Politik Drama ala Megawati dan Surya Paloh

Andika PratamaAndika Pratama - Kamis, 03 Oktober 2019
Politik Drama ala Megawati dan Surya Paloh

Megawati cuekin Surya Paloh. Foto: Net

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri terlihat acuhnkan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh saat pelantikan anggota MPR, DPR, dan DPD di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Selasa (1/10).

Menanggapi video yang menjadi viral tersebut, Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan bahwa hubungan kedua tokoh politik tersebut baik-baik saja.

Baca Juga

Surya Paloh Bantah Hubungannya dengan Megawati Renggang

"Ibu Mega dan Pak Surya diskusi secara intens beberapa hari lalu saat pertemuan di Istana Bogor. Jadi hubungannya baik-baik saja," ujarnya dalam keterangan persnya di Jakarta, Kamis (3/10)

Drama Politik Megawati Surya Paloh
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. (MP/Budi Lentera)

Menurut Hasto, hubungan ketua umum partai-partai politik pendukung pemerintah semuanya baik-baik, hanya kenyataan saat ini, apalagi dengan perkembangan media sosial dan media online yang pesat, ada kecenderungan menguatnya politik drama di Indonesia.

Kata Hasto, video itu dibumbui dengan drama dan tafsir sepihak terkait Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh.

"Perkembangan media sosial dan tafsir media online sering penuh dengan bumbu-bumbu politik. Hal seperti ini yang membuat para Sekjen KIK (Koalisi Indonesia Kerja) sering tertawa bersama mencermati berbagai pemberitaan tersebut,” ucapnya dilansir Antara.

Baca Juga

Momen Megawati Acuhkan Surya Paloh Saat Pelantikan DPR

Hasto menyebut, hubungan Megawati dengan para ketua umum KIK dan bahkan termasuk Ketua Umum Partai Gerindra berjalan baik. "Hubungan Ibu Megawati dengan para ketua umum parpol baik-baik saja, termasuk dengan Bang Surya," kata Hasto

Hasto menyaksikan, dalam sejumlah pertemuan atau dialog dengan Presiden Jokowi, komunikasi antarpimpinan parpol pun baik.

PDI Perjuangan dengan seluruh jajarannya menjalankan tradisi budaya timur, yakni tradisi silaturahim dan tradisi berdialog. "Saya pribadi menjadi saksi, bagaimana hubungan antarpemimpin berjalan baik. Pada saat makan malam dengan Presiden, juga penuh suasana keakraban, demikian pula saat Mas AHY (Agus Harimurti Yudhoyono) bertemu dengan Ibu Megawati," tegas Hasto.

Hasto menambahkan, ada hal yang lebih substantif untuk dibicarakan dari pada terjebak dalam drama ataupun bumbu politik.

Baca Juga

Megawati Tak Salami Surya Paloh, Masinton: Cuma Politisasi Visual

Bagi PDI Perjuangan, kata dia, politik itu ideologis, substantif, dan berkeadaban, bukan drama atau sinetron. Politik memuat komitmen dan dedikasi bagi bangsa dan negara sehingga kerja sama seluruh partai pengusung pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin, dalam perspektif itu.

Hasto menerangkan, hubungan dan kerja sama antarpartai dan antarpimpinan partai berjalan baik karena hal tersebut ditopang oleh budaya silaturahim bangsa.

Ketua Umum PDI Perjuangan
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri (depan-tengah) menghadiri pelantikan Anggota MPR/DPR/DPD RI masa bakti 2019-2024, Ruang Paripurna Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Selasa (1/10/2019). (Foto: Twitter @PDI_Perjuangan)

Pada saat pertemuan dengan Presiden Joko Widodo, menurut dia, Megawati, Airlangga, Surya Paloh, Muhaimin, dan Suharso Monoarfa menyampaikan gagasan yang konstruktif, dan semua berkolaborasi untuk memastikan terciptanya suasana politik yang kondusif.

Baca Juga

Megawati Tak Salami Surya Paloh, Ini Nasihat Anggota DPR Termuda

"Dengan demikian dalam hal gagasan politik, kerjasama politik, kuat sekali kesepahaman di antara pemimpin. Kesepahaman yang kuat itu karena secara pribadi, suasana kebatinan, sudah terbangun semangat kebersamaan tersebut," pungkasnya. (*)

#Hasto Kristiyanto #Megawati Soekarnoputri #Surya Paloh #PDI Perjuangan #Partai Nasdem #Ketua Umum Partai Nasdem
Bagikan
Ditulis Oleh

Andika Pratama

Berita Terkait

Indonesia
Kenangan Megawati Pada Istri Mantan Kapolri Hoegeng, Selamat Jalan Tante Meri
Megawati menyampaikan penyesalannya karena saat ini sedang kunjungan kerja di UEA sehingga tidak bisa melayat Eyang Meri.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 03 Februari 2026
Kenangan Megawati Pada Istri Mantan Kapolri Hoegeng, Selamat Jalan Tante Meri
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pilpres 2029, PDIP 'Colong Start' Usung Hasto Jadi Capres
Beredar kabar yang menyebut PDIP usung sekjen mereka, Hasto Kristiyanto, maju di Pilpres 2029. Cek kebenaran informasnya!
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pilpres 2029, PDIP 'Colong Start' Usung Hasto Jadi Capres
Indonesia
Pejabat OJK Mundur Massal, PDIP: Bentuk Tanggung Jawab Moral dan Keteladanan Baru
Hasto Kristiyanto mengapresiasi langkah sejumlah pejabat teras Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) mengundurkan diri
Frengky Aruan - Sabtu, 31 Januari 2026
Pejabat OJK Mundur Massal, PDIP: Bentuk Tanggung Jawab Moral dan Keteladanan Baru
Indonesia
Legislator NasDem Ingatkan Program Sekolah Rakyat Harus Fokus di Daerah Tertinggal
Keberadaan Sekolah Rakyat akan menjadi solusi konkret untuk menekan angka putus sekolah.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Januari 2026
Legislator NasDem Ingatkan Program Sekolah Rakyat Harus Fokus di Daerah Tertinggal
Indonesia
PDIP: Penolakan Pilkada oleh DPRD Merupakan Sikap Ideologis, Konstitusional, dan Historis
"Reformasi bukan untuk dibatalkan secara perlahan. Reformasi harus dijaga, diperkuat, dan disempurnakan," tutur Megawati.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Januari 2026
PDIP: Penolakan Pilkada oleh DPRD Merupakan Sikap Ideologis, Konstitusional, dan Historis
Indonesia
Megawati Tegaskan PDIP Tidak Akan Biarkan Stabilitas Dibangun Dengan Korbankan Demokrasi
Legitimasi elektoral dan besarnya kekuasaan negara tidak secara otomatis menjamin terwujudnya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Januari 2026
Megawati Tegaskan PDIP Tidak Akan Biarkan Stabilitas Dibangun Dengan Korbankan Demokrasi
Indonesia
PDIP Suarakan Reformasi TNI-Polri, Tolak Dwifungsi dan Pastikan Loyalitas Tunggal pada Negara
Polri harus tegak lurus sebagai alat negara yang menjaga ketertiban, bukan instrumen kekuasaan.
Dwi Astarini - Senin, 12 Januari 2026
PDIP Suarakan Reformasi TNI-Polri, Tolak Dwifungsi dan Pastikan Loyalitas Tunggal pada Negara
Indonesia
Rakernas I PDIP Tegaskan Kedaulatan Politik, Kutuk Penculikan Presiden Maduro oleh AS
Kedaulatan politik dan kemandirian ekonomi menjadi harga mati dalam menghadapi tantangan nasional.
Dwi Astarini - Senin, 12 Januari 2026
Rakernas I PDIP Tegaskan Kedaulatan Politik, Kutuk Penculikan Presiden Maduro oleh AS
Indonesia
Rakernas Ditutup, PDIP Sebut Ada 8 Tantangan Indonesia
Sikap politik PDIP berpijak teguh pada ideologi Pancasila dengan semangat kelahiran 1 Juni 1945.
Dwi Astarini - Senin, 12 Januari 2026
Rakernas Ditutup, PDIP Sebut Ada 8 Tantangan Indonesia
Indonesia
PDIP Beri Penghargaan 6 Kader Pelopor di HUT ke-53, Ada Ribka Tjiptaning Hingga FX Rudy
Penghargaan ini menjadi simbol penghormatan atas perjuangan kader PDIP yang konsisten mengabdi.
Wisnu Cipto - Sabtu, 10 Januari 2026
PDIP Beri Penghargaan 6 Kader Pelopor di HUT ke-53, Ada Ribka Tjiptaning Hingga FX Rudy
Bagikan