MerahPutih.com - Presiden terpilih 2024-2029, Prabowo Subianto, mengatakan tudingan kecurangan Pemilihan Presiden (Pilpres) soal bansos yang digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK) merupakan tuduhan yang kejam.
"Bahwa tuduhan yang sangat kejam yang ditujukan kepada pasangan Prabowo-Gibran dalam memenangkan kontestasi demokratis ini dimana kami dituduh menggunakan cara-cara yang curang dengan menggunakan bansos, maupun aparat penegak hukum," kata Prabowo dalam video yang beredar di awak media, Jumat (19/4).
Baca juga:
Kubu Ganjar-Mahfud Minta Bansos Diaudit Demi Transparansi Pemerintah
Kendati begitu, Prabowo mengatakan bahwa itu adalah tuduhan yang tidak mendasar. Tuduhan itu hanya untuk menggiring opini buruk terhadap kubu 02.
"Kami dapat memahami bahwa pendukung Prabowo-Gibran, para pemilih Prabowo-Gibran sungguh amat terganggu dan memiliki reaksi yang cukup menyentuh hati terhadap tuduhan-tuduhan tersebut," paparnya.
Ketua Umum (Ketum) Partai Gerindra ini pun meminta kepada pendukung pasangan Prabowo-Gibran, para pemilih yang sudah menggunakan hak pilihnya untuk selalu waspada, selalu hati-hati dan tidak terpancing, tidak dapat diprovokasi oleh siapapun.
"Apalagi pihak-pihak yang menginginkan terjadi sesuatu yang menimbulkan suasana yang tidak sejuk dan suasana tidak tentram," cetusnya.
Baca juga:
Prabowo Ingin Pendukungnya Batalkan Aksi di MK, Demi Capai Cita-cita Bangsa
Meski demikian, Prabowo mengimbau pendukungnya untuk membatalkan niatnya menggelar aksi damai di depan gedung MK ataupun tempat lain, pada Jumat (19/4).
Permintaan Prabowo ini demi menjaga kesejukan demokrasi, menjaga persatuan, menjaga keutuhan bangsa, serta menjaga kerukunan antar seluruh rakyat Indonesia.
"Saya Prabowo Subianto meminta dengan sungguh-sungguh kepada seluruh masyarakat Indonesia, khusunya 96,2 juta rakyat Indonesia yang telah memilih pasangan Prabowo Gibran untuk tidak melakukan aksi apapun di depan gedung Mahkamah Konstitusi ataupun di tempat2 lain," tutupnya. (Asp)
Baca juga:
Gerindra Ungkap Syarat Bakal Calon Menteri Kabinet Prabowo-Gibran

