PSI Ancam Enggak Mau Ikut Pilih Wagub DKI, Kenapa Ya?

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Kamis, 23 Januari 2020
PSI Ancam Enggak Mau Ikut Pilih Wagub DKI, Kenapa Ya?

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kanan) berjabat tangan dengan Sandiaga Uno (kiri) usai pengunduran diri Sandiaga, di Balai Kota, Jakarta, Jumat (10/8/2018). ANTARA FOTO/Galih Pradipta/foc/18.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) lagi-lagi mendesak dua kandidat calon gubernur (cawagub) DKI yang baru harus mengikuti fit and proper test atau uji kelayakan dan kepatutan sebelum masuk dalam rapat paripurna pemilihan DKI 2.

Baca Juga:

Kritik M. Taufik pada Pansus Pemilihan Wakil Gubernur DKI Jakarta

PSI sendiri tak mempersoalkan dua sosok cawagub pengganti Sandiaga Uno yakni Ahmad Riza Patria dan Nurmansjah Lubis. Tapi yang jadi sorotan PSI justru mengenai keterbukaan dalam proses pemilihan jabatan orang nomor dua di Jakarta itu.

"Kalau kita ga fokus nama-namanya tapi yang penting adalah proses, uji terbuka untuk kedua calon ini yang diadakan secara resmi oleh DPRD sebagai lembaga resmi yang nanti akan pilih," kata Ketua Fraksi PSI DPRD DKI, Idris Ahmad saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (23/1).

Partai Gerindra mengumumkan dua nama baru cawagub DKI Jakarta menggeser kandidat sebelumnya yaitu Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu di Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Senin (20/1). Foto: MP/Asropih
Partai Gerindra mengumumkan dua nama baru cawagub DKI Jakarta menggeser kandidat sebelumnya yaitu Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu di Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Senin (20/1). Foto: MP/Asropih

Bila permintaan fit and proper test itu tak dihiraukan, PSI mengancam tidak akan menggunakan hak suara untuk pemilihan cawagub DKI. Diketahui sebanyak 8 anggota Fraksi PSI di DPRD DKI.

Baca Juga:

PKS Jelaskan Alasan Tak Hadir Umumkan Cawagub DKI Jakarta

"Kami akan pertimbangkan untuk gunakan 8 suara kami. Kami akan jamin mempertimbangkan dan akan cenderung ga gunakan suara kami jika tidak ada proses yang terbuka dalam pemilihan wagub," jelasnya.b

#PSI #Wagub DKI Jakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Sinyal Jokowi Gantikan Anaknya Jadi Ketum PSI
“Di PSI itu ada mekanisme partai yang harus dilalui semuanya. Jadi harus melalui mekanisme partai,” ujar Jokowi
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Sinyal Jokowi Gantikan Anaknya Jadi Ketum PSI
Indonesia
Jokowi Buka Alasan Pamerkan KTA PSI, Singgung Momentum dalam Politik
Padahal, mantan Wali Kota Solo ini telah resmi login PSI pada 14 Oktober 2025.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Jokowi Buka Alasan Pamerkan KTA PSI, Singgung Momentum dalam Politik
Indonesia
Jokowi Resmi Gabung PSI, Partai Lain Mulai Hitung Ulang Peta Politik 2029
Masuknya Jokowi ke PSI tidak semata-mata perlu dilihat dari sisi administratif sebagai bergabungnya seorang mantan presiden ke sebuah partai politik.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Jokowi Resmi Gabung PSI, Partai Lain Mulai Hitung Ulang Peta Politik 2029
Indonesia
Gerindra Ogah Kometari Mendalam Soal Jokowi Pamer KTA PSI
setiap warga negara, termasuk mantan presiden, memiliki hak politik yang sama.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Gerindra Ogah Kometari Mendalam Soal Jokowi Pamer KTA PSI
Indonesia
Cerita Jokowi Kantongi Nomor Anggota PSI dan Jadi Pengurus Tertinggi
Jokowi mengatakan bergabungnya ke PSI sudah dari 14 Oktober 2025. Ia membuka hal tersebut lantaran masih banyak pihak yang mempertanyakan posisinya.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Cerita Jokowi Kantongi Nomor Anggota PSI dan Jadi Pengurus Tertinggi
Indonesia
Jokowi Pamer KTA PSI Bernomor Unik di Hadapan Sang Anak, Berhias Angka 7
Penasaran soal arah politik mantan presiden kita? Jokowi akhirnya pamer KTA dan ngasih bukti resmi gabung PSI. Simak cerita lengkap soal nomor uniknya di sini!
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 26 September 2026
Jokowi Pamer KTA PSI Bernomor Unik di Hadapan Sang Anak, Berhias Angka 7
Indonesia
PJLP DKI Menjerit Upah Masih Pakai UMP 2025, PSI Tuntut Tanggung Jawab Pemprov
Staf PJLP Pemprov DKI Jakarta mengeluhkan upah yang diterima masih menggunakan perhitungan UMP 2025, meski tahun 2026 sudah berjalan.
Wisnu Cipto - Sabtu, 05 September 2026
PJLP DKI Menjerit Upah Masih Pakai UMP 2025, PSI Tuntut Tanggung Jawab Pemprov
Indonesia
PSI Ngaku Heran, masih Banyak TPS Ilegal Besar di Jakarta
Seharusnya pemda sudah menertibkan TPS ilegal jauh-jauh hari.
Dwi Astarini - Kamis, 13 Agustus 2026
PSI Ngaku Heran, masih Banyak TPS Ilegal Besar di Jakarta
Indonesia
Kaesang Maju Pileg Dapil V Jateng, Ketua DPW PSI Jateng Ngaku Kaget
Ia menyebut ini menjadi hal yang positif bagi kerja-kerja politik di Dapil Jateng 5 khususnya di Solo dan Jawa Tengah
Dwi Astarini - Senin, 27 Juli 2026
Kaesang Maju Pileg Dapil V Jateng, Ketua DPW PSI Jateng Ngaku Kaget
Indonesia
Kaesang Pangarep Resmi Masuk 'Kandang Banteng' Pada Pemilu 2029, Siap Bersaing dengan Puan Maharani
Bahkan kawasan kerap mendapatkan julukan sebagai daerah pemilihan terketat mengingat keberadaan sejumlah figur politisi berbobot tinggi
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 Juli 2026
Kaesang Pangarep Resmi Masuk 'Kandang Banteng' Pada Pemilu 2029, Siap Bersaing dengan Puan Maharani
Bagikan