Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Polri Siap Hadapi Rangkaian Tugas dari Piala Dunia U-17 hingga Pemilu 2024

Zulfikar SyZulfikar Sy - Jumat, 13 Oktober 2023
Polri Siap Hadapi Rangkaian Tugas dari Piala Dunia U-17 hingga Pemilu 2024

Ilustrasi - Polda Maluku Utara menggelar kegiatan latihan pra operasi jelang Operasi Mantap Brata Kieraha 2023-2024, Kamis (12/10/2023). ANTARA/Abdul Fatah

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Polri telah mempersiapkan pengamanan agenda nasional mulai dari tahapan Pemilu 2024 yang dimulai bulan Oktober 2023, Piala Dunia U-17, Natal, dan Tahun Baru 2024.

Kepala Bagian Analisis dan Evaluasi (Anev) Sops Polri Kombes Muhammad Firman mengatakan, pihaknya sudah menyusun operasi kepolisian terkait pelaksanaan pengamanan kegiatan-kegiatan nasional tersebut.

"Terkait dengan pengamanan setelah pelaksanaan pendaftaran Pemilu, nanti akan ada pelaksanaan Piala Dunia U-17, Natal, Tahun Baru 2024, Pilkada, dan sebagainya tentu itu semua sudah disusun Ops Polri terkait dengan pelaksanaan nanti,” ungkap Firman dikutip di Jakarta, Jumat (13/10).

Baca Juga:

Pj Heru Tanggapi Temuan Bahwa Jakarta Urutan Pertama Daerah Rawan SARA di Pemilu 2024

Sops Polri, lanjut Firman, sudah mulai menyusun perencanaan hingga pelaksanaan operasi pengamanan.

"Tentunya tahapan-tahapan itu akan selalu disimulasikan melalui latihan praoperasi dan sebagainya," jelasnya.

Dia memastikan jumlah personel Polri dalam mengamankan rangkaian panjang agenda nasional tersebut sudah disiapkan sehingga tidak menjadi kendala.

"Semua personel kami bagi semua. Diharapkan tidak ada satu pun tumpang tindih dalam pelaksanaan, sehingga semua pasukan harus digelar sesuai tingkat kerawanan," tuturnya.

Baca Juga:

Tunda Proses Hukum Peserta Pemilu 2024, Mabes Polri: untuk Jaga Kondusifitas

Untuk pengamanan Pilkada 2024, Polri menggelar Operasi Mantap Brata 2024 yang rencananya dimulai tanggal 17 Oktober 2023 selama 222 hari.

Melibatkan 434.197 personel mulai tingkat Mabes Polri hingga polda jajaran.

Kemudian pada bulan November-Desember 2023, Polri akan melakukan pengamanan pelaksanaan Piala Dunia U-17 di empat stadion.

Pada akhir Desember 2023, setiap tahun digelar Operasi Lilin dalam rangka pengamanan Natal dan Tahun Baru 2024.

"Bersamaan itu, pengamanan untuk tahapan Pemilu 2024 berjalan sampai hari pencoblosan dan pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih, termasuk rangkaian Pilkada Serentak 2024," tukasnya. (Knu)

Baca Juga:

Pekan Depan, Mabes Polri Mulai Tempatkan Anggotanya yang Khusus Jaga Pemilu 2024

#Pemilu 2024 #Polri
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Polri Tangkap Warga Palestina Atas Permintaan Siprus, MUI Bakal Surati Prabowo Minta Penjelasan
MUI akan melayangkan surat kepada Kapolri dan Presiden terkait penangkapan warga Palestina Abdul Karim Raeq Miqdad di Jakarta. MUI mengingatkan pemerintah agar hati-hati menangani kasus sensitif ini sesuai hukum nasional dan internasional.
Wisnu Cipto - Rabu, 22 Juli 2026
Polri Tangkap Warga Palestina Atas Permintaan Siprus, MUI Bakal Surati Prabowo Minta Penjelasan
Indonesia
3 Orang Tewas, DPR Instruksikan Polisi Bongkar Motif Bentrokan Maut Adonara
DPR RI instruksikan polisi mengusut motif bentrokan maut di Adonara, Flores Timur, NTT. Tiga orang tewas, lima luka, dan 20 rumah terbakar. TNI-Polri siaga.
Wisnu Cipto - Selasa, 21 Juli 2026
3 Orang Tewas, DPR Instruksikan Polisi Bongkar Motif Bentrokan Maut Adonara
Indonesia
Prabowo Tegaskan TNI dan Polri Bagian dari Rakyat, Harus Selalu Hadir di Tengah Masyarakat
Presiden Prabowo Subianto menegaskan TNI dan Polri merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari rakyat. Ia menyebut kedua institusi harus selalu hadir membantu masyarakat.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 17 Juli 2026
Prabowo Tegaskan TNI dan Polri Bagian dari Rakyat, Harus Selalu Hadir di Tengah Masyarakat
Indonesia
Bareskrim Bongkar Sindikat Pencurian BTS, Biang Kerok Hilang Sinyal di Jabodetabek Bikin Rugi Capai Rp 60 Miliar
Polisi telah menangkap sejumlah tersangka dan menyita 38 unit modul BTS beserta barang bukti lainnya.
Dwi Astarini - Jumat, 17 Juli 2026
Bareskrim Bongkar Sindikat Pencurian BTS, Biang Kerok Hilang Sinyal di Jabodetabek Bikin Rugi Capai Rp 60 Miliar
Indonesia
Belum Pernah Dicecar Polri, Pemeriksaan Pertama Tersangka Eks Jampidsus Ditekel Kejagung Hari Ini 
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah jalani pemeriksaan perdana sebagai tersangka di Kejagung. Polri serahkan barang bukti Rp467 miliar dan 74 kg emas.
Wisnu Cipto - Jumat, 17 Juli 2026
Belum Pernah Dicecar Polri, Pemeriksaan Pertama Tersangka Eks Jampidsus Ditekel Kejagung Hari Ini 
Indonesia
Perpres Pengamanan Jaksa Disorot, Imparsial Minta Pemerintah Evaluasi Aturan dan Perjelas Peran TNI-Polri
Imparsial meminta pemerintah mengevaluasi Perpres Nomor 66 Tahun 2025 tentang pengamanan jaksa. Nilai pembagian kewenangan TNI dan Polri perlu diperjelas.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 Juli 2026
Perpres Pengamanan Jaksa Disorot, Imparsial Minta Pemerintah Evaluasi Aturan dan Perjelas Peran TNI-Polri
Indonesia
Naik Turun Status Tersangka Eks Jampidsus, Kejagung: Bukan Gugur, Tapi Lagi Dipelajari
Status eks Jampidsus Febrie Adriansyah dan Don Ritto turun jadi saksi di Sprindik Kejagung
Wisnu Cipto - Rabu, 15 Juli 2026
Naik Turun Status Tersangka Eks Jampidsus, Kejagung: Bukan Gugur, Tapi Lagi Dipelajari
Indonesia
Pertemuan Kapolri, Jaksa Agung, dan Panglima TNI, Komisi III DPR: jangan Ada Narasi Keretakan
Kerja sama tersebut dibutuhkan, terutama dalam penegakan hukum, pemberantasan korupsi, serta penguatan pertahanan negara.
Dwi Astarini - Rabu, 15 Juli 2026
Pertemuan Kapolri, Jaksa Agung, dan Panglima TNI, Komisi III DPR: jangan Ada Narasi Keretakan
Indonesia
Kapolri Temui Panglima TNI, Tegaskan TNI-Polri Solid sesuai Arahan Prabowo
Kapolri temui Panglima TNI di Cilangkap, Jakarta Timur. Pertemuan ini menjadi silaturahmi demi menjaga hubungan TNI-Polri.
Soffi Amira - Selasa, 14 Juli 2026
Kapolri Temui Panglima TNI, Tegaskan TNI-Polri Solid sesuai Arahan Prabowo
Indonesia
Modus DM Telegram! Sindikat Pedofil Global Incar Anak Indonesia, Konten Dijual ke Pasar Gelap
Polri ungkap sindikat pedofil global yang memanfaatkan Telegram untuk menjaring anak-anak Indonesia. Konten eksploitasi seksual dijual ke pasar gelap internasional.
Wisnu Cipto - Senin, 13 Juli 2026
Modus DM Telegram! Sindikat Pedofil Global Incar Anak Indonesia, Konten Dijual ke Pasar Gelap
Bagikan