Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Enak Nih! Guru Sekolah Garuda Bakal Dapat Rumah Dinas

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Jumat, 06 Februari 2026
Enak Nih! Guru Sekolah Garuda Bakal Dapat Rumah Dinas

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Republik Indonesia Stella Christie saat mengecek lokasi pembangunan Sekolah Garuda di Lombok Timur, Provinsi NTB di Lombok Timur, Sabtu (22/11/2025). ANTARA/Akhyar Rosidi

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) membuka seleksi untuk kepala/wakil kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan di empat lokasi Sekolah Garuda baru yang dijadwalkan dimulai pada tahun ajaran 2026/2027.

Terdapat lebih dari 200 formasi dibutuhkan dalam rekrutmen ini, dengan rincian empat orang formasi kepala sekolah, 16 orang formasi wakil kepala sekolah, 96 orang formasi guru, dan 96 orang formasi tenaga kependidikan.

Proses pendaftaran dibuka hingga 15 Februari 2026 untuk formasi guru, 16 Februari 2026 untuk formasi kepala/wakil kepala sekolah, serta 5 Maret 2026 untuk formasi tenaga kependidikan.

Kemdiktisaintek bakal menyiapkan rumah dinas bagi para guru/tenaga kependidikan yang nantinya bertugas di Sekolah Garuda baru yang bersistem asrama itu.

Baca juga:

Sekolah Garuda Hadir, Anak Tukang Tambal Ban Yakin Bisa Kuliah di Cambridge

Direktur Jenderal Sains dan Teknologi Kemdiktisaintek Ahmad Najib Burhani mengungkapkan, pihaknya sedang memproses berbagai aspek kesejahteraan guru Sekolah Garuda, seperti gaji, tunjangan, hingga rumah dinas untuk empat lokasi Sekolah Garuda baru yang ditargetkan beroperasi pada tahun ajaran 2026/2027.

Keempat lokasi Sekolah Garuda tersebut, yakni di Kabupaten Belitung Timur (Bangka Belitung), Kabupaten Bulungan (Kalimantan Utara), Kabupaten Konawe Selatan (Sulawesi Tenggara), serta Kabupaten Timor Tengah Selatan (Nusa Tenggara Timur).

"Nanti para guru insya allah juga sudah dibangunkan rumah dinas yang juga sangat layak untuk ditempati di lokasi-lokasi yang tadi kami sebutkan," katanya.

Pihaknya juga sedang mengupayakan peraturan presiden (perpres) yang mengatur tentang tunjangan bagi guru Sekolah Garuda.

"Jadi kalau seumpama bapak/ibu bergabung di dalam Sekolah Garuda, itu sebetulnya tinggal berpindah fisik saja. Nanti di sana sudah disediakan tempat tinggal," ujarnya.

#Sekolah Garuda #Sekolah #Kemenrinstek
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Prabowo Buka Peluang Kantin Sekolah Jadi Alternatif MBG, Minta Dikaji Dulu
Presiden RI, Prabowo Subianto, membuka opsi kantin sekolah jadi alternatif MBG. Ia pun meminta hal itu dikaji.
Soffi Amira - Kamis, 16 Juli 2026
Prabowo Buka Peluang Kantin Sekolah Jadi Alternatif MBG, Minta Dikaji Dulu
Indonesia
Banyak Sekolah Kekurangan Murid Baru, Puan Desak Pemerintah Lakukan Pemetaan
Pemerintah perlu terlebih dahulu memetakan penyebab fenomena tersebut sebelum menentukan langkah penanganan agar kebijakan yang diambil sesuai dengan kondisi di lapangan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 15 Juli 2026
Banyak Sekolah Kekurangan Murid Baru, Puan Desak Pemerintah Lakukan Pemetaan
Indonesia
Ledakan di MAN 3 Padang, Polisi Amankan Siswa Berinisial R dan Sejumlah Barang Bukti
Ledakan diduga bom rakitan terjadi di MAN 3 Padang, Sumatera Barat. Densus 88 menyebut pelaku merupakan siswa berinisial R (17).
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 14 Juli 2026
Ledakan di MAN 3 Padang, Polisi Amankan Siswa Berinisial R dan Sejumlah Barang Bukti
Indonesia
Komisi X DPR Ingatkan MPLS 2026 Harus Bebas Perploncoan dan Perundungan
Anggota Komisi X DPR RI Dedi Wahidi meminta pelaksanaan MPLS Tahun Ajaran 2026/2027 bebas dari perploncoan, kekerasan, dan perundungan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 14 Juli 2026
Komisi X DPR Ingatkan MPLS 2026 Harus Bebas Perploncoan dan Perundungan
Indonesia
Kondisi SDN Srengseng Sawah 15 Setelah Ancaman Bom, Sekolah Kembali Normal
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan aktivitas belajar di SDN Srengseng Sawah 15 kembali normal setelah ancaman bom dipastikan tidak terbukti.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 14 Juli 2026
Kondisi SDN Srengseng Sawah 15 Setelah Ancaman Bom, Sekolah Kembali Normal
Indonesia
Pelaku Teror Bom SDN 15 Srengseng Sawah Ditangkap, Polisi Dalami Motif dan Keterlibatan Pihak Lain
Polisi menangkap MY (34), pria yang diduga mengirim ancaman bom ke SDN 15 Srengseng Sawah, Jagakarsa. Pelaku mengaku melakukan aksi tersebut karena iseng.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 Juli 2026
Pelaku Teror Bom SDN 15 Srengseng Sawah Ditangkap, Polisi Dalami Motif dan Keterlibatan Pihak Lain
Indonesia
Usai Ancaman Bom, SDN Srengseng Sawah 15 Tetap Masuk Sekolah Seperti Biasa
Disdik DKI Jakarta memastikan KBM dan MPLS di SDN Srengseng Sawah 15 tetap berlangsung normal pada Selasa (14/7) usai ancaman bom.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 Juli 2026
Usai Ancaman Bom, SDN Srengseng Sawah 15 Tetap Masuk Sekolah Seperti Biasa
Indonesia
Polisi Periksa 3 Saksi, Kantongi Nomor Pengirim Teror Bom di SDN Srengseng Sawah 15
Polisi memeriksa tiga saksi dan telah mengantongi nomor pengirim ancaman bom ke SDN Srengseng Sawah 15, Jagakarsa.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 Juli 2026
Polisi Periksa 3 Saksi, Kantongi Nomor Pengirim Teror Bom di SDN Srengseng Sawah 15
Indonesia
Teror Bom di SDN Srengseng Sawah 15, Polisi Telusuri Pengirim Pesan WhatsApp
Ancaman bom melalui WhatsApp menggegerkan SDN Srengseng Sawah 15 di hari pertama sekolah. Polisi kini memburu pengirim pesan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 Juli 2026
Teror Bom di SDN Srengseng Sawah 15, Polisi Telusuri Pengirim Pesan WhatsApp
Indonesia
Hasil Penyisiran Bom di SDN Srengseng Sawah 15, Polisi Pastikan Lokasi Aman
Tim Gegana melakukan penyisiran bom di SDN Srengseh Bawah 15. Polisi memastikan, bahwa tidak ada bom di lokasi.
Soffi Amira - Senin, 13 Juli 2026
Hasil Penyisiran Bom di SDN Srengseng Sawah 15, Polisi Pastikan Lokasi Aman
Bagikan