Kunjungi TPA Putri Cempo, Ganjar Optimistis Jateng Bisa Menuju Waste To Energy

Eddy FloEddy Flo - Kamis, 10 Oktober 2019
  Kunjungi TPA Putri Cempo, Ganjar Optimistis Jateng Bisa Menuju Waste To Energy

Caption: Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo melakukan pengecekan pengoperasian Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di TPA Putri Cempo di Solo, Jawa Tengah, Rabu (8/10). (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo optimistis persoalan sampah di Jawa Tengah akan teratasi. Terlebih Kota Solo akan mengolah sampah menjadi Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di TPA Putri Cempo.

Demikian diiungkapkan Ganjar saat meninjau langsung PLTSa di TPA Putri Cempo sekaligus meninjau warga yang terdampak asap kebakaran sampah di TPA Putri Cempo, Rabu (9/10).

Baca Juga:

Wacana Pembentukan Provinsi Soloraya, Ganjar Pertanyakan Urgensi Pemekaran

"Saya barusan melihat proses pembuatan sampah menjadi briket yang digunakan sebagai bahan dasar energi listrik di TPA Putri Cempo Solo," ujar Ganjar pada kepada awak media termasuk merahputih.com.

Ganjar Pranowo bersama wali kota Solo FX Hadi Rudyatmo meninjau TPA Putri Cempo
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo didampingi Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo meninjau TPA Putri Cempo (MP/Ismail)

Meski baru prototype, PLTSa Putri Cempo Solo sudah menunjukkan hasil memuaskan. Pengelolaan sampah di Solo sudah berjalan dan sudah ada hasilnya.

"Ini skalanya masih kecil karena masih uji coba, nah pada tanggal 23 Oktober nanti, akan dilakukan groundbreaking proyek serupa dengan kapasitas listrik 5 Megawatt," kata Ganjar.

Dibangunnya PLTSa Putri Cempo, kata Ganjar, sampah yang ada di lokasi TPS ini akan diolah menjadi energi listrik. PLTSa Putri Cempo natinya akan menyelesaikan tumpukan sampah yang lebih dari 1,6 juta ton itu dalam waktu tidak cukup lama.

Warga Solo yang terkena asap pembakaran sampah dari TPA
Warga terdampak asap akibat kebakaran TPA Putri Cempo mendapatkan pengobatan gratis dari Dinkes Solo, Jawa Tengah, Rabu (8/10). (MP/Ismail)

"Kami mencatat sudah ada tiga lokasi pengolahan sampah di Jateng, yakni di Semarang menjadi gas metan, Cilacap menjadi briket dan di Solo ini menjadi energi listrik," tutur dia.

Tiga contoh pengelolan sampah ini, lanjut dia, bisa menjadi bukti nyata Jawa Temgahsiap mengatasi problem sampah dan menuju waste to energy. Ia berharap pengelolaan sampah menjadi energy ini bisa menular di kabupaten/kota di Jawa Tengah.

Baca Juga:

Viral Bupati Budhi Sarwono Unggah Slip Gaji, Gubernur Ganjar Minta Kepala Daerah Bersabar

"Saya sedikit menyoroti soal penanganan kebakaran yang terjadi di TPA Putri Cempo Solo. Akibat kebakaran ini warga yang tinggal di sekitar lokasi terkena dampak asap. Saya minta Pemkot Solo secepatnya mepadamkam api,"pungkasnya.(*)

Berita ini ditulis berdasarkan laporan Ismail, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Jawa Tengah.

Baca Juga:

Ganjar Tak Sabar Ingin Ngantor Pakai Mobil Esemka

#TPA #Gubernur Jawa Tengah #Ganjar Pranowo #Wali Kota Solo
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Tahir Solo Museum Tunggak PBB-P2 Rp600 Juta, Wali Kota Solo Minta Segera Dilunasi
Tahir Solo Museum diketahui memiliki tunggakan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) sebesar Rp600 juta.
Yusuf Abdillah - Selasa, 15 September 2026
Tahir Solo Museum Tunggak PBB-P2 Rp600 Juta, Wali Kota Solo Minta Segera Dilunasi
Indonesia
Kebakaran Paksa TPA Galuga Bogor Ditutup, Helikopter TNI Bombardir Api dari Udara
Pelayanan sampah TPA Galuga Bogor ditutup sehari penuh. TNI AU kerahkan helikopter water bombing untuk menjangkau titik api yang sulit diakses.
Wisnu Cipto - Selasa, 08 September 2026
Kebakaran Paksa TPA Galuga Bogor Ditutup, Helikopter TNI Bombardir Api dari Udara
Indonesia
Kebakaran TPA Putri Cempo belum Padam, ASN Solo Salat Istisqa Memohon Hujan
Salat istisqa tersebut dilakukan di tengah musim kemarau panjang dan kebakaran TPA Putri Cempo yang belum padam
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Kebakaran TPA Putri Cempo belum Padam, ASN Solo Salat Istisqa Memohon Hujan
Indonesia
Polda Jateng Lakukan Water Bombing Padamkan Api di TPA Putri Cempo, Guyurkan 13 Ribu Liter Air
Pelaksanaan water bombing difokuskan pada sisi timur TPA Putri Cempo yang masih mengeluarkan asap.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Polda Jateng Lakukan Water Bombing Padamkan Api di TPA Putri Cempo, Guyurkan 13 Ribu Liter Air
Indonesia
Respati Tetapkan Status Tanggap Darurat, Pemadaman TPA Putri Cempo Dibantu Water Bombing
Pemadaman dibantu menggunakan water bombing yang akan dilakukan mulai Jumat (4/9).
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Respati Tetapkan Status Tanggap Darurat, Pemadaman TPA Putri Cempo Dibantu Water Bombing
Indonesia
KLH Sebut Kebakaran TPA Putri Cempo karena Gas Metana, belum Tetapkan Status KLB
Gas metana merupakan salah satu penyebab kebakaran dan ada bahan yang mudah terbakar.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
KLH Sebut Kebakaran TPA Putri Cempo karena Gas Metana, belum Tetapkan Status KLB
Indonesia
Api di TPA Putri Cempo masih Menyala, Titiknya Berkurang
Sejumlah titik api yang sebelumnya berkobar mulai padam. Kepulan asap membumbung tinggi ditiup angin masih terlihat di lokasi kebakaran.
Dwi Astarini - Kamis, 03 September 2026
Api di TPA Putri Cempo masih Menyala, Titiknya Berkurang
Indonesia
Kebakaran TPA Putri Cempo belum Padam, Pemkot Bersiap Bantu Warga Terdampak
Ada dua RW yang berpotensi terdampak apabila kebakaran terus meluas dan sulit dipadamkan.
Dwi Astarini - Kamis, 03 September 2026
Kebakaran TPA Putri Cempo belum Padam, Pemkot Bersiap Bantu Warga Terdampak
Indonesia
TPA Putri Cempo Solo Terbakar, Angin Sulitkan Damkar Padamkan Api
Api masih membesar karena tiupan angin kencang.
Dwi Astarini - Rabu, 02 September 2026
TPA Putri Cempo Solo Terbakar, Angin Sulitkan Damkar Padamkan Api
Indonesia
Ganjar Pranowo Datang, Lagu 'Flabomora' Berkumandang di NTT
Para ibu setempat melantukan lirik lagu yang menyentuh hati, nada senduh dan teduh menenangkan perasaan.
Dwi Astarini - Sabtu, 22 Agustus 2026
Ganjar Pranowo Datang, Lagu 'Flabomora' Berkumandang di NTT
Bagikan