Pidato di Kongres Nasdem, Anies Bicara Soal Persatuan dan Jakarta Sebagai Simpulnya

Eddy FloEddy Flo - Sabtu, 09 November 2019
 Pidato di Kongres Nasdem, Anies Bicara Soal Persatuan dan Jakarta Sebagai Simpulnya

Anies Baswedan berpidato dalam Kongres II Partai Nasdem (Foto: antaranews)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Kongres Partai Nasdem di JIExpo Kemayoran Jakarta menghadirkan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan sebagai salah satu tamu sekaligus pembicaranya.

Dalam pidatonya pada pembukaan Kongres II Nasdem, Anies menyinggung soal persatuan sebagai isu utamanya.

Baca Juga:

Pengamat Beberkan Faktor Retaknya PDIP-NasDem di Koalisi Jokowi

"Persatuan ini harus dirawat, dijaga, kita menyadari bangsa kita amat beragam, amat bhineka tapi sesungguhnya yang unik dari Indonesia bukan beragamnya saja, bukan uniknya saja tetapi hebatnya Indonesia dibanding tempat lain. Ada bangsa yang beragam, bhineka tapi berbeda dengan Indonesia. Disini ada keberagaman tapi ada persatuan Indonesia. Itu yang unik dari Indonesia," ujar Anies di Kemayoran, Jakarta, Jumat (8/11) malam.

Anies Baswedan bersama Ketua Umum Nasdem Surya Paloh
Gubernur DKI Anies Baswedan bersama Ketum NasDem Surya Paloh. (MP/Asropih)

Oleh karena itu, Anies percaya Partai NasDem yang mengelar Kongres kedua kalinya akan menjadi motor penjaga persatuan Indonesia. Bahkan Anies menyapa Ketua Umum Nasdem dengan sapaan Bang Surya.

"Bang Surya Paloh dalam beberapa waktu lalu memberikan contoh kita berada dalam demokrasi. Dalam demokrasi ada perbedaan, ada pandangan berbeda," ucap Anies.

Ia pun ingat dalam deklarasi Ormas Gerakan Nasional Demokrat pada 2010 yang kalimatnya sangat relevan.

"Gerakan Nasional Demokrat mencita-citakan demokrasi yang matang menjadi tempat persandingan keberagaman dengan kesatuan, dinamika dengan ketertiban, kompetisi dengan persamaan, kebebasan dengan kesejahteraan. Keseimbangan seperti itu lah yang harus dituntaskan di Indonesia. Kalimat ini dibacakan waktu itu dan diperjuangkan karena itu harapan kita di Jakarta," tutur Anies yang juga salah satu pendiri Ormas Nasional Demokrat.

Anies sebagaimana dilansir Antara mengucapkan selamat datang kepada keluarga besar Partai NasDem yang hari ini memulai Kongres II di Jakarta.

"Sebelas hari yang lalu kita di Jakarta memperingati peringatan Hari Sumpah Pemuda, ketika Kongres Partai NasDem diputuskan berada di Jakarta, maka mengingatkan pada kita, hadir peserta kongres dari seluruh Indonesia. Di kota ini lah simpul persatuan Indonesia ditalieratkan pertama kali," ujarnya.

"Hari ini kita merasakan efek dari Kongres itu, persatuan hadir di antara kita dan pemersatunya adalah bahasa Indonesia ada ratusan bahasa, ratusan suku bangsa tapi kita mampu bersepakat satu bahasa bersama yaitu bahasa Indonesia," kata Anies.

Anies menambahkan, selama dirinya menjabat sebagai gubernur DKI salah satu masalah yang dirasakan di Jakarta dan masalah yang dialami di seluruh Indonesia, yakni adanya ketimpangan luar biasa sementara pada saat republik didirikan di kota ini, janjinya republik adalah memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan tujuannya tercapai keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.

"Partai NasDem harus bisa menjadi yang menjaga cita-cita memberi keadilan sosial bagi seluruh Indonesia," katanya.

Baca Juga:

Nasdem Dianggap Mainkan Sandiwara Politik

Ia pun menyadari persis di Jakarta, hampir tidak mungkin membangun persatuan dalam ketimpangan, membangun persatuan harus dalam kesetaraan.

"Membangun persatuan harus dalam rasa keadilan, itu yang kita coba dorong dan itu saya percaya Kongres kedua diselenggarakan di kota tempat simpul persatuan dimulai, di kota janji kemerdekaan ditorehkan."

"Insya Allah, Kongres II ini akan membawa semangat restorasi, semangat berdiri bangsa yang akan membawa Indonesia lebih baik dan Nasdem lebih memberikan kontribusi, manfaat bagi seluruh rakyat di Jakarta dan Indonesia. Selamat kongres kedua, selamat berkarya dan semoga kongres ini menjadi catatan bersejarah bukan hanya bagi partai NasDem tapi bagi perkembangan demokrasi di Indonesia," pungkas Anies Baswedan.(*)

Baca Juga:

Redam Polemik, NasDem Minta Anies Buka Anggaran KUA-PPAS

#Partai Nasdem #Ketua Umum Partai Nasdem #Surya Paloh #Anies Baswedan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Demokrat Usul Dapil Nasional di Tengah Wacana Parliamentary Threshold 7 Persen
Demokrat lebih menyoroti potensi banyaknya suara rakyat yang hangus akibat penerapan PT.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
Demokrat Usul Dapil Nasional di Tengah Wacana Parliamentary Threshold 7 Persen
Indonesia
Anies Baswedan Soroti Bencana di Kalimantan dan NTT, Dorong Penguatan Koordinasi Lintas Sektor Serta Gotong Royong Masyarakat
Anies menilai masyarakat tidak boleh menganggap penderitaan akibat bencana sebagai sesuatu yang biasa.
Dwi Astarini - Sabtu, 22 Agustus 2026
Anies Baswedan Soroti Bencana di Kalimantan dan NTT, Dorong Penguatan Koordinasi Lintas Sektor Serta Gotong Royong Masyarakat
Indonesia
NasDem Usulkan Pemberian Insentif Bagi Ibu Rumah Tangga
Kebijakan tersebut perlu dipandang sebagai investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memperkuat keluarga sebagai fondasi pembangunan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 12 Agustus 2026
NasDem Usulkan Pemberian Insentif Bagi Ibu Rumah Tangga
Indonesia
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Jika negara hadir memanfaatkan alat kuasa lewat sekolah sebagai pencetak tenaga kerja, hal yang muncul ialah Indonesia hanya sebagai negara pengguna, alih-alih menghasilkan inovasi lewat lulusannya.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Indonesia
Gerindra Bantah Isu Fusi dengan NasDem, Dasco: Tidak Pernah Dibahas
Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, membantah soal isu merger dengan NasDem. Ia menegaskan, tidak ada pembicaraan resmi.
Soffi Amira - Rabu, 22 April 2026
Gerindra Bantah Isu Fusi dengan NasDem, Dasco: Tidak Pernah Dibahas
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Konten yang beredar merupakan hasil rekayasa AI, probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99,1 persen.
Dwi Astarini - Sabtu, 18 April 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Indonesia
DPW NasDem Jatim Sampaikan Sikap Resmi Terkait Isu Merger
DPW Partai Nasdem Jawa Timur menegaskan tetap menghormati kebebasan pers sebagai salah satu pilar demokrasi.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 15 April 2026
DPW NasDem Jatim Sampaikan Sikap Resmi Terkait Isu Merger
Indonesia
Sebut Kader Pindah ke PSI Bisa Dihitung Jari, Saan Mustopa: NasDem Tetap Solid
Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa menegaskan kondisi internal partainya tetap solid meskipun sejumlah kader diketahui berpindah ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Sebut Kader Pindah ke PSI Bisa Dihitung Jari, Saan Mustopa: NasDem Tetap Solid
Indonesia
Fusi Partai NasDem dan Gerindra Bukan Perkara Mudah, Saan Mustopa: Belum Menjadi Pembicaraan Internal
Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa menanggapi munculnya isu mengenai kemungkinan fusi atau penggabungan antara Partai NasDem dengan Partai Gerindra.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Fusi Partai NasDem dan Gerindra Bukan Perkara Mudah, Saan Mustopa: Belum Menjadi Pembicaraan Internal
Indonesia
Sampai 20 Politisi Bakal Gabung PSI karena Jokowi, Termasuk dari Partai NasDem
Hal ini disampaikan Ketua Bidang Politik DPP PSI, Bestari Barus, yang juga menjelaskan ada politisi yang rela meninggalkan jabatan strategis di parlemen demi bergabung.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Sampai 20 Politisi Bakal Gabung PSI karena Jokowi, Termasuk dari Partai NasDem
Bagikan