Playhouse Academy Jadi TK Pertama dengan Akreditasi Cambridge

Soffi AmiraSoffi Amira - Rabu, 07 Februari 2024
Playhouse Academy Jadi TK Pertama dengan Akreditasi Cambridge

Playhouse Academy dukung tumbuh kembang anak. Foto: MerahPutih.com/Andreas Pranatalta

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Playhouse Academy sebagai pusat pendidikan pertama di Indonesia, telah memperoleh akreditasi dari Cambridge International Education. Sekolah yang didirikan sejak Maret 2020 ini juga menerapkan kurikulum Cambridge Early Years.

Akreditasi Cambridge Early Years merupakan sebuah pengakuan penting di dunia pendidikan. Hal itu juga menegaskan komitmen Playhouse Academy, terhadap penyelenggaraan pendidikan awal yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan masa depan anak-anak.

Baca juga:

Kemendikbudristek Dorong Warga Sekolah Terapkan Budaya Hidup Sehat

Standar internasional ini bukan hanya menjamin kualitas pembelajaran sesuai dengan standar global, tetapi juga menandai Playhouse Academy sebagai institusi yang berkomitmen pada penyediaan pendidikan bermakna dan menyenangkan bagi siswanya.

"Ini adalah pencapaian signifikan bagi kami dalam menjadikan pembelajaran bermakna dan menyenangkan bagi siswa," kata Co-Founder sekaligus Kepala Sekolah Playhouse Academy, Astrid, saat konferensi pers di Palma Tower, Jakarta Selatan, Rabu (7/2).

Kurikulum Cambridge Early Years di Playhouse Academy juga mengutamakan pengembangan keterampilan penting yang relevan untuk masa depan, termasuk keterampilan kritis, kreativitas, sosial, dan emosional anak.

Baca juga:

Pemkot Tangsel Bakal Tambah 87 Ruang Kelas di Beberapa Sekolah

Ruang kelas di Playhouse Academy
Ruang kelas di Playhouse Academy. Foto: MerahPutih.com/Andreas Pranatalta

Program ini dirancang untuk mempersiapkan anak-anak dalam menghadapi tantangan di masa depan, kemudian menciptakan fondasi yang kuat untuk perkembangan pendidikan selanjutnya.

Berdiri saat masa awal pandemi juga menjadi tantangan tersendiri bagi Playhouse Academy untuk menarik perhatian orang tua murid. Maka dari itu, Playhouse Academy menggunakan metode word of mouth untuk mempromosikan sekolah tersebut kepada khalayak.

"Jadi mami-mami (orang tua murid) kan mereka punya grup dan berdiskusi serta tukar informasi satu sama lain. Muridnya pun bermacam-macam, ada dari Bali, Surabaya, Bogor, Bandung, bahkan ada yang dari luar negeri," kata Astrid.

Seluruh inisiatif ini menegaskan posisi Playhouse Academy sebagai pelopor dalam inovasi pendidikan anak usia dini di Indonesia. Tentunya, dibarengi dengan dukungan kuat dari Cambridge International Education dan dedikasi tim pendidik profesional. (and)

Baca juga:

Program 'Gembira' Dukung Satuan Pendidikan Ramah Anak DKI Jakarta

#Pendidikan #Sekolah #Fasilitas Pendidikan
Bagikan
Ditulis Oleh

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.

Berita Terkait

Indonesia
Enak Nih! Guru Sekolah Garuda Bakal Dapat Rumah Dinas
Selain itu, ada peraturan presiden (perpres) yang mengatur tentang tunjangan bagi guru Sekolah Garuda.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 06 Februari 2026
Enak Nih! Guru Sekolah Garuda Bakal Dapat Rumah Dinas
Indonesia
Prabowo Minta Australia Bantu Tingkatkan Kualitas Pendidikan Indonesia
Albanese menegaskan Indonesia dan Australia memiliki hubungan yang semakin erat sebagai negara tetangga sekaligus sahabat.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 06 Februari 2026
 Prabowo Minta Australia Bantu Tingkatkan Kualitas Pendidikan Indonesia
Indonesia
Pemerintah Berlakukan Gerakan Satu Jam Tanpa Gawai Bagi Siswa Selama Ramadan
Skema pembelajaran Ramadan 2026 yang ditelah ditetapkan pemerintah berlaku 18 Februari–27 Maret 2026.
Wisnu Cipto - Jumat, 06 Februari 2026
Pemerintah Berlakukan Gerakan Satu Jam Tanpa Gawai Bagi Siswa Selama Ramadan
Indonesia
Krisis Guru, Pemkot Solo Siap Rekrut 286 Tenaga Pendidik Kontrak
Pemkot Solo siap merekrut 286 tenaga pendidik pada tahun ini. Hal itu dikarenakan adanya krisis tenaga pendidik akibat pensiun.
Soffi Amira - Kamis, 05 Februari 2026
Krisis Guru, Pemkot Solo Siap Rekrut 286 Tenaga Pendidik Kontrak
Indonesia
Tragedi Siswa SD di NTT,  Pendidikan Kawasan 3T Harus Jadi Prioritas Nasional
Kasus YBR sebagai bukti rapuhnya perlindungan negara terhadap anak-anak di pelosok kawasan 3 T yang perlunya penanganan khusus dan darurat.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Tragedi Siswa SD di NTT,  Pendidikan Kawasan 3T Harus Jadi Prioritas Nasional
Indonesia
Belajar dari Tragedi Bocah SD NTT, Anak Cowok Juga Butuh Ruang Aman Bercerita
Tragedi yang dialami siswa SD YBR di NTT membuktikan anak laki-laki juga kerap mengalami masalah psikis, tetapi belum mendapatkan ruang aman untuk berbicara.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Belajar dari Tragedi Bocah SD NTT,  Anak Cowok Juga Butuh Ruang Aman Bercerita
Indonesia
Nyawa Melayang Tak Mampu Beli Buku, Surat Perpisahan YBR Simbol Nestapa Anak Miskin
Psikolog Mira Pane menilai surat YBR bukan hanya pesan pribadi, melainkan simbol penderitaan anak-anak Indonesia yang kehilangan harapan akibat kemiskinan.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Nyawa Melayang Tak Mampu Beli Buku, Surat Perpisahan YBR Simbol Nestapa Anak Miskin
Indonesia
Kemiskinan Akar Masalah Siswa SD NTT Bunuh Diri, 1 dari 9 Anak di RI Hidup Miskin
Sistem pendidikan nasional kini seharusnya tidak hanya dari sisi akademik tetapi juga memperhatikan kondisi psikologis dan ekonomi siswa.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Kemiskinan Akar Masalah Siswa SD NTT Bunuh Diri, 1 dari 9 Anak di RI Hidup Miskin
Indonesia
Tragedi Anak di NTT, Komisi VIII DPR Minta Negara Hadir Lindungi Hak Pendidikan
Anggota Komisi VIII DPR RI menyoroti tragedi anak di NTT karena tak mampu membeli buku dan bolpoin. Ia meminta negara hadir memperkuat perlindungan sosial anak.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 Februari 2026
Tragedi Anak di NTT, Komisi VIII DPR Minta Negara Hadir Lindungi Hak Pendidikan
Indonesia
Bocah SD Tak Bisa Beli Buku Bunuh Diri di NTT Potret Hitam Dunia Pendidikan
Berdasarkan Data BPS, angka kemiskinan ekstrem di NTT masih tinggi, mencapai lebih dari 14 persen pada 2025, jauh di atas rata-rata nasional sekitar 9,4 persen.
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
Bocah SD Tak Bisa Beli Buku Bunuh Diri di NTT Potret Hitam Dunia Pendidikan
Bagikan