Kesehatan

Pria, ini Pilihan Makanan Tepat Jaga Fertilitas

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 14 Oktober 2022
Pria, ini Pilihan Makanan Tepat Jaga Fertilitas

Infertilitas pria biasanya disebabkan jumlah sperma yang rendah atau produksi sperma abnormal. (Foto: freepik/freepik)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

APAKAH kamu dan pasangan mengalami masalah kesuburan? Jika iya, ketahuilah bahwa kamu tidak sendirian. Lebih dari 6 juta orang mengalami kesulitan hamil setiap tahun. Jumlah itu terus meningkat. Infertilitas cukup umum terjadi. Kondisi tersebut memengaruhi individu dari setiap usia, ras, tingkat pendapatan, dan jenis kelamin.

Namun, jika kamu pria dengan kondisi infertilitas, yang biasanya disebabkan jumlah sperma yang rendah dan/atau produksi sperma yang abnormal, ada beberapa jenis makanan yang dapat kamu asup untuk meningkatkan kesuburan.

BACA JUGA:

Bra Kawat Picu Kanker hanya Mitos

Makanan dengan kandungan folat

asam folat
Makan 75 gram kenari setiap hari untuk meningkatkan vitalitas, motilitas, dan morfologi sperma. (freepik/Racool_studio)


Asam folat tidak penting hanya untuk ibu hamil, tapi ternyata pasangan bisa mendapatkan manfaat vitamin ini. Satu studi dari University of California Berkeley menemukan pria yang memiliki kadar asam folat yang lebih rendah dalam makanan mereka memiliki tingkat kromosom abnormal yang lebih tinggi dalam sperma mereka.

Ketika sperma dengan kromosom abnormal membuahi sel telur, itu dapat menyebabkan keguguran atau cacat lahir. Perlu diketahui, lebih daripada setengah keguguran trimester pertama disebabkan kelainan kromosom pada embrio.

Jadi bagaimana kamu bisa menambahkan asam folat ke dalam makanan? Suplemen dapat menjadi salah satu pilihan. Selain itu, menambahkan makanan yang tinggi folat, seperti kacang-kacangan, sayuran berdaun hijau, biji-bijian, buah jeruk, dan sereal, roti, dan pasta yang diperkaya folat, selalu menjadi pilihan yang lebih baik.

Selain itu, kamu juga dapat mengonsumsi kenari. Pada Oktober 2013, Biology of Reproduction Papers-in-Press menerbitkan penelitian yang menyoroti hubungan antara kenari dan kesuburan.

Secara khusus, makan 75 gram kenari setiap hari ditemukan untuk meningkatkan vitalitas, motilitas, dan morfologi sperma. Kemungkinan hal itu terjadi karena antioksidan, mikronutrien, dan asam alfa-linolenat (ALA) yang ditemukan dalam kenari. Penelitian ini dilakukan pada laki-laki sehat berusia antara 21 dan 35 tahun.

BACA JUGA:

Operasi Plastik untuk Bokong Kini Lebih Aman

Konsumsi suplemen kesuburan

fertilitas
Suplemen untuk kesuburan harus mencakup Vitamin B12, Vitamin C, Vitamin E, Seng, dan Selenium. (freepik/jcomp)


Dibutuhkan dua hal untuk membuat embrio, itulah sebabnya kedua belah pihak harus mempertimbangkan untuk mengambil suplemen prenatal. Mulailah mengonsumsi suplemen ini enam bulan sebelum pembuahan agar sperma menjadi kuat, sehat, aktif bergerak, dan tidak menggumpal, saran Sherry Ross, M.D, Ob-Gyn yang menulis She-ology: The Definitive Guide to Women's Intimate Health.

Dia mengatakan suplemen itu harus mencakup vitamin B12, vitamin C, vitamin E, seng, dan selenium. "Zinc sangat membantu dalam menjaga kadar testosteron normal. Selenium telah terbukti mengurangi risiko cacat lahir dan meningkatkan jumlah sperma yang rendah. Tidak ada kerugian untuk menjadi diri yang paling sehat saat mencoba untuk hamil dengan pasangan," ujar Ross seperti diberitakan Parents.com.

Selain itu ada beberapa suplemen herbal yang dapat kamu coba, misalnya tribulus terrestris yang dipercaya dapat mengakhiri masalah kesuburan, atau paling tidak, meningkatkan peluang pasangan untuk hamil.

Mengapa? Karena ramuan obat ini meningkatkan fungsi ereksi dan libido. Namun, sayangnya tidak meningkatkan kadar testosteron atau meningkatkan jumlah sperma.

Ada pula akar maca yang berasal dari Peru Tengah. Tanaman ini memiliki beberapa manfaat kesehatan. Sejumlah penelitian telah menunjukkan bahwa makan akar maca kering dapat meningkatkan libido seseorang.

Daun tanaman akar maca yang dikeringkan juga dapat meningkatkan kinerja seksual, dan mengonsumsi 1,75 gram bubuk akar maca setiap hari dapat meningkatkan jumlah sperma.

Selain mengonsumsi makanan dan suplemen di atas, sebaiknya lakukan pemeriksaan menyeluruh sebelum mencoba untuk hamil, karena ini akan memberi kamu gambaran tentang kesehatan dan status kesuburan.(aru)

BACA JUGA:

Kecanduan Menggigit Es Tanda Tubuh Alami Masalah Kesehatan

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Pria ini membutuhkan prosedur kolonoskopi untuk mengeluarkan perangkat tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Oktober 2026
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Bagikan