Program MBG Digoyang Isu Bahan Food Tray Mengandung Babi, Ini Respons BGN

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Rabu, 27 Agustus 2025
Program MBG Digoyang Isu Bahan Food Tray Mengandung Babi, Ini Respons BGN

Sejumlah warga Boyolali di dapur membantu masak program Makan Bergizi Gratis. (foto: dokumen tim Prabowo)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali diterpa isu kurang sedap. Terbaru, muncul isu dugaan ompreng atau food tray MBG yang diimpor dari Chaoshan, China, mengandung bahan-bahan berbahaya, termasuk salah satunya minyak babi.

"Sedang check and recheck (diperiksa kembali)," kata Kepala BGN Dadan Hindayana, saat dikonfirmasi awak media, di Jakarta, Selasa (26/8).

Namun, Dadan menyatakan BGN selama ini belum pernah melakukan pengadaan ompreng untuk Program MBG. "BGN 'kan belum pernah mengadakan," tandas orang nomor satu di BGN itu.

Baca juga:

Viral Dugaan Minyak Babi pada Nampan MBG, PCO: Bisa Diuji di BPOM

Baru-baru ini beredar di media sosial laporan dari Indonesia Business Post yang melakukan investigasi di wilayah Chaoshan, bagian timur Provinsi Guangdong, China, yang diduga merupakan importir ompreng untuk Program MBG di Indonesia.

Tim Indonesia Business Post melaporkan penemuan 30-40 pabrik yang memproduksi ompreng makanan untuk pasar global, termasuk salah satunya diduga untuk Program MBG di Indonesia.

Laporan itu mengklaim penemuan dugaan praktik pemalsuan label "Made in Indonesia" dan logo SNI pada ompreng yang sebenarnya diproduksi di China, penggunaan ompreng tipe 201 yang diduga mengandung mangan yang tinggi dan tidak cocok untuk makanan asam.

Baca juga:

Bentuk Posko 24 Jam, Gubernur Jateng Jadikan Keracunan Massal MBG Sragen Bahan Evaluasi

Berdasarkan laporan yang sama dilansir Antara, ditemukan indikasi adanya penggunaan minyak babi atau lard dalam ompreng yang diproduksi. (*)

#Makan Bergizi Gratis #Kandungan Unsur Babi #Halal
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Rekap MBG 1-3 September, 2.000 Siswa Diduga Keracunan dalam 3 Hari
Total sekitar 2.000 siswa, santri, guru, dan penerima manfaat mengalami gejala mulai dari mual, pusing, hingga diare, diduga akibat keracunan saat mengonsumsi menu MBG.
Wisnu Cipto - Jumat, 04 September 2026
Rekap MBG 1-3 September, 2.000 Siswa Diduga Keracunan dalam 3 Hari
Indonesia
Anggaran MBG Bakal Dipangkas Lagi, Menkeu Purbaya Targetkan di Bawah Rp 200 Triliun
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, bakal memangkas anggaran MBG di bawah Rp 200 triliun.
Soffi Amira - Kamis, 03 September 2026
Anggaran MBG Bakal Dipangkas Lagi, Menkeu Purbaya Targetkan di Bawah Rp 200 Triliun
Indonesia
Setelah Sidoarjo, Dugaan Keracunan MBG kini Menimpa Ratusan Siswa di Tana Toraja
Puluhan siswa dari SMP Negeri 1 dan SMP Negeri 2 Makale dilarikan ke rumah sakit setelah diduga keracunan makanan MBG yang dibagikan sehari sebelumnya.
Dwi Astarini - Kamis, 03 September 2026
Setelah Sidoarjo, Dugaan Keracunan MBG kini Menimpa Ratusan Siswa di Tana Toraja
Indonesia
Kelalaian SPPG hingga Makanan Basi, Pemicu Santri Keracunan MBG di Sidoarjo
Ada kelalaian pada prosedur operasional standar (SOP) pendistribusian MBG.
Dwi Astarini - Kamis, 03 September 2026
Kelalaian SPPG hingga Makanan Basi, Pemicu Santri Keracunan MBG di Sidoarjo
Indonesia
BGN Tetapkan Ketentuan Jam Kerja Kepala Dapur MBG, Wajib Hadir di Dini Hari
BGN menetapkan dua sesi jam kerja wajib bagi kepala SPPG dapur MBG, yakni pukul 17.00-19.00 WIB dan 02.00-08.00 WIB.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
BGN Tetapkan Ketentuan Jam Kerja Kepala Dapur MBG, Wajib Hadir di Dini Hari
Indonesia
Investigasi Mendalam Kasus Keracunan Massal MBG di Sidoarjo Dimulai, Ratusan Korban Jalani Perawatan
Seluruh pasien kini mendapat perawatan intensif dari tenaga medis profesional
Angga Yudha Pratama - Rabu, 02 September 2026
Investigasi Mendalam Kasus Keracunan Massal MBG di Sidoarjo Dimulai, Ratusan Korban Jalani Perawatan
Indonesia
Dapur SPPG Kalitengah Disuspend Usai 431 Santri Ponpes Manbaul Hikam Diduga Keracunan
Sebanyak 431 santri Ponpes Manbaul Hikam Sidoarjo diduga keracunan usai menyantap MBG. Dapur SPPG Kalitengah Tanggulangin disuspend sementara BGN.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 02 September 2026
Dapur SPPG Kalitengah Disuspend Usai 431 Santri Ponpes Manbaul Hikam Diduga Keracunan
Indonesia
316 Santri Dirawat di RSUD Notopuro, Total 762 Korban Diduga Keracunan MBG di Sidoarjo
762 santri diduga mengalami keracunan usai mengonsumsi paket MBG di Sidoarjo. Sebanyak 316 santri dirawat di RSUD Notopuro dan 446 lainnya di enam rumah sakit.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 02 September 2026
316 Santri Dirawat di RSUD Notopuro, Total 762 Korban Diduga Keracunan MBG di Sidoarjo
Indonesia
Kepala BGN Sudaryono Bongkar Modus Calo Program Makan Bergizi Gratis
Hati-hati penipuan berkedok pelicin operasional dapur SPPG Program Makan Bergizi Gratis! Kepala BGN Sudaryono minta korban lapor polisi dan ancam pecat petugas yang lalai
Angga Yudha Pratama - Minggu, 30 Agustus 2026
Kepala BGN Sudaryono Bongkar Modus Calo Program Makan Bergizi Gratis
Indonesia
Puluhan Siswa SMPN 6 Boyolali Keracunan Massal setelah Santap MBG
Siswa merasa badannya tidak enak pada Kamis sore dan berlanjut hingga Jumat pagi.
Dwi Astarini - Sabtu, 22 Agustus 2026
Puluhan Siswa SMPN 6 Boyolali Keracunan Massal setelah Santap MBG
Bagikan