Pimpinan DPRD Desak Anies Segara Perbanyak Lubang Biopori

Zulfikar SyZulfikar Sy - Rabu, 07 Oktober 2020
Pimpinan DPRD Desak Anies Segara Perbanyak Lubang Biopori

PPSU Jakarta Timur membuat drainase vertikal di Kelurahan Cipinang dalam rangka pegendalian banjir. (ANTARA/HO-Kominfotik Jaktim).

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abdurahman Suhaimi meminta Pemprov untuk secepatnya perbanyak pembuatan lubang biopori sebagai penampung air saat musim hujan mengguyur ibu kota.

Menurut Suhaimi, langkah itu perlu digencarkan dalam mengatasi genangan banjir yang kerap mengepung Jakarta saat musim hujan.

"Rencana mau bikin biopori bisa disegerakan," ujar Suhaimi saat dihubungi Merahputih.com, Rabu (7/10).

Baca Juga:

Pimpinan DPRD Ungkap Kenapa Banjir Jakarta Selalu Terulang

Politikus PKS ini menyatkan, program biopori sudah dijalankan oleh Pemprov DKI, hanya saja harus diperluas titik penyebarannya agar bisa cepat mengatasi banjir.

Menurutnya, program biopori ini paling cocok dibuat di sepanjang jalan layang atau bypass. Hal itu dapat memudahkan air yang berada di jalan tersebut saat hujan bisa cepat turun ke bawah dan masuk ke dalam tanah.

Anak-anak bermain air di lokasi banjir RW07 Bidara Cina, Jakarta Timur, Senin (5/10/2020). (ANTARA/Andi Firdaus)
Anak-anak bermain air di lokasi banjir RW07 Bidara Cina, Jakarta Timur, Senin (5/10/2020). (ANTARA/Andi Firdaus)

Dalam program tersebut, ucap Suhaimi, Pemprov DKI wajib melibatkan pengelola proyek bypass yang ada di Jakarta.

"Kalau itu bisa dibikin sekian banyak itu di jalan baypass, dilibatkan semua, termasuk yang punya proyek itu punya kewajiban untuk memiliki biopori. Air yang dari atas ke bawah itu kan. Nah itu kewajiban mereka membikin begitu," tuturnya.

Baca Juga:

Azas Tigor: Pansus Banjir DPRD DKI Nggak Jelas dan Habisi Anggaran

Tak hanya biopori, lanjut Suhaimi, pemerintah DKI juga perlu memperhatikan embung-embung di Jakarta, agar nanti saat musim hujan bisa menampung air dari hujan tersebut.

Contonya embung di wilayah Jakarta Timur, Pemprov DKI harus mengeruk sedimentasi embung tersebut agar nantinya ibu kota diguyur hujan volume air yang ditampung jauh lebih banyak.

"Embung-embung bisa diarahkan, misalkan Jakarta Timur embungya dilakukan secara maksimal. Bisa atasi di Jakarta Timur itu bisa menangani banjirnya," tutupnya. (Asp)

Baca Juga:

Wilayah di DKI Jakarta yang Masih Terendam Banjir

#Banjir Jakarta #DPRD DKI Jakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
DPRD DKI Lobi DPR soal UU DKJ, Minta 106 Kursi Dipertahankan
Usul tersebut bukan untuk menambah jumlah anggota DPRD dari 106 menjadi 180–220 kursi, melainkan untuk memastikan 106 saat ini tetap dapat dipertahankan.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
DPRD DKI Lobi DPR soal UU DKJ, Minta 106 Kursi Dipertahankan
Indonesia
Pemprov DKI Ajukan Dana Cadangan Daerah, Antisipasi Bayar Obligasi Daerah Jatuh Tempo
Jakarta mengajukan pembentukan dana cadangan daerah untuk memperkuat kapasitas fiskal sekaligus menjamin ketersediaan anggaran pembangunan Ibu Kota.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
Pemprov DKI Ajukan Dana Cadangan Daerah, Antisipasi Bayar Obligasi Daerah Jatuh Tempo
Indonesia
Banyak Warga Tak Lagi Terima Bansos, DPRD DKI Soroti Perubahan Data Desil
DPRD DKI Jakarta meminta pengelolaan data desil dikembalikan kepada Pemprov DKI setelah perubahan pemeringkatan berdampak pada bansos dan KJP.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Banyak Warga Tak Lagi Terima Bansos, DPRD DKI Soroti Perubahan Data Desil
Indonesia
Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek Bakal Disesuaikan, DPRD DKI Buka Suara
Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek akan disesuaikan mulai 1 Januari 2027. DPRD DKI masih mengkaji besaran tarif baru.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek Bakal Disesuaikan, DPRD DKI Buka Suara
Indonesia
Pedagang Tradisional Jakarta Kesulitan Hadapi E-Commerce, DPRD Minta DPPKUKM dan Pasar Jaya Berkolaborasi
DPRD DKI menyoroti kesulitan pedagang tradisional Jakarta bersaing dengan e-commerce dan meminta DPPKUKM serta Pasar Jaya berkolaborasi.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 19 September 2026
Pedagang Tradisional Jakarta Kesulitan Hadapi E-Commerce, DPRD Minta DPPKUKM dan Pasar Jaya Berkolaborasi
Indonesia
DPRD DKI Jakarta Usul Pengembangan Desalinasi Olah Air Laut Jadi Air Bersih, Hadapi Kekeringan
Di Kepulauan Seribu sudah ada desalinasi, mengubah air laut jadi air bersih, air tawar.
Dwi Astarini - Kamis, 17 September 2026
DPRD DKI Jakarta Usul Pengembangan Desalinasi Olah Air Laut Jadi Air Bersih, Hadapi Kekeringan
Indonesia
Ketua DPRD Bela Gubernur Pramono Terbitkan Obligasi DKI meski Ditolak Menteri Purbaya
Kebutuhan pembiayaan pembangunan Jakarta tetap besar sehingga pemerintah daerah perlu mencari alternatif pendanaan.
Dwi Astarini - Kamis, 10 September 2026
Ketua DPRD Bela Gubernur Pramono Terbitkan Obligasi DKI meski Ditolak Menteri Purbaya
Indonesia
KPK Periksa Anggota DPRD Jakarta Bebizie terkait dengan Kasus Rita Widyasari
Bebizie diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan gratifikasi per metrik ton produksi batu bara di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur,
Dwi Astarini - Kamis, 13 Agustus 2026
KPK Periksa Anggota DPRD Jakarta Bebizie terkait dengan Kasus Rita Widyasari
Indonesia
Fraksi PKS DPRD DKI Kecam Challenge Hafalan Alqurab Berhadiah Miras, Desak Polisi Turun Tangan
Harus ada sanksi hukum untuk pihak-pihak yang sengaja membuat tantangan baca surah Alquran berhadian miras, agar ada efek jera.
Dwi Astarini - Rabu, 12 Agustus 2026
Fraksi PKS DPRD DKI Kecam Challenge Hafalan Alqurab Berhadiah Miras, Desak Polisi Turun Tangan
Indonesia
Ketua DPRD DKI Kecam Tantangan Hafalan Alquran Berhadiah Miras
Tindakan tersebut sudah menyakiti perasaan umat beragama khususnya umat Islam.
Dwi Astarini - Rabu, 12 Agustus 2026
Ketua DPRD DKI Kecam Tantangan Hafalan Alquran Berhadiah Miras
Bagikan