan Glider Muncul di Papua Barat
Penemuan seperti ini dikenal sebagai ‘lazarus taxon’, sebuah istilah yang terinspirasi dari tokoh dalam Alkitab yang dibangkitkan dari kematian.
Dwi Astarini - Jumat, 06 Maret 2026
 Dikira Punah 6.000 Tahun Lalu, Possum Kecil dan Glider Muncul di Papua Barat
Indonesia
Rakernas PDIP Tetapkan 'Merawat Pertiwi' sebagai Sikap Ideologis Hadapi Krisis Lingkungan
PDIP mendesak pemerintah untuk memperbaiki manajemen penanggulangan bencana dengan memperkuat sistem mitigasi bencana.
Dwi Astarini - Senin, 12 Januari 2026
Rakernas PDIP Tetapkan 'Merawat Pertiwi' sebagai Sikap Ideologis Hadapi Krisis Lingkungan
Indonesia
Sarinah Jakarta E-Prix Sukses Kelola 21,4 Ton Sampah, Diubah Jadi Bahan Baku Baru dan Kompos
Capaian ini sejalan dengan semangat penyelenggaraan event yang mengedepankan keberlanjutan, efisiensi energi, dan penggunaan kendaraan berbasis listrik.
Dwi Astarini - Rabu, 23 Juli 2025
Sarinah Jakarta E-Prix Sukses Kelola 21,4 Ton Sampah, Diubah Jadi Bahan Baku Baru dan Kompos
Indonesia
Laut Penuh Sampah, Produksi Oksigen Berkurang
Suplai oksigen ke manusia akan berkurang.
Dwi Astarini - Rabu, 20 November 2024
Laut Penuh Sampah, Produksi Oksigen Berkurang
Lifestyle
WWF Laporkan Penurunan Drastis Populasi Satwa Liar Dunia
Dwi Astarini - Jumat, 11 Oktober 2024
WWF Laporkan Penurunan Drastis Populasi Satwa Liar Dunia
Dunia
Tingkatkan Aksi Pengurangan Polusi Plastik, Korsel, China, dan Jepang Duduk Bersama
Pertemuan itu akan membahsa instrumen pengaturan polusi plastik yang mengikat secara internasional.
Dwi Astarini - Senin, 30 September 2024
Tingkatkan Aksi Pengurangan Polusi Plastik, Korsel, China, dan Jepang Duduk Bersama
Bagikan