Petisi Musisi Ari Lasso Atas Kinerja Pencairan Royalti Wahana Musik Indonesia

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Kamis, 14 Agustus 2025
Petisi Musisi Ari Lasso Atas Kinerja Pencairan Royalti Wahana Musik Indonesia

Ari Lasso beri petisi kepada WAMI. (foto: dok/ari lasso)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Musisi senior Ari Lasso mengajak rekan-rekan seprofesi untuk mengambil langkah konkret dalam mengawal transparansi pengelolaan royalti musik di Indonesia.

Lewat unggahan di media sosial, mantan vokalis Dewa 19 ini menyuarakan pentingnya audit terhadap Wahana Musik Indonesia (WAMI), salah satu lembaga manajemen kolektif nasional (LMKN) yang mengelola hak cipta dan royalti bagi para pencipta lagu, penyanyi, hingga musisi.

Ari menilai, sudah saatnya musisi tidak hanya mengeluh soal ketidakjelasan pembagian royalti, tetapi juga bersatu untuk mencari solusi nyata.

Ia mengusulkan agar para musisi iuran bersama guna menyewa auditor independen yang dapat memeriksa laporan keuangan dan alur distribusi royalti di WAMI.

Baca juga:

Mengenal Tugas dan Fungsi Dibentuknya LMKN, Lembaga ‘di Bawah’ Pemerintah yang Ditugaskan Menarik Royalti Pemutaran Lagu

“Kalau kita patungan, sewa auditor profesional, semua akan jelas. Tidak hanya asumsi atau dugaan,” tulis Ari di akun media sosialnya. Menurutnya, langkah ini akan memberi kejelasan sekaligus menjadi bentuk kontrol kolektif para musisi terhadap lembaga yang mengelola hak mereka.

WAMI sendiri merupakan salah satu LMK yang telah terdaftar resmi di Indonesia dan berperan dalam menyalurkan royalti dari berbagai sumber, termasuk radio, televisi, hingga platform digital. Namun, dalam beberapa waktu terakhir, sejumlah musisi mempertanyakan transparansi dan akurasi distribusi royalti yang mereka terima.

Seruan Ari Lasso ini mendapat respons beragam dari publik dan pelaku industri musik. Beberapa musisi mendukung ide tersebut, melihatnya sebagai langkah maju menuju tata kelola royalti yang lebih transparan.

Ada pula yang menilai proses audit bisa memperbaiki sistem sekaligus membangun kembali kepercayaan antara musisi dan LMK.

Dengan reputasinya yang besar di industri musik, suara Ari Lasso berpotensi menjadi pemicu gerakan kolektif yang mampu mengubah wajah tata kelola royalti di Indonesia.

Jika audit benar-benar dilakukan, ini bisa menjadi momentum penting bagi masa depan perlindungan hak cipta musik di tanah air. (far)

#Royalti Musik #Ari Lasso #LMKN
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Lembaga Manajemen Kolektif Bakal Diawasi Ketat, Once Mekel Tak Ingin Ada Monopoli Royalti
Once Mekel Kawal RUU Hak Cipta di DPR Demi Industri Kreatif 2026
Angga Yudha Pratama - Kamis, 12 Maret 2026
Lembaga Manajemen Kolektif Bakal Diawasi Ketat, Once Mekel Tak Ingin Ada Monopoli Royalti
Indonesia
Puluhan Situs Pelanggar Hak Cipta Direkomendasikan Ditutup
Langkah itu dapat memberikan efek jera serta menciptakan ekosistem digital yang lebih aman dan berkeadilan bagi para pemegang hak kekayaan intelektual
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 23 Februari 2026
Puluhan Situs Pelanggar Hak Cipta Direkomendasikan Ditutup
ShowBiz
Bryan Adams Siap Guncang Jakarta Lewat “Roll with the Punches Tour 2026”, Ari Lasso Jadi Tamu Spesial
Bryan Adams, musisi rock ballad asal Kanada tersebut dijadwalkan tampil di Beach City International Stadium, Ancol, Jakarta Utara, pada 3 Februari 2026.
Frengky Aruan - Sabtu, 31 Januari 2026
Bryan Adams Siap Guncang Jakarta Lewat “Roll with the Punches Tour 2026”, Ari Lasso Jadi Tamu Spesial
Indonesia
KPK Tolak Umbar Hasil Validasi Dugaan LMKN Tahan Royalti Rp14 M ke Publik
KPK memastikan akan menindaklanjuti laporan puluhan pencipta lagu terkait dugaan penahanan royalti Rp 14 miliar oleh Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN)
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Januari 2026
KPK Tolak Umbar Hasil Validasi Dugaan LMKN Tahan Royalti Rp14 M ke Publik
Indonesia
Gugatan Ariel Noah Cs Soal UU Hak CIpta Dikabulkan, Kemenangan Musisi Indonesia di Meja Mahkamah Konstitusi
Selain itu, MK menghapus ketidakpastian hukum mengenai "imbalan yang wajar" dalam Pasal 87 ayat (1)
Angga Yudha Pratama - Rabu, 17 Desember 2025
Gugatan Ariel Noah Cs Soal UU Hak CIpta Dikabulkan, Kemenangan Musisi Indonesia di Meja Mahkamah Konstitusi
Indonesia
LMKN Dikritik Tak Punya Arah Jelas, DPR Pertanyakan Potensi Royalti Nasional dan Nilai yang Dilaporkan
Undang-Undang Hak Cipta adalah ranah keperdataan antar pihak
Angga Yudha Pratama - Jumat, 28 November 2025
LMKN Dikritik Tak Punya Arah Jelas, DPR Pertanyakan Potensi Royalti Nasional dan Nilai yang Dilaporkan
Indonesia
Dorong Revisi UU Hak Cipta, Piyu Dkk Tuntut Transparansi Tata Kelola Royalti Lewat 8 Rekomendasi
Sistem tata kelola royalti musik nasional saat ini belum ideal dan menimbulkan kebingungan serta ketidakpastian bagi pelaku industri musik.
Wisnu Cipto - Selasa, 11 November 2025
Dorong Revisi UU Hak Cipta, Piyu Dkk Tuntut Transparansi Tata Kelola Royalti Lewat 8 Rekomendasi
Berita Foto
Ariel Noah Bersama Vibrasi Suara Indonesia Sambangi Fraksi PDIP Bahas Royalti
Ketua Fraksi PDIP DPR Utut Adianto (kanan), Anggota Fraksi Banyu Biru (kedua kanan), menerima audiensi pengurus asosiasi Vibrasi Suara Indonesia (VISI) di antaranya Armand Maulana (kiri) dan Ariel NOAH (tengah), di Ruang Fraksi PDIP, Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (10/11/2025).
Didik Setiawan - Senin, 10 November 2025
Ariel Noah Bersama Vibrasi Suara Indonesia Sambangi Fraksi PDIP Bahas Royalti
Indonesia
Menkum Laporkan Proposal Royalti Media ke Pimpinan DPR
Kemenkum menerima berbagai masukan dari pelaku industri mengenai mekanisme pembagian royalti serta peran lembaga pengelola yang akan dibentuk.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Oktober 2025
Menkum Laporkan Proposal Royalti Media ke Pimpinan DPR
Indonesia
Cegah Kekacauan, DPR Minta Pemungutan Royalti LMK Dihentikan Sementara
Semua pemungutan dihentikan sementara untuk menciptakan kepastian hukum.
Dwi Astarini - Rabu, 27 Agustus 2025
Cegah Kekacauan, DPR Minta Pemungutan Royalti LMK Dihentikan Sementara
Bagikan