Pestisida, Obat atau Racun?

Rina GarminaRina Garmina - Rabu, 07 Maret 2018
Pestisida, Obat atau Racun?

Direktur Eksekutif Croplife, Agung Kurniawan. (Foto: MP/Ikhsan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PESTISIDA kerap digunakan petani untuk membasmi hama. Sayang, residu pestisida yang terdapat pada buah dan sayur dapat membahayakan kesehatan.

Jadi, pestisida ibarat dua sisi mata uang. Pertanyaannya, pestisida sebenarnya obat atau racun? Asosiasi nirlaba Cropllife menjelaskan, pestisida mengandung beragam bahan aktif. Karena itu, Direktur Eksekutif Croplife, Agung Kurniawan, mengajak petani mengetahui teknik pemakaian pestisida yang tepat agar efeknya tidak berbahaya bagi manusia.

Saat ini Croplife juga tengah mengembangkan inovasi baru agar pestisida tidak lagi memakai bahan aktif yang membahayakan kesehatan manusia. Walaupun beracun, pestisida tidak berbahaya asal kan petani tahu cara pemakaiannya sehingga pengembangan bahan aktif menjadi lebih cepat.

“Inovasi ini lah yang tengah dikembangkan Croplife. Mengembangkan bahan aktif pestisida,” terang Direktur Eksekutif Croplife, Agung Kurniawan, kepada Merahputih.com.

Meski begitu, Agung mengaku menemukan bahan aktif baru untuk pestisida bukan hal mudah. Perlu beberapa tahap seleksi agar pestisida aman digunakan.

“Jika ditemukan perlu memakan waktu puluhan tahun. Belum ditambah proses registrasi,” jelas Agung.

Menurutnya, petani selalu menyebut pestisida obat. Dari sudut pandang asosiasi, pestisida adalah racun dan berbahaya. “Tetapi jika dipakai untuk peruntukan bisa membantu,” tegasnya.

Upaya memajukan pertanian Indonesia didukung pula Karsa, platform berbentuk aplikasi Android yang dapat membantu petani mendapat informasi pertanian. Mulai dari waktu yang tepat untuk bertani hingga memperoleh informasi tentang alat pertanian berkualitas tinggi.

Selain mengembangkan inovasi baru serta mengedukasi petani, Croplife juga mengapresiasi pewarta yang memberitakan informasi seputar pertanian. Perhelatan ‘Croplife Agiwarta Awards 2018’ yang digelar Selasa (6/3) lalu menjadi bukti apresiasi Croplife kepada pewarta. (Ikh)

Dapatkan pula informasi pertanian lain di sini.

#Pertanian #Pestisida
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Indonesia
GNTI Bersiap Panen Raya 1.500 Hektare Jagung, Dukung Ketahanan Pangan Nasional
Program pengembangan jagung di area seluas 1.500 hektare ini merupakan salah satu upaya konkret dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Dwi Astarini - Rabu, 08 April 2026
GNTI Bersiap Panen Raya 1.500 Hektare Jagung, Dukung Ketahanan Pangan Nasional
Indonesia
Pembangunan PLTS Jangan Sampai Korbankan Pertanian, Pakar: Konsep Agrivoltaics Sangat Relevan
Konsep agrivoltaics memungkinkan penggunaan lahan ganda, di mana pertanian dan produksi listrik surya berjalan beriringan di ruang yang sama.
Frengky Aruan - Senin, 06 April 2026
Pembangunan PLTS Jangan Sampai Korbankan Pertanian, Pakar: Konsep Agrivoltaics Sangat Relevan
Indonesia
Menteri KLH Akui Labnya Kurang Lengkap, Hasil Pencemaran Cisadane Tunggu dari Kementan
Hanif menjelaskan Kementerian Lingkungan Hidup sendiri belum memiliki laboratorium untuk secara lengkap menangkap parameter cemaran terkait pestisida.
Wisnu Cipto - Kamis, 26 Februari 2026
Menteri KLH Akui Labnya Kurang Lengkap, Hasil Pencemaran Cisadane Tunggu dari Kementan
Indonesia
Sungai Cisadane Butuh 2 Pekan untuk Benar-Benar Bersih dari Kontaminasi Pestisida
Pemerintah pusat hingga daerah turun langsung menangani kasus pencemaran kimia di Sungai Cisadane akibat insiden kebakaran pabrik pestisida.
Wisnu Cipto - Kamis, 12 Februari 2026
Sungai Cisadane Butuh 2 Pekan untuk Benar-Benar Bersih dari Kontaminasi Pestisida
Indonesia
KLH Imbau Warga Waspada, Pencemaran Sungai Cisadane Capai 22,5 Km
Sungai Cisadane Tangerang kini tercemar pestisida, akibat pabrik yang terbakar. Pencemaran meluas hingga 22,5 km.
Soffi Amira - Kamis, 12 Februari 2026
KLH Imbau Warga Waspada, Pencemaran Sungai Cisadane Capai 22,5 Km
Indonesia
Rehabilitasi Sawah Rusak Rp 5 Triliun, DPR Minta Pengawasan Ketat
Bencana banjir dan longsor merusak lahan pertanian juga menghancurkan hasil panen, benih yang telah ditanam, serta sarana produksi pertanian lainnya.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Januari 2026
Rehabilitasi Sawah Rusak Rp 5 Triliun, DPR Minta Pengawasan Ketat
Indonesia
Mentan Amran Targetkan Rehabilitasi Lebih dari 100 Ribu Hektare Lahan Pertanian di Aceh hingga Sumbar
Program ini diharapkan mampu memulihkan produktivitas pertanian sekaligus menjaga keberlanjutan ketahanan pangan nasional, khususnya di wilayah terdampak.
Dwi Astarini - Rabu, 14 Januari 2026
Mentan Amran Targetkan Rehabilitasi Lebih dari 100 Ribu Hektare Lahan Pertanian di Aceh hingga Sumbar
Indonesia
Mentan Amran Minta Tambahan Anggaran Pemulihan Pertanian Sumatera Rp 5,1 Triliun
Luas sawah terdampak bencana banjir 3 provinsi di Sumatera 107,4 ribu hektare, termasuk di antaranya 44,6 ribu hektare padi dan jagung gagal panen.
Wisnu Cipto - Rabu, 14 Januari 2026
Mentan Amran Minta Tambahan Anggaran Pemulihan Pertanian Sumatera Rp 5,1 Triliun
Indonesia
Presiden Prabowo Ungkap Keprihatianan, Sebut Banyak Kekayaan Negara yang Bocor karena tak Pandai Mengelola
Prabowo menilai kebocoran kekayaan nasional menjadi persoalan lama, yang sudah ia rasakan sejak jauh sebelum menjabat presiden.
Dwi Astarini - Rabu, 07 Januari 2026
Presiden Prabowo Ungkap Keprihatianan, Sebut Banyak Kekayaan Negara yang Bocor karena tak Pandai Mengelola
Merah Putih Kasih
Serahkan Beasiswa Kelapa ke Mahasiswa Unhas, Jerry Hermawan Lo Sebut Pertanian adalah Senjata Rahasia Indonesia
JHL Foundation mengalokasikan beasiswa pendidikan untuk 100 mahasiswa/mahasiswi Fakultas Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian dan Fakultas Vokasi Unhas.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 Oktober 2025
Serahkan Beasiswa Kelapa ke Mahasiswa Unhas, Jerry Hermawan Lo Sebut Pertanian adalah Senjata Rahasia Indonesia
Bagikan