Kepala BGN Batalkan Pengadaan Lampu LED Rp 535 Miliar, Alasannya Anggaran Mengada-ada

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Jumat, 04 September 2026
Kepala BGN Batalkan Pengadaan Lampu LED Rp 535 Miliar, Alasannya Anggaran Mengada-ada

Raker Perdana Kepala BGN di DPR Soroti Keracunan MBG di Sidoarjo

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, mengambil langkah tegas dengan membatalkan rencana pengadaan lampu LED senilai Rp 535 miliar.

Baca juga:

Keracunan Massal MBG Sidoarjo Gara-Gara Salah Tulis Label Konsumsi 3 Jam, Dikirim Sudah Lewat Batas Waktu

Orang nomor satu di BGN itu menilai wacana pengadaan itu tidak realistis dan bahkan menyebutnya sebagai anggaran yang “mengada-ada”.

Saya sampaikan juga terkait di sosmed kan rame tuh (pengadaan) LED, seolah-olah kami belanja Rp500 miliar lebih. Enggak. Saya masuk sebagai Kepala Badan Gizi itu kemudian kami batalkan,

Kepala BGN Sudaryono, usai rapat bersama Komisi IX DPR RI, Kamis (3/9) malam.

Janji Kepala BGN Anggaran Tidak Jelas Tak Bakal Lolos

Sudaryono menjelaskan dalam pagu anggaran 2027, BGN sama sekali tidak mencantumkan alokasi untuk belanja modal. Karena itu, pengadaan lampu LED dianggap tidak memiliki dasar anggaran.

Kepala BGN juga memastikan selama masa kepemimpinannya tidak akan mengajukan pengadaan barang yang tidak relevan dengan tugas utama lembaga.

Karena memang pagu anggarannya enggak ada. Kemudian, ini pengadaan yang menurut saya mengada-ada,

Kepala BGN Sudaryono

Fokus Anggaran BGN Bukan Proyek Belanja Modal

Lebih jauh, Sudaryono menekankan BGN akan fokus pada program gizi masyarakat, bukan proyek belanja modal yang tidak jelas.

Pembatalan pengadaan lampu LED ini menjadi sinyal kuat bahwa BGN di bawah kepemimpinannya ingin menegakkan prinsip transparansi dan relevansi anggaran. Dilansir Antara, BGN fokus berupaya mengembalikan fokus pada misi utama meningkatkan gizi masyarakat.

“Kami pastikan di bawah kepemimpinan kami itu tidak ada pengadaan yang mengada-ada,” tandas eks Wamentan itu.

Baca juga:

BGN Tetapkan Ketentuan Jam Kerja Kepala Dapur MBG, Wajib Hadir di Dini Hari

Duduk Perkara Isu Pengadaan Lampu LED BGN Rp 535 Miliar

Fakta Utama Detail
Nilai Pengadaan Rp535 miliar
Status Dibatalkan oleh Kepala BGN Sudaryono
Alasan Tidak ada alokasi dalam pagu anggaran 2027, dianggap mengada-ada
Pagu Anggaran 2027 Tidak mencantumkan belanja modal
Fokus BGN Program gizi masyarakat, bukan proyek belanja modal
Pernyataan Resmi Disampaikan usai rapat dengan Komisi IX DPR RI, 3 September 2026

#Badan Gizi Nasional #Sudaryono #Kepala BGN
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
DEN Sebut Siswa Semangat Belajar setelah Santap MBG
DEN menemukan siswa penerima MBG cenderung lebih jarang absen jika dibandingkan dengan siswa yang tidak menerima program tersebut.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
DEN Sebut Siswa Semangat Belajar setelah Santap MBG
Indonesia
BGN Tetapkan Syarat Ketat untuk MBG Prasmanan, tak Semua Sekolah Langsung Bisa
Kesiapan dapur, sekolah, tenaga pendamping, hingga peralatan menjadi pertimbangan sebelum mekanisme penyajian tersebut diterapkan kepada siswa.
Dwi Astarini - Senin, 19 Oktober 2026
BGN Tetapkan Syarat Ketat untuk MBG Prasmanan, tak Semua Sekolah Langsung Bisa
Indonesia
BGN Mulai Uji Sistem Prasmanan MBG, Porsi Gizi Siswa Tetap Jadi Patokan
Penerapan sistem prasmanan tidak bisa dilakukan secara serentak karena membutuhkan kesiapan dapur penyedia makanan dan pihak sekolah.
Dwi Astarini - Senin, 19 Oktober 2026
BGN Mulai Uji Sistem Prasmanan MBG, Porsi Gizi Siswa Tetap Jadi Patokan
Indonesia
BGN Tegaskan Ledakan di Pasar Cimanggis tak Terkait dengan MBG
Ledakan itu bukan merupakan SPPG, baik yang sedang beroperasi maupun yang digunakan sebagai gudang SPPG.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
BGN Tegaskan Ledakan di Pasar Cimanggis tak Terkait dengan MBG
Indonesia
Kepala BGN Singgung Calo saat Resmikan 980 SPPG Serentak
Dari total 980 SPPG yang diaktivasi, sebanyak 691 SPPG berada di wilayah Sumatra, sedangkan 289 SPPG lainnya berada di wilayah Kalimantan dan Bali.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
Kepala BGN Singgung Calo saat Resmikan 980 SPPG Serentak
Indonesia
Data Penerima MBG Tidak Sinkron, Guru Harus Perbarui Identitas Peserta Didik
Pendataan serupa juga diberlakukan bagi kelompok penerima manfaat di posyandu, madrasah, dan pondok pesantren.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Oktober 2026
Data Penerima MBG Tidak Sinkron, Guru Harus Perbarui Identitas Peserta Didik
Indonesia
BGN Tutup Permanen 2 SPPG di Jawa Tengah, ini Alasannya
BGN menutup dua SPPG di Jawa Tengah, Hal itu tertuang dalam SK Kepala BGN Nomor 63530 Tahun 2026.
Soffi Amira - Rabu, 14 Oktober 2026
BGN Tutup Permanen 2 SPPG di Jawa Tengah, ini Alasannya
Indonesia
5 Ribu Dapur MBG Ditargetkan Sajikan Prasmanan Sampai Akhir Tahun
Makanan yang disajikan secara prasmanan lebih hangat dan segar saat dikonsumsi.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
5 Ribu Dapur MBG Ditargetkan Sajikan Prasmanan Sampai Akhir Tahun
Indonesia
Misteri Mayat Terborgol di Gedung Kosong Kendal, BGN Bantah Keras Ada Kaitan dengan Program MBG
Heboh penemuan mayat terborgol di gedung kosong Kendal yang dikaitkan dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Cek fakta dan klarifikasi resmi BGN di sini!
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 10 Oktober 2026
Misteri Mayat Terborgol di Gedung Kosong Kendal, BGN Bantah Keras Ada Kaitan dengan Program MBG
Indonesia
Kemenkeu Pangkas Anggaran BGN 38 Triliun, Jadi Rp 229 Triliun
Angka tersebut mengalami penyesuaian seiring dengan kebijakan efisiensi anggaran.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
Kemenkeu Pangkas Anggaran BGN 38 Triliun, Jadi Rp 229 Triliun
Bagikan