Polda Jateng Terjunkan 2.188 Personel di Acara Ngunduh Mantu Kaesang

Mula AkmalMula Akmal - Sabtu, 03 Desember 2022
Polda Jateng Terjunkan 2.188 Personel di Acara Ngunduh Mantu Kaesang

Kaesang dan Erina jalani tradisi Pingitan. (Foto: Instagram/@kaesangp)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Polda Jawa Tengah menerjunkan sebanyak 2.188 personil Polri untuk mengamankan acara ngunduh mantu dan resepsi pernikahan putra bungsu Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep dengan Erina Sofia Gudono pada Minggu (11/12).

Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol M Iqbal Alqudusy mengatakan pihaknya menyiapkan pengamanan maksimal menjelang acara pernikahan ngunduh mantu putra bungsu Presiden Jokowi Kaesang Pangarep dengan Erina Gudono pada Minggu pekan depan. Sebanyak sebanyak 2.188 personil Polri telah disiapkan.

Baca Juga:

Calon Istri Kaesang Pangarep Jalani Tradisi Pingitan

"Kita terjunkan 2.188 personil Polri dalam kegiatan pengamanan acara ngunduh mantu (Kaesang-Erina)," kata Iqbal di Mapolresta Surakarta, Sabtu (3/12).

Dikatakannya, sebanyak 2.188 personel itu akan dibagi dalam 5 satgas dan akan ditugaskan untuk mengadakan pengamanan di lima titik. Kelima titik lokasi itu adalah siraman di kediaman Presiden Jokowi, lokasi start kirab di Loji Gandrung, rute kirab Jalan Slamet Riyadi Serta lokasi Pura Mangkunegaran.

"Lokasi lain di luar itu tetap kita amankan. Pelayanan masyarakat tetap dilaksanakan seperti biasanya," kata dia.

Baca Juga:

Jelang Menikah dengan Kaesang, Erina Jalani Pingitan

Polda Jateng, kata dia, juga menyiapkan 86 kendaraan roda dua dan 94 kendaraan roda empat guna mendukung pengamanan kegiatan.

Sementara itu, untuk posko kegiatan, kata dia, Polda Jateng menyiapkan tiga posko di Benteng Vastenburg, Pura Mangkunegaran dan Traffic Management Center (TMC) Polresta Surakarta. Kesemua posko dilengkapi alat komunikasi canggih termasuk sarana pemantauan CCTV dan ambulance.

"Secara umum, Polri khususnya Polda Jateng sudah menyiapkan personil dan sarana untuk pengamanan dan kelancaran kegiatan. Kita akan bersinergi dengan semua komponen yang terlibat termasuk dengan Pemkot Surakarta dan unsur TNI," pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Ribuan Relawan Jokowi akan Hadiri Ngunduh Mantu Kaesang-Erina di Solo

#Polri #Kapolda Jateng #Kaesang Pangarep
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Mula Akmal

Jurnalis, editor, dan periset dengan pengalaman lebih dari satu dekade di bidang politik, hukum, pertahanan, keamanan nasional, dan ruang digital. Menempuh magister Peperangan Asimetris di Universitas Pertahanan RI, dengan fokus pada perang kognitif, keamanan siber, perang narasi, dan konflik nonkonvensional.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Setara Institute Ingatkan Risiko Penyalahgunaan Penyadapan terhadap Hak Warga Negara
Penyadapan ilegal tersebut tidak hanya menjadi persoalan yang melibatkan pejabat negara.
Dwi Astarini - Jumat, 06 November 2026
Setara Institute Ingatkan Risiko Penyalahgunaan Penyadapan terhadap Hak Warga Negara
Indonesia
Kapolri Bentuk Timsus Usut Dugaan Penyadapan Ilegal Prabowo, Dipimpin Kabareskrim
Pembentukan tim khusus merupakan bentuk keseriusan institusi dalam merespons dugaan tindak pidana tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 06 November 2026
Kapolri Bentuk Timsus Usut Dugaan Penyadapan Ilegal Prabowo, Dipimpin Kabareskrim
Indonesia
Polri Pastikan Proses Etik 4 Jenderal Tersangka Penyadapan Prabowo Terus Berjalan
Mekanisme internal tersebut dilakukan secara berkesinambungan seiring dengan penanganan perkara pidana.
Dwi Astarini - Jumat, 06 November 2026
Polri Pastikan Proses Etik 4 Jenderal Tersangka Penyadapan Prabowo Terus Berjalan
Indonesia
Polri Tetapkan Irjen SU sebagai Tersangka, Ini Dugaan Perannya dalam Kasus Penyadapan
Polri menetapkan mantan Kadiv TIK Irjen SU sebagai tersangka keempat kasus dugaan penyadapan ilegal Presiden. Ia diduga menyetujui penghapusan hasil sadapan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 06 November 2026
Polri Tetapkan Irjen SU sebagai Tersangka, Ini Dugaan Perannya dalam Kasus Penyadapan
Indonesia
Kasus Penyadapan Prabowo Seret 3 Eks Petinggi Polri, Mensesneg Ungkap Langkah Pemerintah
Mensesneg Prasetyo Hadi meminta masyarakat tidak khawatir terkait kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo yang menyeret tiga tersangka.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 November 2026
Kasus Penyadapan Prabowo Seret 3 Eks Petinggi Polri, Mensesneg Ungkap Langkah Pemerintah
Indonesia
Kasus Penyadapan Presiden Prabowo, Polri Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan
Perkara yang sedang diproses Bareskrim Polri bersama Divisi Propam Polri tidak akan mengganggu pelaksanaan tugas kepolisian dalam melayani masyarakat.
Dwi Astarini - Rabu, 04 November 2026
Kasus Penyadapan Presiden Prabowo, Polri Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan
Indonesia
Polri Tegaskan Kasus Penyadapan Presiden Prabowo Murni Ulah Oknum
Perkara dugaan penyadapan ilegal dan penghapusan data elektronik serta illegal access yang tengah diselidiki tidak berkaitan dengan kebijakan resmi Polri.
Dwi Astarini - Rabu, 04 November 2026
Polri Tegaskan Kasus Penyadapan Presiden Prabowo Murni Ulah Oknum
Indonesia
Tetapkan Oknum Jenderal Polisi jadi Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo, Polri: ini Upaya Bersih ke Dalam
Polri menegaskan penegakan hukum kasus itu sejalan dengan arahan Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto yang ingin institusi Polri bersih.
Dwi Astarini - Rabu, 04 November 2026
Tetapkan Oknum Jenderal Polisi jadi Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo, Polri: ini Upaya Bersih ke Dalam
Indonesia
Polri Tetapkan 3 Tersangka Kasus Penyadapan Ilegal, Menko Yusril Minta Kasus Diusut Tuntas
Yusril Ihza Mahendra meminta masyarakat mempercayakan Polri menangani kasus dugaan penyadapan Presiden Prabowo yang telah menetapkan tiga tersangka.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 November 2026
Polri Tetapkan 3 Tersangka Kasus Penyadapan Ilegal, Menko Yusril Minta Kasus Diusut Tuntas
Indonesia
58 WNI Direkrut Jadi Tentara Bayaran Rusia, Dijanjikan Gaji Rp 54 Juta dan Bonus 635 Juta
Bareskrim Polri membongkar sindikat TPPO yang merekrut 58 WNI, termasuk mantan TNI dan Polri, menjadi tentara bayaran Rusia dengan iming-iming gaji Rp54 juta.
Frengky Aruan - Selasa, 03 November 2026
58 WNI Direkrut Jadi Tentara Bayaran Rusia, Dijanjikan Gaji Rp 54 Juta dan Bonus 635 Juta
Bagikan