Megawati Tak Salami Surya Paloh, Ini Nasihat Anggota DPR Termuda

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Rabu, 02 Oktober 2019
Megawati Tak Salami Surya Paloh, Ini Nasihat Anggota DPR Termuda

Potongan video saat Megawati acuhkan Surya Paloh ketika pelantikan anggota DPR, Selasa (1/10) dalam siaran langsung televisi swasta. Foto: Youtube

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Politikus Partai NasDem Hillary Brigitta Lasut menyayangkan sikap Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri yang tak menyalami Ketum Partai Nasdem Surya Paloh dalam acara pelantikan anggota DPR, Selasa (1/9) kemarin.

"Sayang disayangkan sekali hal ini harus terjadi di antara dua tokoh yang sangat didambakan oleh masyarakat untuk menciptakan yang namanya perubahan," kata Hillay, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (2/9).

Baca Juga:

Megawati Tak Salami Surya Paloh, Masinton: Cuma Politisasi Visual

Peristiwa itu kembali menguatkan dugaan isu perpecahan antara Megawati dan Surya Paloh. Menurut Hillay, publik perlu mengingatkan elit-elit politik agar selalu menjaga keharmonisan.

"Ada baiknya kalau kita masyarakat sedikit memberikan saran kepada elit-elit politik kalau bisa sepowerful apapun, seberkuasa apapun kita ke depannya ada baiknya kita tetap menjaga hubungan baik dengan orang-orang di sekitar kita," saran anggota DPR termuda itu.

hillay anggota dpr termuda
Hillary Brigitta Lasut. foto/https://hillarylasut.com/

Hillay berpandangan masih ada masalah yang belum selesai antara Megawati dan Surya Paloh. Dia pun berharap hubungan Presiden ke-5 RI dengan Bos-nya di Nasdem itu bisa kembali harmonis

"Dari analisa politis saya secara pribadi dan bukan partai ya. Saya melihatnya memang ada hal-hal yang harus dibahas lagi secara bersama-sama untuk mempererat kembali hubungan," tutup putri Bupati Kepulauan Talaud terpilih Elly Engelbert Lasut itu.

Baca Juga:

Jadi Anggota DPR Termuda, Brigitta Lasut Fokus Benahi Hukum di Indonesia

Dalam video yang beredar di media sosial, Rabu (2/10), terlihat Megawati berjalan di area VIP di dalam Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Selasa (1/10). Megawati tampak sedang berjalan melewati tempat duduk sejumlah tokoh. Orang pertama yang dilewati adalah Agus Harimurti Yudhoyono, putra sulung Ketum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono.

AHY tampak menangkupkan tangannya ke arah Megawati. Di samping AHY ada politikus Golkar Rizal Mallarangeng, yang kemudian mengulurkan tangan kepada Megawati untuk bersalaman. Megawati pun menyalami Rizal. Melihat itu, AHY tampak ingin mengulurkan tangan untuk salaman, tetapi Megawati sudah berjalan berlalu dari depannya.

Baca Juga:

Momen Megawati Acuhkan Surya Paloh Saat Pelantikan DPR

Kemudian Megawati menoleh ke arah lain sambil berjalan melewati Surya Paloh yang memilih untuk duduk. Kemudian, Megawati menyalami Wapres Terpilih KH Ma'ruf Amin lalu Ketum PPP Suharso Monoarfa.

Seperti diketahui, hubungan Megawati dan Surya Paloh sempat retak beberapa waktu lalu. Pasalnya, Surya Paloh mengundang tiga ketum parpol koalisi Jokowi di kantor NasDem, Gondangdia, Jakarta Pusat.

Selang beberapa hari, giliran Megawati mengundang Ketum Gerindra Gerindra Prabowo Subianto ke rumahnya di Teuku Umar, Jakarta Pusat. Pada hari yang sama, Surya Paloh menerima kedatangan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ke kantornya. (Pon)

Baca Juga:

PDIP Klarifikasi Isu Keretakan Hubungan Megawati-Surya Paloh

#NasDem #PDIP #Megawati Soekarnoputri #Surya Paloh
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Perkembangan kasus ijazah Gibran terkini mencakup putusan MK, wacana pansus dan hak angket DPR, respons Jokowi, hingga pengaduan ke Bareskrim.
ImanK - Minggu, 11 Oktober 2026
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Indonesia
Viral Surat Pemakzulan Wapres Gibran, Bos-Bos Senayan Heboh Cari Klarifikasi!
Pimpinan DPR gempar usai beredarnya draf pemakzulan Wapres Gibran berpelat NasDem. Saan Mustopa janji cek keaslian surat!
Wisnu Cipto - Kamis, 08 Oktober 2026
Viral Surat Pemakzulan Wapres Gibran, Bos-Bos Senayan Heboh Cari Klarifikasi!
Indonesia
NasDem Bantah Gagas Pemakzulan Wapres Gibran, Belum Ada Arahan Surya Paloh Mungkin Dibahas di Fraksi
Beredar dokumen pemakzulan Wapres Gibran Rakabuming Raka berpelat Fraksi NasDem di DPR. Simak penjelasan detailnya!
Wisnu Cipto - Kamis, 08 Oktober 2026
NasDem Bantah Gagas Pemakzulan Wapres Gibran, Belum Ada Arahan Surya Paloh Mungkin Dibahas di Fraksi
Indonesia
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Pertemuan tersebut merupakan lanjutan setelah kedua tokoh bertemu pada Senin (28/9) malam.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Indonesia
Presiden Prabowo Bertemu Megawati Bahas Politik, Said Abdullah: Murni Silaturahmi
Pertemuan kedua tokoh tersebut berlangsung dalam suasana duka setelah wafatnya Guruh Soekarnoputera, adik Megawati.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Presiden Prabowo Bertemu Megawati Bahas Politik, Said Abdullah: Murni Silaturahmi
Indonesia
Megawati Langsung Terbang dari Manado Hadiri Pemakaman Haru Guruh Soekarnoputra
Kabar duka menyelimuti Tanah Air atas meninggalnya Guruh Soekarnoputra. Simak momen haru saat Megawati hadir langsung ke TPU Karet Bivak dan kenangan terakhir sang maestro seni.
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 26 September 2026
Megawati Langsung Terbang dari Manado Hadiri Pemakaman Haru Guruh Soekarnoputra
Indonesia
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Guruh Soekarnoputra meninggal dunia di usia 73 tahun, Sabtu (26/9). Ia meninggalkan karya dan lagu legendaris.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Indonesia
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Angka tersebut belum menjadi keputusan resmi karena masih dibicarakan secara informal oleh partai politik.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Indonesia
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Penaikan PT diperlukan untuk mendorong efektivitas kerja parlemen.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Indonesia
Demokrat Usul Dapil Nasional di Tengah Wacana Parliamentary Threshold 7 Persen
Demokrat lebih menyoroti potensi banyaknya suara rakyat yang hangus akibat penerapan PT.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
Demokrat Usul Dapil Nasional di Tengah Wacana Parliamentary Threshold 7 Persen
Bagikan