PLTSa Putri Cempo Diuji Coba, Desember Mulai Alirkan Listrik ke Pemukiman

Andika PratamaAndika Pratama - Rabu, 29 Juni 2022
PLTSa Putri Cempo Diuji Coba, Desember Mulai Alirkan Listrik ke Pemukiman

Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) Putri Cempo Solo, Selasa (28/6). (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Solo melakukan uji coba operasional (Commissioning) Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) Putri Cempo, Solo perdana, Selasa (28/6). Untuk pengoperasian penuh PLTSa baru bisa dilakukan pada Desember 2022.

Direktur PT Solo Citra Metro Plasma Power (SCMPP) Elan Syuherlan mengatakan Desember mendatang PLTSa bisa mulai menyalurkan listrik ke PLN sekalipun masih ada evaluasi terkait ketersediaan sampah sebagai bahan baku dari produksi listrik tersebut.

Baca Juga

Gibran Pastikan Proyek PLTSa Putri Cempo Tetap Jalan Meski Diprotes Walhi Jateng

"Ini baru pemanasan mesin saja dulu. Selama uji coba PLTSa Putri Cempo terbukti berhasil dilakukan dan sudah bisa memproduksi listrik di lokasi setempat," kata Elan, Selasa (28/6).

Dikatakannya, PLTSa Putri Cempo menjadi solusi dalam mengatasi sampah di Solo. Untuk mengubah tumpukan sampah menjadi energi listrik, lanjut dia, diperlukan proses pengolahan sistematis.

"Prosesnya dimulai dari masuknya sampah ke dalam tabung gasifier dan diolah menjadi gas sintetik atau disebut dengan syngas," ujar dia.

Ia menyebut syngas ini yang nantinya menjadi cikal bakal energi yang bisa dikonversi menjadi produk apapun, salah satunya diolah menjadi energi listrik di PLTSa tersebut.

"Bisa dikonversi menjadi etanol, hidrogen atau juga bisa diolah menjadi listrik, di PLTSA ini kami mengkonversi syngas menjadi listrik," ucap Elan.

Baca Juga

Kunjungi TPA Putri Cempo, Ganjar Optimistis Jateng Bisa Menuju Waste To Energy

Ia mengatakan PLTSa Putri Cempo sudah mengoperasikan empat mesin produksinya. Secara bertahap empat mesin lainnya akan mulai dioperasikan secara bertahap hingga Desember 2022 mendatang.

"Pada Desember nanti pihaknya menargetkan kedelapan mesin bisa beroperasi seluruhnya," papar dia.

Ia menambahkan pada Desember mendatang pihaknya optimis PLTSa Putri Cempo mampu memproduksi 8 megawatt listrik/hari. Dari jumlah tersebut, sebanyak lima megawatt akan disalurkan ke PLN, sementara 3 megawatt lainnya akan digunakan sendiri oleh PLTSa Putri Cempo dalam proses produksinya.

"Produksi listrik sebanyak itu hanya bisa dicapai jika mereka bisa mengolah 545 ton sampah per hari. Dari jumlah itu, sebanyak 350 ton merupakan sampah yang bisa diolah dari hasil sampah baru, sementara 200 ton sisanya diambil dari stok sampah lama," katanya.

Sekretaris Daerah Solo Ahyani mengatakan untuk memenuhi kebutuhan sampah PLTSa telah menjalin komunikasi dengan kabupaten Sukoharjo, Karanganyar dan Boyolali. Sementara untuk jual beli listrik dengan PLN, semua sudah disiapkan.

"Saat ini sudah ada infrastruktur tiang-tiang yang dipasang oleh PLN menuju ke PLTSa Putri Cempo," tandasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga

Menteri ESDM Klaim PLTSa Putri Cempo Solo Mampu Ciptakan Lingkungan yang Lebih Sehat

#Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) #Solo
Bagikan
Ditulis Oleh

Andika Pratama

Berita Terkait

Tradisi
Kirab Pusaka Malam 1 Suro, Keraton Solo Keluarkan 5 Kerbau Kyai Slamet
Ada lima kebo mahesa atau kerbau bule yang akan menjadi cucuk lampah pada kirab pusaka nanti.
Dwi Astarini - Kamis, 04 Juni 2026
Kirab Pusaka Malam 1 Suro, Keraton Solo Keluarkan 5 Kerbau Kyai Slamet
Indonesia
Jelang Hari Raya Waisak, Bhikkhu Thudong yang Jalan Kaki ke Borobudur Mampir di Vihara Dhamma Sundara, Solo
Sebelumnya Bhikkhu Thudong mulai berjalan kaki dari Bali menuju Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah untuk memperingati puncak Hari Raya Waisak.
Dwi Astarini - Jumat, 22 Mei 2026
Jelang Hari Raya Waisak, Bhikkhu Thudong yang Jalan Kaki ke Borobudur Mampir di Vihara Dhamma Sundara, Solo
Indonesia
Ratusan Pengemudi Ojol Ngadu ke DPRD Solo, Keluhkan Tingginya Potongan Aplikator
Para pekerja transportasi daring saat ini berada dalam posisi dilematis yang serbatidak pasti.
Dwi Astarini - Kamis, 21 Mei 2026
Ratusan Pengemudi Ojol Ngadu ke DPRD Solo, Keluhkan Tingginya Potongan Aplikator
Indonesia
Suporter Nyalakan Flare, Manajemen Persis Solo Pasrah Jika Kena Sanksi Ratusan Juta
Tercatat, sebanyak 8 orang suporter terpaksa harus mendapatkan perawatan medis dari petugas P3K di lokasi karena mengalami sesak napas dan kepanikan.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 18 Mei 2026
Suporter Nyalakan Flare, Manajemen Persis Solo Pasrah Jika Kena Sanksi Ratusan Juta
Olahraga
Puluhan Suporter Persis Diamankan Usai Pesta Flare di Stadion Manahan
: Polresta Surakarta amankan 33 suporter Persis Solo karena membawa flare, smoke, petasan, dan miras saat laga kontra Dewa United di Stadion Manahan.
Wisnu Cipto - Minggu, 17 Mei 2026
 Puluhan Suporter Persis Diamankan Usai Pesta Flare di Stadion Manahan
Indonesia
Pemkot Solo Mau Revitalisasi Taman Sriwedari, Ahli Waris: Jangan Gegabah Bangun di Lahan Sengketa
Revitalisasi Taman Sriwedari kini menuai polemik. Ahli waris memperingatkan Pemprov Solo agar tidak mengganggu lahan sengketa.
Soffi Amira - Selasa, 12 Mei 2026
Pemkot Solo Mau Revitalisasi Taman Sriwedari, Ahli Waris: Jangan Gegabah Bangun di Lahan Sengketa
Indonesia
100 Investor Diklaim Minati Proyek Pengolahan Sampah Jadi Listrik
Total nilai pengembangan proyek PSEL yang tengah disiapkan pemerintah mencapai sekitar 5 miliar dolar AS atau sekitar Rp 87 triliun.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 12 Mei 2026
100 Investor Diklaim Minati Proyek Pengolahan Sampah Jadi Listrik
Indonesia
Pemkot Minta Bantuan China Kelola Sampah
Xi'an China adalah kota sejarah dan budaya seperti halnya di Solo yang juga memiliki banyak jejak peninggalan.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 09 Mei 2026
Pemkot Minta Bantuan China Kelola Sampah
Indonesia
Dana Hibah Pemkot Solo Dikorupsi, Walkot Ubah Skema Penyaluran Jadi Non Tunai
“Kita perbaiki tata kelola keuangan dana hibah. Ini dilakukan agar tidak terjadi penyelewengan ataupun praktik korupsi," katanya.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 07 Mei 2026
Dana Hibah Pemkot Solo Dikorupsi, Walkot Ubah Skema Penyaluran Jadi Non Tunai
Indonesia
Pemkot Solo Gandeng Kejagung Revitalisasi Sriwedari, Siapkan Anggaran Rp 200 Miliar
Pemkot Solo menggandeng Kejagung untuk merevitalisasi Sriwedari. Anggarannya ditaksir mencapai Rp 200 miliar.
Soffi Amira - Kamis, 07 Mei 2026
Pemkot Solo Gandeng Kejagung Revitalisasi Sriwedari, Siapkan Anggaran Rp 200 Miliar
Bagikan