Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Polisi Jadikan Eks Napi Asimilasi Tukang Bagi-Bagi Sembako

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Rabu, 22 April 2020
Polisi Jadikan Eks Napi Asimilasi Tukang Bagi-Bagi Sembako

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Heru Novianto (MP/Kanugraha)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - 25 eks warga binaan yang mendapatkan asimilasi dari Lapas dikerahkan untuk membagikan sembako kepada warga yang menjadi korban penanganan COVID-19. Mereka dijadikan garda terdepan dalam membantu warga yang miskin dan membutuhkan.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Heru Novianto mengatakan mereka diberikan seragam dan peralatan untuk menyasar warga di beberapa wilayah seperti pemukiman padat.

Baca Juga:

Mahasiswa Kedokteran UNS Terpapar COVID-19 Bertambah, Dirawat di RS Darurat Wisma Atlet Jakarta

"Mereka kami rangkul. Asimilasi yang diberikan Kemenkumham tak salah. Yang melakukan kejahatan hanya sedikit saj, banyak yang bisa kami rangkul untuk membantu warga mencegah COVID-19," kata Heru kepada Merahputih.com di Jakarta, Rabu (22/4).

Heru melanjutkan, para napi asimilasi itu mau untuk membantu warga dan senang bisa ikut mencegah penanganan COVID-19. "Mereka memiliki masa depan cerah yang berguna bagi masyarakat," terang Heru.

Heru menuturkan, para mantan warga eks binaan ini disebar ke sejumlah Polsek sehingga pembagian bantuan kepada warga menjadi merata. "Kapolsek yang akan mencari dan menggalang. Ikut dalam kegiatan Polres," terang Heru.

Program ini bakal berlangsung sampai pandemi COVID-19. "Mereka jadi garda terdepan untuk membantu masyarakat," terang Heru.

Ia berujar, di wilayah Jakarta Pusat tingkat kejahatan cenderung menurun. Dalam bulan April misalnya, hanya terjadi tiga peristiwa pencopetan. "Mungkin karena masyarakat tak banyak keluar. Kalau kejahatan mereka mau melakukan aksi malah berpikir," terang Heru.

Salah satu eks warg binaan, Bayu (23) mengaku senang bisa terlibat dal kegiatan membantu warga (MP/Kanugraha)

Polisi pun mengancam akan melakukan tindakan tegas terukur kepada napi asimilasi yang kembali berulah. Sementara ada 63 eks napi yang dibebaskan di Lapas Salemba. "Mau dia asimilasi atau tidak yang jelas ada kejahatan kami lakukan tindakan tegas terukur," terang Heru.

Kalapas Salemba Kadiyono menuturkan mereka masih dalam pemantauan. "Ini adalah program pertama yang bagus memberdayakan mereka kepada kegiatan yang positif. Mudah-mudahan ini bisa berlangsung lama," jelas Kadiyono.

Kadiyono memastikan, jika ada eks napi yang kembali melakukan pidana, sanksinya lebih berat. "Asimilasi dicabut, integrasi dicabut, dimasukkan kedalam sel khusus dan dimasukkan dalam catatan kepolisian," terang Kadiyono.

Baca Juga:

Update COVID-19 DKI Senin (20/4): 3.112 Orang Positif dan 237 Pasien Sembuh

Dari laporan yang ada, belum ada napi eks asimilasi yang kembali berulah di Jakarta Pusat. Sementara itu, salah satu eks warg binaan, Bayu (23) mengaku senang bisa terlibat dal kegiatan membantu warga.

"Iya tentu saja saya senang bisa ikut membantu. Semoga ini bisa bermanfaat buat masyarakat," terang Bayu yang mengenakan rompi ini. (Knu)

#Virus Corona #Pasien Corona #Penyakit Corona #COVID-19
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Nurhadi mengingatkan pemerintah agar tidak hanya fokus pada masuknya varian ke tanah air, tetapi lebih menekankan pada kekuatan kapasitas deteksi dini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 08 April 2026
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Konten itu ternyata merupakan bagian dari materi promosi rumah sakit yang berlokasi di Be’er Ya’akov, Israel.
Dwi Astarini - Kamis, 19 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Indonesia
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Salah satu fokus dalam penanganan Tb adalah memperluas skrining atau deteksi dini. Masyarakat diimbau untuk tidak takut melakukan pemeriksaan, karena TBC dapat disembuhkan dengan pengobatan yang konsisten.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Oktober 2025
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Indonesia
Kasus ISPA di Jakarta Naik Gara-Gara Cuaca, Warga Diminta Langsung ke Faskes Jika Ada Gejala
Gejala umum ISPA yang harus diwaspadai meliputi batuk, pilek, nyeri tenggorokan, dan demam
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 Oktober 2025
Kasus ISPA di Jakarta Naik Gara-Gara Cuaca, Warga Diminta Langsung ke Faskes Jika Ada Gejala
Lifestyle
Ciri-Ciri dan Risiko Warga Yang Alami Long COVID
Gejala long COVID tidak selalu sama pada setiap orang. Sebagian mengalami hanya satu keluhan, seperti sesak napas atau kelelahan (fatigue), sementara yang lain menghadapi kombinasi beberapa gangguan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 12 Agustus 2025
Ciri-Ciri dan Risiko Warga Yang Alami Long COVID
Indonesia
Kemenkes Temukan 1 Kasus Positif COVID dari 32 Spesimen Pemeriksa
Kemenkes menjabarkan saat ini ada 179 kasus COVID-19, dengan 1 kasus positif dari 32 pemeriksaan yang ditemukan
Wisnu Cipto - Senin, 16 Juni 2025
Kemenkes Temukan 1 Kasus Positif COVID dari 32 Spesimen Pemeriksa
Indonesia
178 Orang Positif COVID-19 di RI, Jemaah Haji Pulang Batuk Pilek Wajib Cek ke Faskes Terdekat
Batuk-pilek disertai sesak napas dalam waktu kurang dari 14 hari setelah kembali dari Tanah Suci.
Wisnu Cipto - Senin, 16 Juni 2025
178 Orang Positif COVID-19 di RI, Jemaah Haji Pulang Batuk Pilek Wajib Cek ke Faskes Terdekat
Indonesia
Semua Pasien COVID-19 di Jakarta Dinyatakan Sembuh, Tren Kasus Juga Terus Menurun Drastis
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menegaskan bahwa situasi COVID-19 di Ibu Kota tetap terkendali
Angga Yudha Pratama - Jumat, 13 Juni 2025
Semua Pasien COVID-19 di Jakarta Dinyatakan Sembuh, Tren Kasus Juga Terus Menurun Drastis
Indonesia
Jakarta Tetap Waspada: Mengungkap Rahasia Pengendalian COVID-19 di Ibu Kota Mei 2025
Ani mengimbau masyarakat untuk terus menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan
Angga Yudha Pratama - Rabu, 11 Juni 2025
Jakarta Tetap Waspada: Mengungkap Rahasia Pengendalian COVID-19 di Ibu Kota Mei 2025
Indonesia
KPK Minta Tolong BRI Bantu Usut Kasus Korupsi Bansos Presiden Era COVID-19
KPK meminta bantuan BRI untuk memberikan informasi mengenai fasilitas kredit
Wisnu Cipto - Jumat, 06 Juni 2025
KPK Minta Tolong BRI Bantu Usut Kasus Korupsi Bansos Presiden Era COVID-19
Bagikan