Wisata Dunia

Prancis Memasuki Fase Ketiga Lockdown, Perbatasan Negara Mulai Dibuka

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 23 Juni 2020
Prancis Memasuki Fase Ketiga Lockdown, Perbatasan Negara Mulai Dibuka

Prancis memasuki fase ketiga lockdown (Foto: pixabay/walkerssk

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BEBERAPA negara di Benua Biru terkena dampak yang paling parah dari pandemi Corona. Berbagai upaya pencegahan pun diberlakukan, termasuk protokol lockdown. Tapi, baru-baru ini Prancis dilaporkan telah memasuki fase ketiga lockdown dan mulai membuka perbatasan negara.

Baca juga:

Biar Traveling Lancar Setelah Pandemi Corona Berakhir, Lakukan Hal Ini

Melansir laman Forbes, Pada 22 Juni 2020 Prancis memasuki fase ketiga lockdown atau deconfinement. Membuka batas antar negara di Eropa, seluruh restoran, kafe dan bar sudah sejak 15 juni, bioskop, gedung olahraga, taman dan kasino. Langkah ini dilakukan pemerintah Prancis untuk menggerakan kembali roda perekonomian negara.

Namun, kembali dibukanya Prancis dilakukan tentu dengan protokol kesehatan yang telah di tetapkan. Beberapa hal ini wajib dilakukan ketika datang ke tempat-tempat umum di sana. Adapun hal-hal yang wajib dipatuhi di antaranya:

1. Menerapkan pembatasan sosial 1 meter

Prancis Memasuki Fase Ketiga Lockdown, Perbatasan Negara Mulai Dibuka
Pembatan sosial dinilai efektif (Foto: pixabay/Tumisu)

Setiap orang diminta berjaga jarak sejauh satu meter satu sama lain. Tujuannya tak lain yakni mengurangi risiko terpapar COVID-19 di tempat umum.

2. Wajib menggunakan masker ketika keluar rumah

Prancis Memasuki Fase Ketiga Lockdown, Perbatasan Negara Mulai Dibuka
Masker mencegah droplet (Foto: pixabay/OrnaW)

Diwajibkan menggunakan masker ketika memasuki transportasi umum seperti kereta, tram dan bus. Begitupun ketika berkunjung ke mal, karena banyak kios yang mewajibkan menggunakan masker ketika memasuki kios tersebut.

Baca juga:

Negara-Negara Baltik Ini Ikut Menerapkan 'Travel Bubble'

3. Dilarang Berciuman

Prancis Memasuki Fase Ketiga Lockdown, Perbatasan Negara Mulai Dibuka
Berciuman yang biasanya lazim kini dilarang di Prancis (Foto: pixabay/IMAGES-WS)

Masyarakat di Prancis memang terbiasa melakukan kegiatan romantis ini, dengan latar belakang Menara Eiffel atau sekadar menyapa kerabat dekat. Cipika-cipiki juga dilarang.

4. Berkumpul tidak boleh lebih dari 10 orang

Prancis Memasuki Fase Ketiga Lockdown, Perbatasan Negara Mulai Dibuka
Berkumpul tidak boleh lebih dari 10 orang (Foto: pixabay/www_slon_pics)

Hal ini wajib diikuti bagi masyarakat Prancis yang hendak pergi ke cafe atau mal. Namun, karena adanya isu #blacklivesmatter hal itu dikecualikan bagi demonstran di sana, begitupun acara pemakaman yang juga dikecualikan.

5. Traveler dari luar Eropa tidak anjurkan berkunjung ke Prancis

Prancis Memasuki Fase Ketiga Lockdown, Perbatasan Negara Mulai Dibuka
Bagi warga negara diluar eropa, tidak dianjurkan mengunjungi prancis (Foto: pixabay/JoshuaWoroniecki)

Tidak seperti negara eropa lainnya, Prancis tidak sepenuhnya menutup kunjungan traveler dari luar Eropa. Namun ada persyaratan yang wajib dimiliki pelancong ketika ingin mengunjungi Prancis. Yakni une attestation de déplacement internationale atau sertifikat kesehatan yang dikeluarkan dubes Prancis. (ray)

Baca juga:

Dijuluki "Kota Hantu", Intip Potret Sebelum dan Sesudah Wabah Virus Corona

#Traveling #Traveling Ke Luar Negeri #Prancis
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Prancis Bakal Terapkan Aturan Peserta Aksi Bayar Kerusakan, Denda Rp 200 Juta Per Orang
RUU itu bertujuan mengatur "ganti rugi atas kerusakan akibat kekerasan atau perusakan yang dilakukan di ruang publik serta pemulihan kerugian."
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Oktober 2026
Prancis Bakal Terapkan Aturan Peserta Aksi Bayar Kerusakan, Denda Rp 200 Juta Per Orang
Dunia
Kunjungi Timur Tengah, Macron Desak Israel Tarik Pasukan dari Wilayah Palestina
Seruan itu disampaikan dalam pernyataan bersama yang diikeluarkan Kementerian Luar Negeri Qatar seusai Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani bertemu Presiden Prancis Emmanuel Macron di Doha, Rabu (21/10).
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 22 Oktober 2026
Kunjungi Timur Tengah, Macron Desak Israel Tarik Pasukan dari Wilayah Palestina
Dunia
Barang-Barang Jarahan Kerusuhan Prancis Bermunculan di Vinted
Vinted, yang didirikan di Lituania pada 2008, telah berkembang menjadi salah satu pasar barang bekas terbesar di Eropa.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Barang-Barang Jarahan Kerusuhan Prancis Bermunculan di Vinted
Dunia
Pemerintah Prancis Akui Gagal Tangani Kerusuhan, akan Kerahkan Pasukan Militer untuk Pengamanan
Pihak militer akan diterjunkan mendampingi aparat kepolisian.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
 Pemerintah Prancis Akui Gagal Tangani Kerusuhan, akan Kerahkan Pasukan Militer untuk Pengamanan
Dunia
Cegah Kerusuhan Lanjutan, Polisi Paris Terapkan Jam Malam di 2 Wilayah
Jam malam akan berlaku mulai Senin pukul 23.00 hingga Selasa pukul 06.00. Selain itu, kerumunan dan demonstrasi juga dilarang mulai pukul 20.00.
Dwi Astarini - Selasa, 20 Oktober 2026
Cegah Kerusuhan Lanjutan, Polisi Paris Terapkan Jam Malam di 2 Wilayah
Dunia
Kerusuhan Prancis, PM Sebastien Lecornu Tegaskan Penjarah Harus Ganti Rugi
Sebagian besar pemilik toko telah kehilangan seluruh harta benda mereka.
Dwi Astarini - Senin, 19 Oktober 2026
Kerusuhan Prancis, PM Sebastien Lecornu Tegaskan Penjarah Harus Ganti Rugi
Dunia
Dari Perancis ke Albania, Gerakan Protes Satu Suara 'Tuntut Pendidikan dan Tekan Biaya Hidup'
Mereka juga menuntut adanya perbaikan fasilitas pendidikan yang layak serta perbaikan sistem penerimaan mahasiswa perkuliahan yang selama ini tidak transparan.
Dwi Astarini - Senin, 19 Oktober 2026
Dari Perancis ke Albania, Gerakan Protes Satu Suara 'Tuntut Pendidikan dan Tekan Biaya Hidup'
Dunia
Prancis Kaos! Presiden Macron Tolak Pengunduran Diri Mendagri Laurent Nunez
Presiden Prancis Emmanuel Macron menolak pengunduran diri Mendagri Laurent Nunez usai kerusuhan massal. 2.400 orang ditangkap & 1.500 toko dijarah. Simak detailnya!
Wisnu Cipto - Senin, 19 Oktober 2026
Prancis Kaos! Presiden Macron Tolak Pengunduran Diri Mendagri Laurent Nunez
Dunia
Macron Tetap Terbang ke Negara Teluk di Tengah Kerusuhan Prancis, Harga BBM Jadi Sorotan
Emmanuel Macron tetap melanjutkan kunjungan ke empat negara Teluk di tengah kerusuhan Prancis akibat lonjakan biaya hidup dan harga BBM. Lebih dari 2.000 orang ditahan.
Frengky Aruan - Senin, 19 Oktober 2026
Macron Tetap Terbang ke Negara Teluk di Tengah Kerusuhan Prancis, Harga BBM Jadi Sorotan
Dunia
Kerusuhan di Paris Prancis Bikin Gerai Ritail Rugi Ratusan Juta Euro
kepolisian kekurangan personel dan sumber daya untuk menjamin keamanan masyarakat selama kerusuhan pada Sabtu.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
 Kerusuhan di Paris Prancis Bikin Gerai Ritail Rugi Ratusan Juta Euro
Bagikan