Pria Lebih Rentan Terkena Kanker Mulut Ketimbang Wanita

Rina GarminaRina Garmina - Rabu, 18 Oktober 2017
Pria Lebih Rentan Terkena Kanker Mulut Ketimbang Wanita

Pria perokok lebih rentan terkena kanker mulut. (Foto: Pixabay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DALAM sehari, sekitar 132 orang di Amerika Serikat didiagnosis terkena kanker mulut. Satu penderita kanker juga meninggal setiap jam. Meski tak mengenal jenis kelamin, kanker mulut ternyata lebih senang menggerogoti kaum pria ketimbang wanita.

Sesuai namanya, kanker mulut berkembang di dalam mulut. Misalnya pada bibir, lidah, gusi, dinding mulut dan langit-langit mulut. Sel kanker menyebar ke jaringan di sekitar mulut melallui kelenjar getah bening.

Dibandingkan kanker lain, kanker mulut sebenarnya jarang terjadi. Laman United Concordia Dental melansir kanker mulut hanya 2% dari seluruh kasus kanker yang ada. Kasus kanker mulut di Amerika Serikat umumnya ditemukan pada penderita berusia 62 tahun.

Risiko terbesar muncul pada perokok berat yang gemar mengonsumsi alkohol. Pemicu lainnya ialah paparan sinar matahari, pola makan buruk, infeksi HPV, kebersihan mulut tidak terjaga, penyakit gusi yang tidak segera diobati, mengunyah buah pinang serta penurunan sistem kekebalan tubuh.

Kanker telah lama disebut sebagai silent killer. Kasus kanker mulut di Amerika Serikat umumnya ditemukan pada penderita berusia 62 tahun. Bila kasusnya terjadi akibat merokok, tidak mengejutkan. Perokok biasanya mulai merokok pada usia 20 tahun. Memasuki usia 30 tahun mulai terjadi gangguan Lalu di usia senja kanker menjadi kronis lantaran sel kankernya telah berkembang pesat.

Meski begitu, dewasa muda juga rentan terkena kanker yang dipicu infeksi HPV. Anda perokok berat yang tidak dapat lepas dari minuman beralkohol, khususnya saat nongkrong bersama teman-teman? Kalau begitu, mulai sekarang berhentilah merokok dan minum alkohol. Jangan lupa, rutin menjaga kesehatan gigi juga dapat membuat Anda terhindar dari kanker mulut. (*)

Simak juga artikel Sariawan Tak Kunjung Sembuh? Waspada Kanker Mulut!

#Lapsus Kanker #Kanker Mulut #Penyakit
Bagikan
Ditulis Oleh

Rina Garmina

Cooking Mama :)

Berita Terkait

Indonesia
Nama Virus Nipah Ternyata Bukan dari Bahasa India, Tapi dari Sebuah Kampung di Tetangga Indonesia
Berdasarkan catatan WHO Southeast Asia Regional Office (SEARO) tahun 2008, identitas ini menjadi permanen untuk menghormati lokasi penemuan resminya
Angga Yudha Pratama - Jumat, 06 Februari 2026
Nama Virus Nipah Ternyata Bukan dari Bahasa India, Tapi dari Sebuah Kampung di Tetangga Indonesia
Indonesia
Belum Ada Kasus Nipah di Jakarta, Dinkes Minta Warga Tetap Waspada
Virus Nipah belum ditemukan di Jakarta. Dinkes DKI pun meminta warga tetap waspada dan fokus pencegahan dini.
Soffi Amira - Senin, 02 Februari 2026
Belum Ada Kasus Nipah di Jakarta, Dinkes Minta Warga Tetap Waspada
Indonesia
Ancaman Super Flu Intai Sekolah, DPR Minta Protokol Kesehatan Diterapkan Kembali
Ancaman super flu kini mengintai sekolah. DPR pun meminta protokol kesehatan diterapkan kembali di lingkungan sekolah.
Soffi Amira - Sabtu, 10 Januari 2026
Ancaman Super Flu Intai Sekolah, DPR Minta Protokol Kesehatan Diterapkan Kembali
Berita
Korban Bencana Sumatra Terancam Kena Campak di Pengungsian, Kemenkes: Penularannya Paling Tinggi
Korban bencana Sumatra terancam tertular campak di pengungsian. Menkes Budi Gunadi Sadikin mengatakan, penularan campak paling tinggi.
Soffi Amira - Kamis, 08 Januari 2026
Korban Bencana Sumatra Terancam Kena Campak di Pengungsian, Kemenkes: Penularannya Paling Tinggi
Indonesia
Layanan 24 Jam Puskesmas Tingkat Kecamatan Jadi Jurus Andalan Pemprov DKI Lawan Meningkatnya Kasus ISPA
Bahkan, seluruh puskesmas di tingkat kecamatan telah membuka layanan 24 jam
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 Oktober 2025
Layanan 24 Jam Puskesmas Tingkat Kecamatan Jadi Jurus Andalan Pemprov DKI Lawan Meningkatnya Kasus ISPA
Fun
Strategi Sehat Kontrol Kolesterol, Kunci Sederhana Hidup Berkualitas
Satu dari tiga orang dewasa di Indonesia memiliki kadar kolesterol tinggi.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 30 September 2025
Strategi Sehat Kontrol Kolesterol, Kunci Sederhana Hidup Berkualitas
Lifestyle
Tiga Fase yang Perlu Diwaspadai Saat Terpapar Campak, Demam Tinggi hingga Ruam Menghitam
Hal yang paling penting adalah istirahat cukup, menjaga asupan nutrisi
Angga Yudha Pratama - Rabu, 27 Agustus 2025
Tiga Fase yang Perlu Diwaspadai Saat Terpapar Campak, Demam Tinggi hingga Ruam Menghitam
Dunia
Apa Itu Campak? Ini Penjelasan Lengkap dan Fakta KLB di Sumenep, Jawa Timur
Sumenep, Jawa Timur tengah menghadapi situasi serius setelah wabah campak merebak dan resmi ditetapkan sebagai Kejadian Luar Biasa
ImanK - Jumat, 22 Agustus 2025
Apa Itu Campak? Ini Penjelasan Lengkap dan Fakta KLB di Sumenep, Jawa Timur
Indonesia
Infeksi Cacing Bikin Raya Meninggal, DPR: Bukti Akses Kesehatan di Pedesaan Lemah
Komisi IX DPR RI menyebutkan, bahwa kematian balita di Sukabumi akibat infeksi cacing, menjadi bukti akses kesehatan di pedesaan masih lemah.
Soffi Amira - Jumat, 22 Agustus 2025
Infeksi Cacing Bikin Raya Meninggal, DPR: Bukti Akses Kesehatan di Pedesaan Lemah
Indonesia
Geger Kematian Balita di Sukabumi, Demokrat: Bukti Gagalnya Negara Lindungi Rakyat Miskin
Politikus Partai Demokrat, Didi Irawadi Syamsuddin mengatakan, kasus kematian balita di Sukabumi menjadi bukti gagalnya negara melindungi rakyat.
Soffi Amira - Rabu, 20 Agustus 2025
Geger Kematian Balita di Sukabumi, Demokrat: Bukti Gagalnya Negara Lindungi Rakyat Miskin
Bagikan