Pilpres 2019

Prabowo Kritik Media Arus Utama, Kubu Jokowi Prihatin

Eddy FloEddy Flo - Rabu, 05 Desember 2018
Prabowo Kritik Media Arus Utama, Kubu Jokowi Prihatin

Jubir TKN Jokowi-Ma'ruf Abdul Kadir Karding (kanan) memberikan keterangan pers di Posko Cemara, Jakarta Pusat (MP/Fadhli)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Wakil Ketua Tim Pemenangan Jokowi-Ma'ruf, Abdul Kadir Karding menyayangkan sikap capres Prabowo Subianto yang menyebut pers dalam hal ini media arus utama sebagai penyebar kebohongan.

Pernyataan Prabowo merupakan buntut dari Reuni Akbar Alumni 212 yang tidak diliput sebagian besar media arus utama (mainstream) di Tanah Air.

"Saya terus terang prihatin statement ini sepantasnya tidak diucapkan apalagi nada emosi dorong mendorong ada kamera yang didorong entah kamera siapa," kata Karding di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (5/12).

Politisi PKB menilai tidak sepantasnya seorang pemimpin yang juga dibesarkan oleh pers diperlakukan seperti itu.

Pers adalah satu pilar demokrasi pasca jatuhnya Soeharto yang ditandai dengan kebebasan dan tanpa tekanan dalam meliput selama hal itu tidak bertentangan dengan kaidah jurnalistik.

Prabowo berbicara kepada awak media
Neno Warisman (kiri) dan Prabowo Subianto di Depok, Jawa Barat (MP/Ponco Sulaksono)

"Pers satu pilar tersendiri dalam demokrasi pasca jatuhnya Soeharto. Zaman soeharto itu sangat jauh berbeda dengan hari ini. Hari ini sangat demokratis orang meliput tanpa tekanan orang memberitakan tanpa bredel orang diberikan independensi sepanjang sesuai kaedah jurnalisme," tutur Karding.

"Jadi menurut saya ini sesuatu yang sangat disayangkan karena seakan-akan pers ini satu lembaga yang merusak demokrasi menurut saya ini tidak betul," tambahnya.

Seharusnya, menurut Karding apa yang menjadi persolan bisa didialogkan, apalagi ini terkait dengan penguatan sistem demokrasi yang tengah dibangun bersama.

"Apapun bahwa media itu tidak boleh kita musuhi. Tidak boleh kita anti, yang ada adalah mendialogkan apa-apa yang baik untuk membangun demokrasi pancasila ke depan," pungkasnya.

Sebelumnya dalam pidato hari disabilitas internasional di Hotel Grand Sahid Jakarta, Prabowo Subianto menyebut rakyat di cuci otaknya oleh pers yang lebih banyak bohongnya ketimbang benarnya.

"Rakyat mau dibohongi, dicuci otaknya, dengan pers yang terus-terang saja banyak bohongnya daripada benernya," ucap Prabowo.

"Mereka telah mengkhianati tugas mereka sebagai jurnalis. 'Hai media-media, kemarin kau sudah tidak pantas menyandang predikat jurnalis lagi. Boleh kau cetak, boleh kau ke sini dan ke sana saya tidak akan mengakui anda sebagai jurnalis lagi," tambahnya.(Fdi)

Baca menarik lainnya dalam artikel: Cawapres Sandiaga Kritik Rezim Jokowi Terkait Pembangunan Infrastruktur

#Prabowo Subianto #Abdul Kadir Karding #Media Massa #Reuni 212
Bagikan
Ditulis Oleh

Fadhli

Berkibarlah bendera negerku, tunjukanlah pada dunia.

Berita Terkait

Berita Foto
Presiden Prabowo Subianto Tiba di Inggris Perkuat Kemitraan Strategis dan Diplomasi Ekonomi Global
Presiden Prabowo Subianto tiba di London, Inggris, Minggu (18/1/2026).
Didik Setiawan - Senin, 19 Januari 2026
Presiden Prabowo Subianto Tiba di Inggris Perkuat Kemitraan Strategis dan Diplomasi Ekonomi Global
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Seperti Venezuela, Donald Trump Ancam Tangkap Prabowo jika Lakukan Perusakan Terhadap Alam
Presiden AS, Donald Trump, dikabarkan akan menangkap Presiden RI, Prabowo Subianto, jika melakukan kerusakan alam hingga terjadi bencana.
Soffi Amira - Kamis, 15 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Seperti Venezuela, Donald Trump Ancam Tangkap Prabowo jika Lakukan Perusakan Terhadap Alam
Indonesia
Prabowo Instruksikan Yusril dan Menkum Bikin UU Tangkal Propaganda Asing
Pemerintah Indonesia tengah mempersiapkan Rancangan Undang-Undang tentang Penanggulangan Disinformasi dan Propaganda Asing.
Wisnu Cipto - Kamis, 15 Januari 2026
Prabowo Instruksikan Yusril dan Menkum Bikin UU Tangkal Propaganda Asing
Indonesia
166 Sekolah Rakyat Sudah Berdiri, Legislator Ingatkan Prabowo Sumbawa Jangan Dianaktirikan
Daerah-daerah yang masih tertinggal, seperti sebagian wilayah di Pulau Sumbawa, harus menjadi perhatian utama
Angga Yudha Pratama - Kamis, 15 Januari 2026
166 Sekolah Rakyat Sudah Berdiri, Legislator Ingatkan Prabowo Sumbawa Jangan Dianaktirikan
Indonesia
DPR Ingatkan Kebijakan Strategis Pangan Hingga Industri Pemerintah Tak Boleh Tereduksi Kepentingan Kelompok
Azis optimis Indonesia mampu tumbuh menjadi negara besar dan bermartabat selama pemerintah konsisten menjaga keadilan dan rakyat
Angga Yudha Pratama - Rabu, 14 Januari 2026
DPR Ingatkan Kebijakan Strategis Pangan Hingga Industri Pemerintah Tak Boleh Tereduksi Kepentingan Kelompok
Indonesia
Komisi II DPR Nilai Kunjungan Prabowo ke IKN Bawa Pesan Politik Keberlanjutan
Ketua Komisi II DPR RI, Rifqinizamy Karsayuda menilai, kunjungan Presiden RI, Prabowo Subianto, ke Ibu Kota Nusantara (IKN) membawa pesan politik.
Soffi Amira - Selasa, 13 Januari 2026
Komisi II DPR Nilai Kunjungan Prabowo ke IKN Bawa Pesan Politik Keberlanjutan
Indonesia
Prabowo Ultimatum Dirut Simon Aloysius dan Direksi Jangan Cari Kekayaan di Pertamina
Prabowo menyoroti adanya korupsi selama bertahun-tahun dalam tubuh Pertamina dan sektor energi Indonesia, termasuk manipulasi harga impor minyak.
Wisnu Cipto - Selasa, 13 Januari 2026
Prabowo Ultimatum Dirut Simon Aloysius dan Direksi Jangan Cari Kekayaan di Pertamina
Indonesia
Putus Rantai Kemiskinan, Prabowo Targetkan 500 Ribu Murid Masuk Sekolah Rakyat
Saat ini, sekitar 15 ribu siswa telah terdaftar di Sekolah Rakyat
Angga Yudha Pratama - Senin, 12 Januari 2026
Putus Rantai Kemiskinan, Prabowo Targetkan 500 Ribu Murid Masuk Sekolah Rakyat
Olahraga
Bonus Atlet SEA Games 2025 Cair, NOC: Wujud Perhatian Prabowo untuk Olahraga Indonesia
Bonus atlet SEA Games 2025 kini sudah cair. Ketum NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari mengatakan, ini adalah wujud perhatian Presiden RI, Prabowo Subianto.
Soffi Amira - Jumat, 09 Januari 2026
Bonus Atlet SEA Games 2025 Cair, NOC: Wujud Perhatian Prabowo untuk Olahraga Indonesia
Indonesia
Prabowo Lontarkan Gurauan ke Kapten TNI Rizki Juniansyah Usai Dapat Bonus Rp 1 Miliar
Prabowo menegaskan bahwa nominal uang yang diberikan negara bukanlah sekadar 'pembayaran upah'
Angga Yudha Pratama - Jumat, 09 Januari 2026
Prabowo Lontarkan Gurauan ke Kapten TNI Rizki Juniansyah Usai Dapat Bonus Rp 1 Miliar
Bagikan