MerahPutih.com - Polda Jawa Tengah saat ini sedang memburu pelaku penyebaran selebaran yang menyindir PPKM dan tersebar di beberapa titik di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.
Diketahui, warga Kabupaten Klaten diresahkan dengan adanya selebaran menyindir penanganan wabah COVID-19. Selebaran itu di antaranya bertuliskan "17 Agustus Temanya Bertahan Hidup"; "Dipaksa Sehat Di Negara Sakit"; dan "COVID-19 Belum Selesai 2024 Sudah Mulai".
Kabid Humas Polda Jateng Kombes Iqbal Alqudusy membenarkan adanya laporan dari Polres Klaten terkait maraknya selebaran soal menyindir penanganan wabah COVID-19. Polda Jawa Tengah saat ini sedang memburu pelaku.
Baca Juga:
Pemerintah Persiapkan Langkah Antisipasi Pandemi COVID-19 Jadi Endemi
"Kami meminta masyarakat bersabar dengan adanya perpanjangan PPKM guna memutus penyebaran virus COVID-19," kata Iqbal, Rabu (18/8)
Dikatakannya, kepada pihak terdampak PPKM, ia menegaskan kesehatan dan keselamatan menjadi yang utama saat ini. Diakuinya banyak masyarakat serta sektor-sektor yang terganggu akibat PPKM.
"Kesehatan dan keselamatan rakyat adalah hukum yang tertinggi. Kesehatan dan keselamatan rakyat untuk anak cucu kita ke depan. Kami mohon kesadaran masyarakat dan bersabar hingga PPKM selesai," tegas dia.
Ia mengatakan, masyarakat yang kurang puas dengan apa yang sudah dilakukan para tenaga medis dan petugas bisa disampaikan dengan baik. Pemerintah daerah juga tidak tinggal diam dalam membantu warganya terdampak PPKM dengan menyalurkan bantuan.
"Selebaran itu sangat meresahkan masyarakat. Kami sedang melakukan penyelidikan dan memburu pelaku," kata dia.
Kapolres Klaten AKBP Eko Prasetyo mengungkapkan, pihaknya sudah mengetahui beredarnya selebaran tersebut.
Ia pun kemudian memerintahkan jajarannya untuk melakukan penyelidikan.
"Saat ini Polri, dalam hal ini Polres Klaten sedang melakukan penyelidikan terhadap selebaran-selebaran yang ada di wilayah Klaten, terkait perpanjangan PPKM," kata Eko.
Baca Juga:
Bantuan Tabung Oksigen dan Sembako untuk Penanganan COVID-19 di Karawang
Eko mengatakan, dalam penanganan COVID-19 khususnya dalam masa PPKM, seluruh instansi pemerintah dan juga relawan di Klaten sudah bekerja secara maksimal. Dalam hal ini ada beberapa sektor yang terdampak secara ekonomi akibat pemberlakuan PPKM.
"Tentunya itu bertujuan untuk menjaga keselamatan seluruh masyarakat. Kami minta masyarakat agar tetap bersabar, tetap bersatu padu saling mendukung dalam penanganan COVID-19," tandasnya. (Ismail/Jawa Tengah)
Baca Juga:
Satgas COVID-19 Beberkan Kabar Baik Penanganan COVID-19 di Jawa dan Bali