Polda Jateng Buru Pemasang Selebaran Terkait Sindiran Penanganan COVID-19

Zulfikar SyZulfikar Sy - Rabu, 18 Agustus 2021
Polda Jateng Buru Pemasang Selebaran Terkait Sindiran Penanganan COVID-19

Seorang ASN Pemkab Klaten Jawa Tengah mencopoti selebaran terkait sindiran penanganan COVID-19, Rabu (18/8). (MP/Istimewa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Polda Jawa Tengah saat ini sedang memburu pelaku penyebaran selebaran yang menyindir PPKM dan tersebar di beberapa titik di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Diketahui, warga Kabupaten Klaten diresahkan dengan adanya selebaran menyindir penanganan wabah COVID-19. Selebaran itu di antaranya bertuliskan "17 Agustus Temanya Bertahan Hidup"; "Dipaksa Sehat Di Negara Sakit"; dan "COVID-19 Belum Selesai 2024 Sudah Mulai".

Kabid Humas Polda Jateng Kombes Iqbal Alqudusy membenarkan adanya laporan dari Polres Klaten terkait maraknya selebaran soal menyindir penanganan wabah COVID-19. Polda Jawa Tengah saat ini sedang memburu pelaku.

Baca Juga:

Pemerintah Persiapkan Langkah Antisipasi Pandemi COVID-19 Jadi Endemi

"Kami meminta masyarakat bersabar dengan adanya perpanjangan PPKM guna memutus penyebaran virus COVID-19," kata Iqbal, Rabu (18/8)

Dikatakannya, kepada pihak terdampak PPKM, ia menegaskan kesehatan dan keselamatan menjadi yang utama saat ini. Diakuinya banyak masyarakat serta sektor-sektor yang terganggu akibat PPKM.

"Kesehatan dan keselamatan rakyat adalah hukum yang tertinggi. Kesehatan dan keselamatan rakyat untuk anak cucu kita ke depan. Kami mohon kesadaran masyarakat dan bersabar hingga PPKM selesai," tegas dia.

Seorang ASN Pemkab Klaten Jawa Tengah mencopoti selebaran terkait sindiran penanganan COVID-19, Rabu (18/8). (MP/Istimewa)
Seorang ASN Pemkab Klaten Jawa Tengah mencopoti selebaran terkait sindiran penanganan COVID-19, Rabu (18/8). (MP/Istimewa)


Ia mengatakan, masyarakat yang kurang puas dengan apa yang sudah dilakukan para tenaga medis dan petugas bisa disampaikan dengan baik. Pemerintah daerah juga tidak tinggal diam dalam membantu warganya terdampak PPKM dengan menyalurkan bantuan.

"Selebaran itu sangat meresahkan masyarakat. Kami sedang melakukan penyelidikan dan memburu pelaku," kata dia.

Kapolres Klaten AKBP Eko Prasetyo mengungkapkan, pihaknya sudah mengetahui beredarnya selebaran tersebut.

Ia pun kemudian memerintahkan jajarannya untuk melakukan penyelidikan.

"Saat ini Polri, dalam hal ini Polres Klaten sedang melakukan penyelidikan terhadap selebaran-selebaran yang ada di wilayah Klaten, terkait perpanjangan PPKM," kata Eko.

Baca Juga:

Bantuan Tabung Oksigen dan Sembako untuk Penanganan COVID-19 di Karawang

Eko mengatakan, dalam penanganan COVID-19 khususnya dalam masa PPKM, seluruh instansi pemerintah dan juga relawan di Klaten sudah bekerja secara maksimal. Dalam hal ini ada beberapa sektor yang terdampak secara ekonomi akibat pemberlakuan PPKM.

"Tentunya itu bertujuan untuk menjaga keselamatan seluruh masyarakat. Kami minta masyarakat agar tetap bersabar, tetap bersatu padu saling mendukung dalam penanganan COVID-19," tandasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Satgas COVID-19 Beberkan Kabar Baik Penanganan COVID-19 di Jawa dan Bali

#COVID-19 #Polda Jawa Tengah
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Nurhadi mengingatkan pemerintah agar tidak hanya fokus pada masuknya varian ke tanah air, tetapi lebih menekankan pada kekuatan kapasitas deteksi dini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 08 April 2026
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Indonesia
Polda Jateng Bongkar Pabrik Mie Basah Berformalin di Boyolali, Bisa Produksi 1,5 Ton per Hari
Polda Jateng membongkar pabrik mie basah berformalin di Boyolali. Pabrik tersebut bisa memproduksi hingga 1,5 ton per harinya.
Soffi Amira - Kamis, 12 Maret 2026
Polda Jateng Bongkar Pabrik Mie Basah Berformalin di Boyolali, Bisa Produksi 1,5 Ton per Hari
Indonesia
17,3 Juta Pemudik Diprediksi Masuk Jateng saat Lebaran, Polda Siagakan 28.980 Personel
Polda Jawa Tengah menyiagakan 28.980 personel untuk mengamankan arus mudik Lebaran 2026. Diperkirakan 17,3 juta pemudik akan masuk ke wilayah Jawa Tengah.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 10 Maret 2026
17,3 Juta Pemudik Diprediksi Masuk Jateng saat Lebaran, Polda Siagakan 28.980 Personel
Indonesia
Polda Jateng Bongkar Tambang Ilegal di Boyolali dan Kendal, 2 Tersangka Sudah Diamankan
Polda Jateng membongkar kasus tambang ilegal di Boyolali dan Kendal. Dua orang tersangka berhasil diamankan.
Soffi Amira - Rabu, 25 Februari 2026
Polda Jateng Bongkar Tambang Ilegal di Boyolali dan Kendal, 2 Tersangka Sudah Diamankan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Konten itu ternyata merupakan bagian dari materi promosi rumah sakit yang berlokasi di Be’er Ya’akov, Israel.
Dwi Astarini - Kamis, 19 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Indonesia
Polda Jateng Ambil Sampel DNA dan Data Antemortem Keluarga Korban Pesawat ATR 42-500
Polda Jateng mengambil sampel DNA dan data antemortem keluarga korban pesawat ATR 42-500.
Soffi Amira - Senin, 19 Januari 2026
Polda Jateng Ambil Sampel DNA dan Data Antemortem Keluarga Korban Pesawat ATR 42-500
Indonesia
Polri Kini Sudah Punya 672 SPPG, Paling Banyak Ada di Jawa Tengah
Polri kini sudah memiliki 672 SPPG. Namun, SPPG Polri yang paling banyak berada di Jawa Tengah.
Soffi Amira - Jumat, 17 Oktober 2025
Polri Kini Sudah Punya 672 SPPG, Paling Banyak Ada di Jawa Tengah
Indonesia
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Salah satu fokus dalam penanganan Tb adalah memperluas skrining atau deteksi dini. Masyarakat diimbau untuk tidak takut melakukan pemeriksaan, karena TBC dapat disembuhkan dengan pengobatan yang konsisten.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Oktober 2025
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Indonesia
Kasus ISPA di Jakarta Naik Gara-Gara Cuaca, Warga Diminta Langsung ke Faskes Jika Ada Gejala
Gejala umum ISPA yang harus diwaspadai meliputi batuk, pilek, nyeri tenggorokan, dan demam
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 Oktober 2025
Kasus ISPA di Jakarta Naik Gara-Gara Cuaca, Warga Diminta Langsung ke Faskes Jika Ada Gejala
Indonesia
Diduga Merusuh, Polda Jateng Tangkap 1.747 Orang dalam 4 Hari, 46 Ditetapkan sebagai Tersangka
Penangkapan dilakukan pada 29 Agustus hingga 1 September 2025 seperti dilaporkan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah Kombes Pol. Dwi Subagio di Semarang, Selasa (2/9).
Frengky Aruan - Selasa, 02 September 2025
Diduga Merusuh, Polda Jateng Tangkap 1.747 Orang dalam 4 Hari, 46 Ditetapkan sebagai Tersangka
Bagikan