Pilih Tak Ikut Demo, Driver Ojol: Demi Nafkahi Keluarga

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 20 Mei 2025
Pilih Tak Ikut Demo, Driver Ojol: Demi Nafkahi Keluarga

Ilham, salah satu driver ojol yang memilih narik dibanding ikut unjuk rasa. (Foto: MerahPutih.com/Ponco)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Segelintir pengemudi atau driver ojek online (ojol) yang tetap menyalakan aplikasi dan tidak ikut aksi unjuk rasa besar-besaran di Jakarta, Selasa (20/5). Ilham menjadi salah satunya. Ia merasa lebih penting untuk mencari nafkah.

Ilham tak mempersoalkan ojol yang ikut demo hari ini karena merupakan haknya. Tapi Ilham berharap dirinya tak dilarang menarik penumpang oleh ojol yang berunjuk rasa

"Demo hak masing-masing orang. Jadi yang demo, silakan demo, yang mau menghargai demo, di rumah tapi offbid juga silakan. Kita mah narik aja, karena kita narik hari ini dapat duit buat makan besok," kata Ilham kepada MerahPutih.com, Selasa.

"Jadi kalau saya sih, tidak melarang teman-teman yang demo, tapi kalau bisa jangan menghalangi orang yang sedang cari nafkah. Misalnya sweeping, menurunkan penumpang. Penumpang itu bayar lho," sambungnya.

Baca juga:

Jelang Aksi Demo Ojol 205 Segelintir Ojek Online Masih Beroperasi di Jakarta

Ilham menyebut ada anggapan kalau memang tidak bisa turun ke jalan setidaknya ojol menghormati yang demo. Caranya dengan mematikan aplikasi. Tapi menurutnya cara itu tak selalu bisa dibenarkan karena kebutuhan masing-masing orang berbeda.

"Jadi kalau lo setuju dengan demo ya elu offbid untuk hindarin bentrokan. Tapi kalau untuk sebagian orang yang cari nafkah dia tidak bisa kalo tidak narik hari ini, ya besok makan bagaimana. Jadi saran saya, silakan berdemo tapi jangan halangi orang mencari nafkah," ujarnya.

Ilham menyatakan tidak ikut demo karena ingin bekerja memberi nafkah bagi keluarganya. Sebab kalau ikut demo dirinya tak memperoleh pendapatan.

"Karena kita cari duit hari ini untuk besok makan. Kalo hari ini engga dapat duit, besok makan gimana? Masalah rizki emang diatur Allah, tapi kita kan diminta untuk usaha, ikhtiar. Kita narik, ya kita ikhtiar. Kalo offbid ya kita gimana," kata Ilham.

Baca juga:

Ojol Minta Pemerintah Perkuat Regulasi agar Tak Rugikan Driver

Lebih lanjut, pria yang sudah menggeluti profesi ojol sejak 8 tahun lalu ini, juga berpesan agar ojol yang demo tetap memasukkan poin tuntutan yang masuk akal.

"Ketika kita menuntut itu masuk akal, kita bisa menang. Realistislah. Jangan ujug-ujug lu terima regulasi yang engga bagus setelah dijalanin elu nuntut, kan aneh ngga konsisten," pungkasnya. (Pon)

#Ojol #Demo Ojol #Demo Ojol 20 Mei #Aksi Unjuk Rasa #Demonstrasi
Bagikan
Ditulis Oleh

Ponco Sulaksono

Berita Terkait

Indonesia
Ratusan Pengemudi Ojol Ngadu ke DPRD Solo, Keluhkan Tingginya Potongan Aplikator
Para pekerja transportasi daring saat ini berada dalam posisi dilematis yang serbatidak pasti.
Dwi Astarini - Kamis, 21 Mei 2026
Ratusan Pengemudi Ojol Ngadu ke DPRD Solo, Keluhkan Tingginya Potongan Aplikator
Indonesia
14.237 Personel Gabungan Disiagakan Kawal Demo Hari Kebangkitan Nasional 2026 di Jakarta
Polda Metro Jaya mengerahkan 14.237 personel gabungan untuk mengamankan aksi demo Hari Kebangkitan Nasional 2026 di sejumlah titik Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 20 Mei 2026
14.237 Personel Gabungan Disiagakan Kawal Demo Hari Kebangkitan Nasional 2026 di Jakarta
Indonesia
GoTo Pastikan Potongan Tarif Ojol Turun Jadi 8 Persen, GoRide Reguler Masih Tetap
GoTo mengikuti arahan Presiden RI, Prabowo Subianto, untuk memangkas tarif ojol menjadi 8 persen.
Soffi Amira - Selasa, 19 Mei 2026
GoTo Pastikan Potongan Tarif Ojol Turun Jadi 8 Persen, GoRide Reguler Masih Tetap
Indonesia
GoTo Mulai Turunkan Potongan Tarif Ojol Jadi 8 Persen, Driver Dapat 92 Persen
Gojek akan melakukan penyesuaian skema bagi hasil dengan pengemudi ojol. Penyesuaian ini sesuai arahan Presiden RI, Prabowo Subianto.
Soffi Amira - Selasa, 19 Mei 2026
GoTo Mulai Turunkan Potongan Tarif Ojol Jadi 8 Persen, Driver Dapat 92 Persen
Indonesia
Ikuti Arahan Prabowo, GoTo Turunkan Potongan Mitra Ojol Jadi 8 Persen
GoTo memangkas potongan tarif pengemudi ojol dari 20 persen menjadi 8 persen. Driver GoRide kini menerima 92 persen dari tarif perjalanan sesuai arahan Presiden Prabowo.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 19 Mei 2026
Ikuti Arahan Prabowo, GoTo Turunkan Potongan Mitra Ojol Jadi 8 Persen
Berita Foto
Potongan Tarif Ojol di Aplikasi Turun Jadi 8 Persen Mulai Juni 2026 Mendatang
Sejumlah pengendara ojek online (Ojol) melintas di Kawasan Jalan Casablanca Raya, Tebet, Jakarta Selatan, Jum'at (15/5/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 15 Mei 2026
Potongan Tarif Ojol di Aplikasi Turun Jadi 8 Persen Mulai Juni 2026 Mendatang
Indonesia
Prabowo Tetapkan Potongan 8 Persen Platform Trasportasi Online, Maxim Ngaku Masih Pelajari Regulasi
Maxim mendorong dialog yang inklusif bersama para pelaku pasar, mengingat setiap platform memiliki model bisnis serta kapasitas operasional dan finansial yang berbeda.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 05 Mei 2026
Prabowo Tetapkan Potongan 8 Persen Platform Trasportasi Online, Maxim Ngaku Masih Pelajari Regulasi
Berita Foto
Presiden Prabowo Wacanakan Pemangkasan Tarif Aplikator hingga 8 Persen
Sejumlah pengendara ojek online saat melintas di Kawasan Bendungan Hilir (Benhil), Jakarta Pusat, Selasa (5/5/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 05 Mei 2026
Presiden Prabowo Wacanakan Pemangkasan Tarif Aplikator hingga 8 Persen
Indonesia
Biaya Operasional Bisa Bengkak 60%, Asosiasi Minta Potongan Mitra Ojol 8% Ditinjau Ulang
Modantara menilai isu kesejahteraan mitra tidak bisa disederhanakan hanya pada angka potongan komisi.
Wisnu Cipto - Senin, 04 Mei 2026
Biaya Operasional Bisa Bengkak 60%, Asosiasi Minta Potongan Mitra Ojol 8% Ditinjau Ulang
Indonesia
Ribuan Aparat Jaga Demo Hardiknas di Gedung MPR/DPR hingga Monas, Polisi: jangan Bikin Provokasi
Personel juga disiapkan untuk melakukan pengaturan lalu lintas, penjagaan objek, imbauan, hingga antisipasi potensi gangguan kamtibmas.
Dwi Astarini - Senin, 04 Mei 2026
Ribuan Aparat Jaga Demo Hardiknas di Gedung MPR/DPR hingga Monas, Polisi: jangan Bikin Provokasi
Bagikan