Rekap MBG 1-3 September, 2.000 Siswa Diduga Keracunan dalam 3 Hari

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Jumat, 04 September 2026
Rekap MBG 1-3 September, 2.000 Siswa Diduga Keracunan dalam 3 Hari

ilustrasi MBG. (Foto: Dok. MBG)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali jadi sorotan. Dalam kurun waktu 1–3 September 2026, dugaan keracunan massal terjadi di berbagai daerah: Jawa Timur, Jawa Tengah, Sumatera Barat, hingga Sulawesi Selatan.

Total sekitar 2.000 siswa, santri, guru, dan penerima manfaat mengalami gejala mulai dari mual, pusing, hingga diare, diduga akibat keracunan saat mengonsumsi menu MBG.

Baca juga:

Keracunan Massal MBG Sidoarjo Gara-Gara Salah Tulis Label Konsumsi 3 Jam, Dikirim Sudah Lewat Batas Waktu

Raker
Kepala BGN Sudaryono. (MP/Didik)

Sudah Ada Kasus Dugaan Keracunan MBG yang Disidik Polisi

Kondisi itu menjadi pukulan tersendiri bagi Badan Gizi Nasional. Kepala BGN Sudaryono mengungkapkan tidak menutup kemungkinan menyerahkan kasus ini ke ranah hukum.

Pidana atau tidaknya itu tergantung hasil penyelidikan aparat penegak hukum. Kami sangat terpukul, tapi tidak boleh menyerah. Insya Allah tata kelola akan kami perbaiki,

Kepala BGN Sudaryono.

Sudaryono menambahkan berdasarkan laporan yang diterimanya, sejumlah kasus gangguan itu telah masuk tahap penyidikan. Dilansir Antara, Kepala belum bersedia memerinci lokasi maupun kasus dugaan keracunan MBG yang sudah disidik polisi.

“Apakah ada yang tersangka atau tidak? Kita serahkan kepada hasil penyidikan atau penyelidikan oleh aparat penegak hukum di lapangan,” tandasnya.

Baca juga:

BGN Tetapkan Ketentuan Jam Kerja Kepala Dapur MBG, Wajib Hadir di Dini Hari

BGN Mau Pindah Kantor ke Grha Merah Putih, Karyawan Telkom Geser ke Gedung Belakang

Kronologi Kasus MBG 1–3 September

  • 1 September – Sidoarjo, Jatim: Ratusan santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam dan siswa penerima MBG dari SPPG Kalitengah alami gangguan kesehatan. Hingga 3 September, korban tercatat 730 orang. Menu: nasi putih, telur orak-arik, tempe bumbu Bali, tumis buncis, baby corn, apel.

  • 2 September – Nganjuk, Jatim: Puluhan siswa SMAN 3 Nganjuk alami gejala serupa. Sebagian dirawat di rumah sakit, sebagian pulang.

  • 2 September – Agam, Sumbar: Awalnya 237 korban, berkembang jadi 334 orang (siswa, guru, penerima manfaat). Sampel makanan dikirim ke laboratorium.

  • 3 September – Tana Toraja, Sulsel: Sekitar 150 orang alami gangguan kesehatan. Sampel makanan diperiksa.

  • 3 September – Lasem, Rembang, Jateng: Kasus terbesar, 777 orang (752 siswa, 25 guru SMAN 1 Lasem) alami diare. Diduga akibat lauk ayam bakar yang kondisinya berubah. Kepala sekolah menyebut ayam “sudah berlendir” saat dibagikan.

Ratusan santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam yang diduga mengalami keracunan makanan mendapatkan perawatan di RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu (2/9/2026) dini hari. ANTARA FOTO/Umarul Faruq/nz

Rekap Dugaan Keracunan MBG 1–3 September: Menu, Jumlah Siswa dan TKP

Tanggal Lokasi Jumlah Korban Menu Diduga Bermasalah Status Penyelidikan
1 Sept Sidoarjo, Jatim 730 Telur orak-arik, tempe, apel SPPG dihentikan
2 Sept Nganjuk, Jatim Puluhan MBG sekolah Perawatan RS
2 Sept Agam, Sumbar 334 Sampel dikirim lab SPPG dihentikan
3 Sept Tana Toraja, Sulsel 150 MBG sekolah Sampel diperiksa
3 Sept Lasem, Rembang, Jateng 777 Ayam bakar Evaluasi BGN
Total 5 daerah ±2.000 Beragam menu MBG Proses hukum berjalan
(*)
#Keracunan Massal MBG #Makan Bergizi Gratis #Sudaryono
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Keracunan MBG di Cirebon, Komisi IX DPR Desak SPPG Ditutup Permanen
Komisi IX DPR mendesak SPPG ditutup permanen usai terjadinya keracunan MBG di Cirebon.
Soffi Amira - Kamis, 22 Oktober 2026
Keracunan MBG di Cirebon, Komisi IX DPR Desak SPPG Ditutup Permanen
Indonesia
DEN Sebut Siswa Semangat Belajar setelah Santap MBG
DEN menemukan siswa penerima MBG cenderung lebih jarang absen jika dibandingkan dengan siswa yang tidak menerima program tersebut.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
DEN Sebut Siswa Semangat Belajar setelah Santap MBG
Indonesia
2 Tahun Prabowo-Gibran, Indeks Data Nasional Soroti Dampak Nyata Program Prioritas Pemerintah
IDN menilai pemerintahan Prabowo-Gibran berada di jalur yang benar setelah dua tahun, tetapi menekankan perlunya evaluasi dampak MBG, Sekolah Rakyat, dan KDMP.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 20 Oktober 2026
2 Tahun Prabowo-Gibran, Indeks Data Nasional Soroti Dampak Nyata Program Prioritas Pemerintah
Indonesia
Pemerintah Siapkan 4 Langkah Benahi MBG, dari Pemerataan hingga Pengawasan Dapur
Pemerintah menyiapkan empat langkah pembenahan MBG, mulai dari pemerataan wilayah 3T, penertiban SPPG, peningkatan mutu makanan, hingga validasi data penerima.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 20 Oktober 2026
Pemerintah Siapkan 4 Langkah Benahi MBG, dari Pemerataan hingga Pengawasan Dapur
Indonesia
BGN Tetapkan Syarat Ketat untuk MBG Prasmanan, tak Semua Sekolah Langsung Bisa
Kesiapan dapur, sekolah, tenaga pendamping, hingga peralatan menjadi pertimbangan sebelum mekanisme penyajian tersebut diterapkan kepada siswa.
Dwi Astarini - Senin, 19 Oktober 2026
BGN Tetapkan Syarat Ketat untuk MBG Prasmanan, tak Semua Sekolah Langsung Bisa
Indonesia
BGN Mulai Uji Sistem Prasmanan MBG, Porsi Gizi Siswa Tetap Jadi Patokan
Penerapan sistem prasmanan tidak bisa dilakukan secara serentak karena membutuhkan kesiapan dapur penyedia makanan dan pihak sekolah.
Dwi Astarini - Senin, 19 Oktober 2026
BGN Mulai Uji Sistem Prasmanan MBG, Porsi Gizi Siswa Tetap Jadi Patokan
Indonesia
BGN Tegaskan Ledakan di Pasar Cimanggis tak Terkait dengan MBG
Ledakan itu bukan merupakan SPPG, baik yang sedang beroperasi maupun yang digunakan sebagai gudang SPPG.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
BGN Tegaskan Ledakan di Pasar Cimanggis tak Terkait dengan MBG
Indonesia
Kepala BGN Singgung Calo saat Resmikan 980 SPPG Serentak
Dari total 980 SPPG yang diaktivasi, sebanyak 691 SPPG berada di wilayah Sumatra, sedangkan 289 SPPG lainnya berada di wilayah Kalimantan dan Bali.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
Kepala BGN Singgung Calo saat Resmikan 980 SPPG Serentak
Indonesia
Data Penerima MBG Tidak Sinkron, Guru Harus Perbarui Identitas Peserta Didik
Pendataan serupa juga diberlakukan bagi kelompok penerima manfaat di posyandu, madrasah, dan pondok pesantren.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Oktober 2026
Data Penerima MBG Tidak Sinkron, Guru Harus Perbarui Identitas Peserta Didik
Indonesia
BGN Tutup Permanen 2 SPPG di Jawa Tengah, ini Alasannya
BGN menutup dua SPPG di Jawa Tengah, Hal itu tertuang dalam SK Kepala BGN Nomor 63530 Tahun 2026.
Soffi Amira - Rabu, 14 Oktober 2026
BGN Tutup Permanen 2 SPPG di Jawa Tengah, ini Alasannya
Bagikan