Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

PKS Tanggapi Rencana Duet Sahroni-Airin di Pilkada DKI 2024

Andika PratamaAndika Pratama - Jumat, 11 Maret 2022
PKS Tanggapi Rencana Duet Sahroni-Airin di Pilkada DKI 2024

Airin Rachmi Diany (kiri) dan Bendahara Umum DPP NasDem Ahmad Sahroni (kanan) mendampingi ketua umum mereka usai melakukan pertemuan di DPP Partai NasDem, Jakarta, Kamis (10/3). ANTARA FOTO/Hafidz Mub

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Mantan Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany dan Bendahara Umum Partai Nasdem Ahmad Sahroni hadir dalam pertemuan Surya Paloh dan Airlangga Hartarto di Kantor DPP Partai Nasdem, Jakarta, Kamis (10/3) sore.

Kehadiran keduanya dianggap sinyal untuk berduet di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

Baca Juga

Airin dan Sahroni Hadir di Pertemuan Paloh-Airlangga, Duet Pilgub DKI?

Menyikapi isu tersebut, Ketua Fraksi PKS DPRD DKI, Achmad Yani mengatakan, pihaknya ingin merebut kembali kemenangan pada masa Pemilu DKI 2017 lalu kala mendukung Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

Untuk merebut kembali kemenangan di Pilkada 2024, PKS akan menyiapkan kader-kader terbaiknya di Jakarta untuk maju dalam kontestasi pemilihan gubernur dengan memperkuat kapasitas dan penokohan.

"Ketika kader-kader tersebut sudah semakin memperkuat kapasitas dan ketokohannya sehingga bisa meraih suara tinggi di Pemilu Legislatif, maka tentunya juga akan mendapat dukungan dalam Pemilihan Gubernur," papar Yani di Jakarta, Jumat (11/3).

Baca Juga

Formula E Jadi Bahan Kritikan PSI, Sahroni: Saya Enggak Peduli

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta ini mengungkapkan, partainya saat ini tengah fokus membuat sejumlah strategi, meski waktu masih 2 tahun lagi.

"Mulai tahun 2022 ini kami gas poll melakukan ekspansi pemenangan Pemilu 2024 di Jakarta dengan terus meperbanyak jumlah anggota, memperkuat infrastruktur pemenangan dan terus memanaskan mesin politik," ucapnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto memberikan sinyal, tak kemungkinan partainya dengan NasDem akan berkoalisi di Pilkada DKI Jakarta.

"Kita tadi melihat hadir juga di sini Ibu Airin dan Pak Sahroni. Mana itu? Sehingga pembahasannya kita ketahui tidak hanya berbicara makro, tetapi juga bicara mikro yang detail," ucap Airlangga di Gedung NasDem Tower, Kamis (10/3) kemarin. (Asp)

Baca Juga

Sahroni Apresiasi Kapolri Bantu Sinta Aulia Penderita Tumor

#Airin Rachmi Diany #Pilkada Dki #Pemilu #Pilpres
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Kaesang Pangarep Resmi Masuk 'Kandang Banteng' Pada Pemilu 2029, Siap Bersaing dengan Puan Maharani
Bahkan kawasan kerap mendapatkan julukan sebagai daerah pemilihan terketat mengingat keberadaan sejumlah figur politisi berbobot tinggi
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 Juli 2026
Kaesang Pangarep Resmi Masuk 'Kandang Banteng' Pada Pemilu 2029, Siap Bersaing dengan Puan Maharani
Indonesia
DPR Ngaku Mulai Berkeliling Serap Aspirasi RUU Pemilu Saat Masa Reses
Ada empat pilar utama yang mendesak dimasukkan dalam revisi Undang-Undang Pemilu yang saat ini sedang dilakukan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 Juli 2026
DPR Ngaku Mulai Berkeliling Serap Aspirasi RUU Pemilu Saat Masa Reses
Indonesia
DPR Dinilai Kurang Greget Bahas Revisi UU Pemilu, Idealnya Rampung di Tahun Ini
Secara ideal, RUU Pemilu seharusnya bisa dituntaskan pada tahun 2026 sehingga pada tahun 2027 cukup waktu untuk menyosialisasikan
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 05 Juli 2026
DPR Dinilai Kurang Greget Bahas Revisi UU Pemilu, Idealnya Rampung di Tahun Ini
Indonesia
Media Perkuat Pengawasan Etik Penyelenggara Pemilu
Sejak awal berdiri, DKPP memang menghadapi tantangan untuk memperkenalkan keberadaannya kepada masyarakat.
Dwi Astarini - Kamis, 02 Juli 2026
Media Perkuat Pengawasan Etik Penyelenggara Pemilu
Indonesia
DKPP Nilai Media Berperan Penting Menyampaikan Putusan Etik kepada Publik
Media memiliki peran penting dalam membangun transparansi sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap proses penegakan kode etik penyelenggara pemilu.
Dwi Astarini - Kamis, 02 Juli 2026
DKPP Nilai Media Berperan Penting Menyampaikan Putusan Etik kepada Publik
Indonesia
Gerindra soal Safari Politik Jokowi: Kami Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo
Gerindra menegaskan, bahwa pihaknya belum membahas Pilpres. Mereka masih fokus menyukseskan program Presiden RI, Prabowo Subianto.
Soffi Amira - Rabu, 01 Juli 2026
Gerindra soal Safari Politik Jokowi: Kami Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo
Indonesia
Ada Skenario Capres-Cawapres Harus Diusung 3 Partai di RUU Pemilu, Gerindra Membantah
Wacana tersebut memicu perdebatan karena sebelumnya Mahkamah Konstitusi telah memutuskan penghapusan ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 01 Juli 2026
Ada Skenario Capres-Cawapres Harus Diusung 3 Partai di RUU Pemilu, Gerindra Membantah
Indonesia
Komisi II DPR: RUU Pemilu belum Masuk Panja, masih Himpun Masukan Partai Nonparlemen
Berdasarkan arahan pimpinan DPR, Komisi II juga akan menggelar pertemuan dengan partai-partai nonparlemen.
Dwi Astarini - Senin, 29 Juni 2026
Komisi II DPR: RUU Pemilu belum Masuk Panja, masih Himpun Masukan Partai Nonparlemen
Indonesia
Putusan MK soal Kuota Perempuan, Jangan Hanya Sekadar Syarat Administratif
Partai harus melakukan kaderisasi politik perempuan yang serius dan berkelanjutan
Frengky Aruan - Kamis, 28 Mei 2026
Putusan MK soal Kuota Perempuan, Jangan Hanya Sekadar Syarat Administratif
Indonesia
Demokrat Sebut Putusan MK soal Kuota 30 Persen Caleg Perempuan Hanya Pertegas Aturan Lama
Sekjen Partai Demokrat Herman Khaeron buka suara soal putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mewajibkan partai politik memenuhi kuota 30 persen caleg perempuan.
Frengky Aruan - Selasa, 26 Mei 2026
Demokrat Sebut Putusan MK soal Kuota 30 Persen Caleg Perempuan Hanya Pertegas Aturan Lama
Bagikan