Polda Jateng Lantik 535 Bintara Baru, Ada Anak Nelayan hingga Pensiunan

Andika PratamaAndika Pratama - Kamis, 22 Desember 2022
Polda Jateng Lantik 535 Bintara Baru, Ada Anak Nelayan hingga Pensiunan

Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Lutfi melantik sebanyak 535 Bintara remaja di SPN Polda Jateng Purwokerto, Banyumas, Rabu (21/12). (MP/ Humas Polda Jateng)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Polda Jawa Tengah kembali melantik sebanyak 535 Bintara baru yang dinyatakan lulus usai menjalani pendidikan selama 5 bulan di SPN Polda Jateng Purwokerto, Banyumas, Rabu (21/12).

Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Lutfi mengatakan, para bintara baru itu merupakan generasi penerus Polri. Mereka dilantik bersamaan sekitar 10.000 Bintara baru lainnya di pusat pendidikan dan Sekolah Polisi Negara di masing-masing Polda di seluruh Indonesia.

Baca Juga

Polda Jateng Jamin Ketersediaan Stok Pangan Jelang Libut Nataru

"Total secara serentak dilantik 10.502 Bintara remaja yang terdiri dari 10.002 polisi laki-laki dan 500 polwan di Sekolah Polisi Wanita, SPN masing-masing Polda, Pusdik Brimob dan Pusdik Polair," kata Lutfi.

Dikatakannya, mereka akan ditempatkan di berbagai penugasan dan satuan kewilayahan, termasuk diproyeksikan untuk ditempatkan di ibukota negara yang baru atau IKN.

"Sesuai arahan Kalemdiklat Polri, mereka akan ditempatkan di berbagai wilayah termasuk nanti di IKN," jelas Kapolda

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol M Iqbal menyampaikan, para bintara tersebut merupakan hasil dari rekrutmen anggota Polri pada pertengahan 2022 lalu.

"Mereka di saring melalui beberapa tahapan seleksi dan selanjutnya menjalani pendidikan hingga lulus di SPN Polda Jateng," kata Iqbal.

Baca Juga

Polda Jateng Terjunkan 2.188 Personel di Acara Ngunduh Mantu Kaesang

Berdasarkan data diketahui, 535 bintara baru yang dilantik di SPN Polda Jateng tersebut berasal dari berbagai latar belakang pendidikan dan orang tua.

Dari sisi pendidikan, 525 bintara berasal dari lulusan SMU, SMK dan MA. 5 orang berasal dari lulusan S1 dan 5 orang merupakan lulusan D3.

"Sedangkan bila dilihat dari latar belakang orang tua, mayoritas mereka berasal dari keluarga wiraswastawan sejumlah 113 orang. Ada juga yang berasal dari keluarga petani 45 orang, keluarga buruh sejumlah 11 orang. Lainnya beragam seperti anak TNI-Polri, pensiunan atau nelayan," pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga

Jurnalis TV Jadi Kapolsek, Polda Jateng: Dia Pernah Lakukan Tugas Intelijen

#Polda Jawa Tengah
Bagikan
Ditulis Oleh

Andika Pratama

Berita Terkait

Indonesia
Polda Jateng Bongkar Pabrik Mie Basah Berformalin di Boyolali, Bisa Produksi 1,5 Ton per Hari
Polda Jateng membongkar pabrik mie basah berformalin di Boyolali. Pabrik tersebut bisa memproduksi hingga 1,5 ton per harinya.
Soffi Amira - Kamis, 12 Maret 2026
Polda Jateng Bongkar Pabrik Mie Basah Berformalin di Boyolali, Bisa Produksi 1,5 Ton per Hari
Indonesia
17,3 Juta Pemudik Diprediksi Masuk Jateng saat Lebaran, Polda Siagakan 28.980 Personel
Polda Jawa Tengah menyiagakan 28.980 personel untuk mengamankan arus mudik Lebaran 2026. Diperkirakan 17,3 juta pemudik akan masuk ke wilayah Jawa Tengah.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 10 Maret 2026
17,3 Juta Pemudik Diprediksi Masuk Jateng saat Lebaran, Polda Siagakan 28.980 Personel
Indonesia
Polda Jateng Bongkar Tambang Ilegal di Boyolali dan Kendal, 2 Tersangka Sudah Diamankan
Polda Jateng membongkar kasus tambang ilegal di Boyolali dan Kendal. Dua orang tersangka berhasil diamankan.
Soffi Amira - Rabu, 25 Februari 2026
Polda Jateng Bongkar Tambang Ilegal di Boyolali dan Kendal, 2 Tersangka Sudah Diamankan
Indonesia
Polda Jateng Ambil Sampel DNA dan Data Antemortem Keluarga Korban Pesawat ATR 42-500
Polda Jateng mengambil sampel DNA dan data antemortem keluarga korban pesawat ATR 42-500.
Soffi Amira - Senin, 19 Januari 2026
Polda Jateng Ambil Sampel DNA dan Data Antemortem Keluarga Korban Pesawat ATR 42-500
Indonesia
Polri Kini Sudah Punya 672 SPPG, Paling Banyak Ada di Jawa Tengah
Polri kini sudah memiliki 672 SPPG. Namun, SPPG Polri yang paling banyak berada di Jawa Tengah.
Soffi Amira - Jumat, 17 Oktober 2025
Polri Kini Sudah Punya 672 SPPG, Paling Banyak Ada di Jawa Tengah
Indonesia
Diduga Merusuh, Polda Jateng Tangkap 1.747 Orang dalam 4 Hari, 46 Ditetapkan sebagai Tersangka
Penangkapan dilakukan pada 29 Agustus hingga 1 September 2025 seperti dilaporkan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah Kombes Pol. Dwi Subagio di Semarang, Selasa (2/9).
Frengky Aruan - Selasa, 02 September 2025
Diduga Merusuh, Polda Jateng Tangkap 1.747 Orang dalam 4 Hari, 46 Ditetapkan sebagai Tersangka
Indonesia
Groundbreaking 24 SPPG Polres di Solo, Kapolri Pastikan Sasar 90.717 Penerima Manfaat Makan Bergizi
Kapolri mengatakan setelah SPPG ini selesai kemungkinan akan dilaksanakan evaluasi.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 25 Juni 2025
Groundbreaking 24 SPPG Polres di Solo, Kapolri Pastikan Sasar 90.717 Penerima Manfaat Makan Bergizi
Indonesia
Polda Jateng Jaring 134 Pelaku Aksi Tawuran dan Anak Punk
Operasi pemberantasan aksi premanisme itu digelar serentak di 35 jajaran Polres dan Polda Jateng, Sabtu (10/5).
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 12 Mei 2025
Polda Jateng Jaring 134 Pelaku Aksi Tawuran dan Anak Punk
Indonesia
Polda Jateng Ungkap Takaran Minyakita Disunat di Karanganyar, 8 Orang Diperiksa
Pabrik yang berada di Kabupaten Karanganyar itu dapat menghasilkan 150 ribu botol Minyakiita tutup kuning setiap harinya dan 700 ribu botol Minyakita warna hijau setiap harinya.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 14 Maret 2025
Polda Jateng Ungkap Takaran Minyakita Disunat di Karanganyar, 8 Orang Diperiksa
Indonesia
DPR Kritik Cara Polisi Tangani Band Sukatani yang Populerkan Lagu ‘Bayar Bayar Bayar’
Anggota Komisi III Rudianto Lallo menduga bahwa Polda Jawa Tengah melakukan cara represif dan intimidatif terhadap band Sukatani.
Frengky Aruan - Selasa, 25 Februari 2025
DPR Kritik Cara Polisi Tangani Band Sukatani yang Populerkan Lagu ‘Bayar Bayar Bayar’
Bagikan