Pimpinan Komisi III Apresiasi Operasi Ketupat Polri 2021

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Minggu, 06 Juni 2021
Pimpinan Komisi III Apresiasi Operasi Ketupat Polri 2021

Ilustrasi - Petugas kepolisian mengarahkan kendaraan untuk pemeriksaan saat penyekatan arus balik di jalur Pantura, Kecipir, Brebes, Jawa Tengah, Jumat (29/5/2020) ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah/pras

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Operasi Ketupat Polri 2021 yang berjalan baik dan efektif mendapat apresiasi dari Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni. Polri dinilai mampu mengoordinasikan dengan banyak institusi seperti Kementerian Perhubungan, Kementerian Kesehatan, dan Jasa Marga.

"Dari mulai mengedukasi masyarakat supaya tidak mudik, sampai tes COVID-19 di tempat. Ini menunjukkan bahwa polisi benar-benar serius dalam menjalankan Operasi Ketupat 2021," kata Sahroni dalam keterangannya, di Jakarta, Minggu (6/6).

Baca Juga

Kapolres Jakarta Pusat Tak Segan Hajar Preman yang Bikin Resah Warga

Sahroni menyampaikan penghargaannya, karena ada berbagai tindakan dalam penyekatan yang dilakukan dengan sangat efektif dan tanggap oleh kepolisian.

Dia juga menilai kinerja polisi di lapangan yang sangat persuasif dan akomodatif dalam menjalankan tugasnya menghalau para pemudik.

"Polisi dalam menjalankan tugasnya juga bekerja dengan humanis dan persuasif. Mereka tidak 'saklek' atau memaksa pemudik untuk putar balik dengan keras atau tangan besi, namun justru secara persuasi, membujuk, dan memberi edukasi, ini juga patut kita apresiasi," ujarnya.

Politisi Partai NasDem itu menilai kinerja Polri dalam mencegah mudik bukan tugas yang mudah, karena melibatkan jumlah masyarakat yang besar, dan diperlukan koordinasi yang cekatan dengan banyak institusi negara.

Polisi lakukan penyekatan arus lalu lintas saat Operasi Ketupat 2020. (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)

Menurut dia, kinerja dalam membendung pemudik untuk tidak mudik, bukan kerja yang mudah, karena mudik adalah kegiatan migrasi terbesar di Indonesia.

"Banyak masyarakat dan institusi yang terlibat, namun dengan menurun drastisnya angka pemudik di tahun 2021, ini membuktikan bahwa polisi telah berhasil melaksanakan tugasnya dengan baik," katanya.

Sebelumnya, Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Istiono menyampaikan Operasi Ketupat 2021 dan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) Polri berjalan aman dan lancar hingga berakhir 31 Mei 2021.

"Operasi ketupat dan kegiatan rutin yang ditingkatkan telah berakhir. Secara umum kamseltibcarlantas aman dan terkendali. Tidak ada kejadian menonjol,” kata Istiono dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (1/6) malam.

Baca Juga

Kapolres Jakpus Minta Tokoh Agama Bimbing Umat Jaga Kerukunan dan Ketertiban

Operasi ketupat dimulai sejak 6-17 Mei selama peniadaan mudik. Sedangkan KRYD dimulai sejak 18 hingga 31 Mei 2021.

Istiono memaparkan Korlantas Polri selama pelaksanaan KRYD sejak tanggal 15-31 Mei telah memantau arus balik Lebaran 2021, termasuk melakukan pemeriksaan random swab antigen terhadap kendaraan yang memasuki wilayah Jabodetabek. (Asp)

#Operasi Ketupat #Komisi III DPR
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Kenapa Kapolri Suyudi Disebut Harus Tancap Gas Tata Internal Polri? Ini Kata Komisi III DPR
Soedeson Tandra mengungkap alasan Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto perlu segera menata internal Polri, termasuk perombakan sejumlah Kapolda.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Kenapa Kapolri Suyudi Disebut Harus Tancap Gas Tata Internal Polri? Ini Kata Komisi III DPR
Berita Foto
Komjen Pol Suyudi Ario Seto Jalani Fit and Proper Test Calon Kapolri dengan Komisi III DPR
Komjen Pol Suyudi Ario Seto saat menjalani Fit and Proper Test Calon Kapolri dengan Komisi III DPR, Kompleks Senayan, Jakarta, Kamis (1/10/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 01 Oktober 2026
Komjen Pol Suyudi Ario Seto Jalani Fit and Proper Test Calon Kapolri dengan Komisi III DPR
Indonesia
Profil Komjen Suyudi, Jagoan Reserse yang Diajukan Prabowo Jadi Kapolri
Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto sebagai calon tunggal Kapolri guna menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Profil Komjen Suyudi, Jagoan Reserse yang Diajukan Prabowo Jadi Kapolri
Indonesia
Jalan Mulus Suyudi Gantikan Kapolri Listyo Sigit: Supres Masuk Kemarin, Hari Ini Lolos Tes Komisi III
Komisi III DPR RI secara aklamasi menyetujui Komjen Pol. Suyudi Ario Seto menjadi Kapolri menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam fit and proper test.
Wisnu Cipto - Kamis, 01 Oktober 2026
Jalan Mulus Suyudi Gantikan Kapolri Listyo Sigit: Supres Masuk Kemarin, Hari Ini Lolos Tes Komisi III
Indonesia
RUU Perampasan Aset Bukan untuk Tekan Lawan Politik, DPR: Sasar Kejahatan Terorganisasi
DPR RI menegaskan bahwa RUU Perampasan Aset bukan untuk menekan lawan politik. Masyarakat diminta untuk tak khawatir.
Soffi Amira - Selasa, 08 September 2026
RUU Perampasan Aset Bukan untuk Tekan Lawan Politik, DPR: Sasar Kejahatan Terorganisasi
Indonesia
Komisi III DPR Pastikan RUU Perampasan Aset Disahkan 15 Desember 2026 meski Ada Penolakan
Pengesahan RUU Perampasan Aset belum tentu membuat kelompok yang selama ini kontra terhadap pemerintah berhenti menyampaikan tuntutan. 

Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Komisi III DPR Pastikan RUU Perampasan Aset Disahkan 15 Desember 2026 meski Ada Penolakan
Indonesia
Komisi III DPR Minta Rekening Koordinator AMPB Dibuka Hari Ini
Komisi III menilai rekening Supriyono sebaiknya dapat kembali digunakan. 

Dwi Astarini - Rabu, 26 Agustus 2026
Komisi III DPR Minta Rekening Koordinator AMPB Dibuka Hari Ini
Indonesia
DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Disahkan Desember 2026, Cuma Punya Waktu 8 Minggu
Komisi III DPR kebut pembahasan RUU Perampasan Aset. RUU tersebut segera disahkan Desember 2026.
Soffi Amira - Rabu, 26 Agustus 2026
DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Disahkan Desember 2026, Cuma Punya Waktu 8 Minggu
Indonesia
Komisi III Kebut RUU Perampasan Aset, Targetnya Diketok DPR Akhir 2026
RDPU RUU Perampasan Aset akan digelar intensif di Komisi III DPR 2-3 kali sepekan untuk mengejar target pengesahan Desembe2 2026
Wisnu Cipto - Selasa, 18 Agustus 2026
 Komisi III Kebut RUU Perampasan Aset, Targetnya Diketok DPR Akhir 2026
Indonesia
14 Calon Hakim Lolos Fit and Proper Test, Komisi III DPR Beri Persetujuan
Komisi III DPR menyetujui 11 calon hakim agung dan tiga hakim ad hoc MA setelah menjalani fit and proper test selama dua hari.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 13 Agustus 2026
14 Calon Hakim Lolos Fit and Proper Test, Komisi III DPR Beri Persetujuan
Bagikan